ILININSTITUTEILININSTITUTE

CARADDECARADDE

Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan kapasitas dosen dalam merancang pembelajaran digital berbasis Community of Inquiry (CoI) menggunakan Canvas LMS. Pelatihan dilaksanakan dalam bentuk workshop interaktif yang mencakup penyampaian materi, demonstrasi, praktik terbimbing, peer learning, dan refleksi kolaboratif. Evaluasi dilakukan terhadap 39 peserta menggunakan dua instrumen, yaitu lembar observasi untuk mengamati proses pelatihan dan menilai rancangan pembelajaran digital yang dikembangkan peserta, serta angket persepsi pascapelatihan berskala Likert lima tingkat untuk mengukur pemahaman konsep CoI, persepsi terhadap kemampuan menggunakan Canvas LMS, kolaborasi profesional, serta kepuasan terhadap pelaksanaan pelatihan. Hasil observasi menunjukkan bahwa peserta berpartisipasi aktif selama workshop dan mampu mengembangkan rancangan pembelajaran digital pada Canvas LMS yang mengintegrasikan komponen teaching presence, social presence, dan cognitive presence. Hasil angket menunjukkan rata-rata skor pemahaman konsep CoI sebesar 4,65, persepsi terhadap kemampuan menggunakan Canvas LMS sebesar 4,80, kolaborasi profesional sebesar 4,70, serta kepuasan dan relevansi pelatihan sebesar 4,67, dengan rata-rata keseluruhan sebesar 4,71 (kategori sangat baik). Temuan ini menunjukkan bahwa pelatihan berhasil memfasilitasi pengembangan rancangan pembelajaran digital berbasis CoI serta memperoleh respons yang sangat positif dari peserta sebagai upaya dalam memanfaatkan LMS di lingkungan pendidikan tinggi.

Kegiatan pelatihan perancangan pembelajaran digital berbasis Community of Inquiry (CoI) pada Canvas LMS memperoleh respons yang sangat baik dari peserta.Hasil evaluasi pascapelatihan menunjukkan bahwa peserta memberikan penilaian sangat baik terhadap pemahaman konsep Community of Inquiry, keterampilan penggunaan Canvas LMS, kolaborasi profesional, serta relevansi pelaksanaan pelatihan, dengan rata-rata skor keseluruhan sebesar 4,71.Selain itu, kegiatan ini menghasilkan luaran berupa prototipe modul yang dikembangkan berdasarkan mata kuliah masing-masing peserta dan mengintegrasikan komponen teaching presence, social presence, cognitive presence ke dalam desain pembelajaran berbasis Canvas LMS.Meskipun demikian, hasil evaluasi dalam kegiatan ini masih terbatas pada persepsi peserta setelah pelatihan, hasil observasi selama workshop, serta analisis terhadap produk awal yang dikembangkan peserta.Kegiatan sebenarnya belum sampai pada implementasi modul pembelajaran pada perkuliahan maupun dampaknya terhadap keterlibatan dan hasil belajar mahasiswa.Oleh karena itu, temuan yang diperoleh perlu dipahami sebagai gambaran mengenai kualitas pelaksanaan pelatihan dan luaran awal yang dihasilkan peserta, bukan sebagai bukti peningkatan kompetensi atau efektivitas pembelajaran.

Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk fokus pada pengembangan modul pembelajaran digital yang lebih interaktif dan terintegrasi dengan fitur-fitur lanjutan Canvas LMS, seperti multimedia interaktif dan asesmen digital adaptif. Selain itu, perlu dilakukan evaluasi lanjutan yang mengukur dampak penerapan Canvas LMS terhadap keterlibatan, pengalaman belajar, dan hasil belajar mahasiswa. Penelitian ini juga dapat mengeksplorasi peran komunitas dosen dalam mendorong inovasi pedagogis dan literasi digital di lingkungan pendidikan tinggi.

  1. Does Blended Learning Enhance Student Engagement? Evidence from Higher Education. blended learning enhance... ibimapublishing.com/articles/JELHE/2019/121518Does Blended Learning Enhance Student Engagement Evidence from Higher Education blended learning enhance ibimapublishing articles JELHE 2019 121518
Read online
File size356.69 KB
Pages11
DMCAReport

Related /

ads-block-test