UNISMUH PALUUNISMUH PALU

Promotif : Jurnal Kesehatan MasyarakatPromotif : Jurnal Kesehatan Masyarakat

Latar belakang: Defisiensi Energi Kronis (DEK) pada wanita hamil merupakan masalah kesehatan masyarakat yang dapat merusak kesehatan ibu dan janin. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi efektivitas intervensi gizi dalam mengatasi DEK pada wanita hamil melalui studi kasus di satu dari puskesmas di wilayah Kota Padangsidimpuan. Metode: Studi kualitatif dengan desain studi kasus yang melibatkan wanita hamil dengan status gizi DEK yang menerima intervensi gizi selama tiga bulan. Data dikumpulkan di Puskesmas Padangmatinggi melalui wawancara mendalam yang melibatkan empat informan utama dan tujuh informan triangulasi, termasuk analisis dokumen dan data. Hasil: Studi ini membuktikan bahwa aspek input, yaitu sumber dana, infrastruktur, bentuk layanan, dan bahan makanan tambahan, sesuai dengan instruksi, sedangkan tujuan dan sumber daya manusia tidak sesuai dengan Pedoman Pemberian Makanan Tambahan. Pengelolaan, pelaksanaan, dan proses pencatatan sesuai, tetapi ada hambatan akibat ketidakpastian distribusi dari pusat. Peningkatan lingkar lengan atas adalah hasil dari program pemberian makanan tambahan untuk wanita hamil, tetapi dalam kenyataannya, kasus DEK masih tinggi. Kesimpulan: Dapat disimpulkan bahwa pemberian makanan tambahan hanya dapat dipantau hingga distribusi kepada wanita hamil dengan DEK, tetapi pemantauan konsumsi belum dilakukan. Penelitian ini menyarankan pentingnya program intervensi gizi yang terintegrasi dengan layanan kesehatan di tingkat puskesmas untuk mengurangi prevalensi DEK pada wanita hamil dan mendorong pola makan yang lebih sehat.

Studi ini menyimpulkan bahwa program pemberian makanan tambahan untuk wanita hamil dengan status gizi rendah energi kronis di Puskesmas Padangmatinggi menghadapi beberapa tantangan yang memengaruhi efektivitasnya.Meskipun program mengikuti pedoman, pemantauan yang tidak memadai, keterbatasan sumber daya manusia, dan distribusi yang tidak teratur menghambat keberhasilannya.Meskipun ada peningkatan status gizi, seperti peningkatan lingkar lengan atas, secara keseluruhan status gizi menunjukkan kemajuan terbatas.Temuan ini menunjukkan bahwa program membutuhkan perbaikan dalam perencanaan, pelaksanaan, dan pengawasan untuk hasil yang lebih baik.

Penelitian lanjutan dapat fokus pada evaluasi jangka panjang dampak program pemberian makanan tambahan (PMT) terhadap kesehatan ibu dan bayi, terutama dalam konteks keberlanjutan dan aksesibilitas. Selain itu, perlu dilakukan studi tentang peran kader kesehatan dalam pemantauan konsumsi PMT oleh ibu hamil, terutama di daerah dengan akses terbatas. Terakhir, penelitian juga dapat mengeksplorasi pengaruh faktor budaya dan sosial terhadap keberhasilan intervensi gizi, seperti preferensi makanan atau praktik tradisional, untuk mengembangkan pendekatan yang lebih inklusif dan lokal.

  1. Evaluation of Nutritional Interventions in Overcoming Chronic Energy Deficiency in Pregnant Women: A... jurnal.unismuhpalu.ac.id/index.php/PJKM/article/view/6627Evaluation of Nutritional Interventions in Overcoming Chronic Energy Deficiency in Pregnant Women A jurnal unismuhpalu ac index php PJKM article view 6627
Read online
File size446.15 KB
Pages12
DMCAReport

Related /

ads-block-test