SCIENTICSCIENTIC

SCIENASCIENA

Propionibacterium acnes (Cutibacterium acnes) adalah mikroorganisme komensal pada kulit yang berperan penting dalam patogenesis jerawat. Meningkatnya resistensi terhadap antibiotik mendorong pencarian alternatif sumber antimikroba, salah satunya dari tanaman Zingiber zerumbet (lempuyang gajah). Lempuyang gajah memiliki potensi sebagai bahan baku obat tradisional karena mengandung berbagai senyawa fitokimia, terutama pada bagian rimpangnya yang paling sering dimanfaatkan. Salah satu senyawa utama dalam Z. zerumbet adalah flavonoid, yang tersusun dari 15 atom karbon dan berfungsi sebagai pigmen tanaman sekaligus memiliki aktivitas pelindung sel, antiinflamasi, dan antibiotik. Penelitian ini bertujuan untuk mengukur kadar flavonoid pada daun, bunga, dan rimpang Z. zerumbet serta mengamati perubahan morfologi Cutibacterium acnes setelah perlakuan dengan ekstrak etanol rimpang pada konsentrasi 10%, 20%, 40%, dan 80%. Hasil menunjukkan kadar flavonoid tertinggi terdapat pada rimpang (0,395%), diikuti daun (0,347%) dan bunga (0,244%). Perubahan morfologi bakteri paling signifikan terjadi pada konsentrasi ekstrak 80%, diikuti oleh 40% dan 20%, dengan efek minimal pada konsentrasi 10%.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa sampel rimpang lempuyang gajah mengandung paling banyak flavonoid dibandingkan dengan sampel daun dan bunga.Perubahan Morfologi Bakteri terbanyak dari paparan Lempuyang gajah (Zingiber zerumbet) pada dosis 80%, 40% 20% dan tersedikit 10%.

Penelitian selanjutnya dapat fokus pada mekanisme aksi spesifik flavonoid dalam Z. zerumbet terhadap Propionibacterium acnes. Studi ini dapat dilakukan dengan menggunakan teknik-teknik molekuler seperti analisis transkriptomik atau proteomik untuk mengidentifikasi target molekuler flavonoid dan memahami bagaimana flavonoid mempengaruhi ekspresi gen atau aktivitas protein dalam bakteri. Selain itu, penelitian juga dapat mengeksplorasi potensi sinergi antara flavonoid dengan senyawa lain dalam Z. zerumbet untuk meningkatkan efektivitas antibakteri. Studi ini dapat dilakukan dengan menggunakan pendekatan farmakologi atau biologi molekuler untuk menguji kombinasi senyawa dan mengidentifikasi interaksi yang optimal. Terakhir, penelitian juga dapat mengeksplorasi potensi Z. zerumbet sebagai bahan baku obat tradisional untuk jerawat. Studi klinis dapat dilakukan untuk mengevaluasi efektivitas dan keamanan penggunaan ekstrak Z. zerumbet dalam formulasi topikal untuk pengobatan jerawat.

  1. Website Dalam Perbaikan. perbaikan muat halaman tim teknis kjif kjif.unjani.ac.id/index.php/kjif/article/view/14Website Dalam Perbaikan perbaikan muat halaman tim teknis kjif kjif unjani ac index php kjif article view 14
Read online
File size664.91 KB
Pages8
DMCAReport

Related /

ads-block-test