UPPUPP

Riau Jurnal Teknik InformatikaRiau Jurnal Teknik Informatika

Abortus merupakan kondisi yang dapat terjadi akibat berbagai penyakit dan seringkali tidak dikenali sejak dini sehingga berisiko membahayakan kesehatan ibu maupun janin. Kurangnya pengetahuan masyarakat mengenai gejala awal abortus dapat menyebabkan keterlambatan dalam memperoleh penanganan medis. Penelitian ini bertujuan mengembangkan sistem pakar berbasis web yang dapat membantu proses konsultasi awal dan diagnosis abortus pada ibu hamil. Sistem dibangun menggunakan metode Certainty Factor (CF) untuk menghitung tingkat keyakinan diagnosis berdasarkan gejala yang dipilih pengguna dan nilai keyakinan dari pakar. Basis pengetahuan sistem meliputi data penyakit, gejala, nilai Measure of Belief (MB), Measure of Disbelief (MD), serta aturan (rule) yang diperoleh melalui wawancara dengan pakar dan studi literatur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem mampu melakukan proses diagnosis serta menampilkan persentase tingkat keyakinan penyakit yang teridentifikasi. Pengujian menggunakan metode Black Box Testing menunjukkan seluruh fungsi sistem berjalan sesuai dengan yang dirancang. Selain itu, hasil validasi terhadap 50 data skenario yang dibandingkan dengan menghasilkan tingkat akurasi sebesar 90%. Dengan demikian, metode Certainty Factor terbukti mampu menghasilkan diagnosis yang mendekati keputusan pakar sehingga sistem dapat dimanfaatkan sebagai media konsultasi awal untuk membantu identifikasi penyakit penyebab abortus pada ibu hamil.

Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan, dapat disimpulkan bahwa metode Certainty Factor berhasil diterapkan pada sistem pakar diagnosis abortus berbasis web untuk membantu proses konsultasi awal berdasarkan gejala yang dialami pengguna.Sistem mampu menghitung tingkat keyakinan terhadap jenis penyakit menggunakan nilai Measure of Belief (MB) dan Measure of Disbelief (MD) dari pakar.Hasil implementasi menunjukkan bahwa sistem dapat menjalankan proses konsultasi, melakukan perhitungan metode Certainty Factor, serta menampilkan hasil diagnosis beserta persentase tingkat keyakinannya.Berdasarkan hasil pengujian Black Box Testing, seluruh fungsi sistem berjalan sesuai dengan yang dirancang.Selain itu, hasil validasi terhadap 50 data skenario menunjukan tingkat akurasi sebesar 90% jika dibandingkan dengan hasil diagnosis pakar.Dengan adanya sistem ini, diharapkakan masyarakat, khususnya ibu hamil, dapat memperoleh hasil awal mengenai kemungkinan penyakit yang berisiko menyebabkan abortus sehingga dapat segera melakukan konsultasi dengan tenaga kesehatan.Untuk penelitian selanjutnya, sistem dapat dikembangkan dengan menambahkan jenis penyakit, gejala maupun metode lain guna meningkatkan ketepatan hasil diagnosis.

Untuk penelitian selanjutnya, sistem dapat dikembangkan dengan menambahkan jenis penyakit, gejala maupun metode lain guna meningkatkan ketepatan hasil diagnosis. Selain itu, penelitian dapat dilakukan untuk menguji efektivitas sistem dalam membantu masyarakat, khususnya ibu hamil, dalam memperoleh informasi awal mengenai gejala abortus dan meningkatkan kesadaran akan pentingnya penanganan cepat. Penelitian lanjutan juga dapat fokus pada pengembangan sistem yang lebih interaktif dan mudah digunakan oleh pengguna awam, serta mengintegrasikan sistem dengan platform kesehatan digital lainnya untuk meningkatkan aksesibilitas dan manfaatnya bagi masyarakat.

Read online
File size380.26 KB
Pages10
DMCAReport

Related /

ads-block-test