UNAIM WAMENAUNAIM WAMENA

Jurnal LAPAGOJurnal LAPAGO

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis komunikasi pemerintahan dalam pelaksanaan pembangunan di Kampung Habema Distrik Ibele Kabupaten Jayawijaya. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan melibatkan 10 informan yang dipilih secara purposive. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan teknik triangulasi sumber dan waktu. Analisis dilakukan berdasarkan lima indikator komunikasi interpersonal menurut DeVito, yaitu keterbukaan, empati, sikap mendukung, sikap positif, dan kesetaraan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komunikasi pemerintahan kampung secara umum telah berjalan cukup baik dalam mendukung pembangunan. Keterbukaan telah dilakukan melalui musyawarah dan penyampaian informasi pembangunan, namun transparansi administrasi masih terbatas. Empati pemerintah terlihat melalui kedekatan sosial dan perhatian terhadap kebutuhan masyarakat, meskipun belum terstruktur secara formal. Sikap mendukung dan sikap positif tercermin dari fasilitasi berbagai kegiatan masyarakat serta komunikasi yang ramah dan mendorong partisipasi. Sementara itu, prinsip kesetaraan telah diterapkan melalui forum musyawarah kampung, namun keterlibatan perempuan dan pemuda dalam pengambilan keputusan masih perlu ditingkatkan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa efektivitas komunikasi pemerintahan perlu diperkuat melalui peningkatan partisipasi, transparansi, dan inklusivitas pembangunan.

Komunikasi pemerintahan kampung di Kampung Habema Distrik Ibele secara umum telah berjalan baik, tetapi masih perlu peningkatan partisipasi, transparansi, dan inklusivitas.Keterbukaan informasi dan partisipasi masyarakat dalam pengambilan keputusan masih terbatas.Empati dan kesetaraan dalam komunikasi perlu diperkuat melalui mekanisme formal dan partisipasi aktif kelompok rentan seperti perempuan dan pemuda.

Penelitian lanjutan dapat mengkaji dampak transparansi informasi pembangunan terhadap kepercayaan masyarakat. Selain itu, studi tentang strategi meningkatkan partisipasi perempuan dan pemuda dalam forum pengambilan keputusan kampung perlu dilakukan. Terakhir, pengembangan metode komunikasi dua arah yang lebih inklusif dapat menjadi arah penelitian untuk memperkuat kolaborasi antara pemerintah kampung dan masyarakat.

  1. Kesiapan masyarakat dan pemerintah desa dalam pembangunan pelabuhan di Desa Patimban, Kecamatan Pusakanagara,... doi.org/10.20961/region.v17i2.59327Kesiapan masyarakat dan pemerintah desa dalam pembangunan pelabuhan di Desa Patimban Kecamatan Pusakanagara doi 10 20961 region v17i2 59327
  2. Peran Baru Widyaiswara di Era Pembelajaran Berbasis Digital | Jurnal Good Governance. peran widyaiswara... jurnal.stialan.ac.id/index.php/gg/article/view/584Peran Baru Widyaiswara di Era Pembelajaran Berbasis Digital Jurnal Good Governance peran widyaiswara jurnal stialan ac index php gg article view 584
  3. Analisis Strategi Komunikasi Dalam Membangun Hubungan Interpersonal Yang Efektif | Jurnal Inovasi Global.... jig.rivierapublishing.id/index.php/rv/article/view/60Analisis Strategi Komunikasi Dalam Membangun Hubungan Interpersonal Yang Efektif Jurnal Inovasi Global jig rivierapublishing index php rv article view 60
  4. Komunikasi Antara Kognitif dan Kemampuan Berbahasa | Anas | EUNOIA (Jurnal Pendidikan Bahasa Indonesia).... jurnaltarbiyah.uinsu.ac.id/index.php/eunoia/article/view/997Komunikasi Antara Kognitif dan Kemampuan Berbahasa Anas EUNOIA Jurnal Pendidikan Bahasa Indonesia jurnaltarbiyah uinsu ac index php eunoia article view 997
Read online
File size269.49 KB
Pages12
DMCAReport

Related /

ads-block-test