FIP UNGFIP UNG

Student Journal of Educational ManagementStudent Journal of Educational Management

Kompetensi enterpreneurship mahasiswa Jurusan Manajemen Pendidikan di Universitas Negeri Gorontalo belum optimal, ditunjukkan oleh sedikitnya mahasiswa yang memulai usaha setelah mengikuti mata kuliah kewirausahaan, serta adanya kesenjangan antara niat dan tindakan. Hal ini diduga berkaitan dengan pendidikan, niat, motivasi, dan sikap kewirausahaan mahasiswa. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan keempat aspek kompetensi enterpreneurship tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif jenis deskriptif. Sampel sebanyak 96 mahasiswa diambil secara total sampling dari populasi Angkatan 2023. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan analisis deskriptif persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendidikan kewirausahaan mahasiswa berada pada kategori baik (80%), niat kewirausahaan pada kategori sangat baik (86,5%), motivasi kewirausahaan pada kategori sangat baik (81,25%), serta sikap kewirausahaan pada kategori sangat baik (86,14%). Temuan ini menekankan pentingnya peningkatan praktik kewirausahaan langsung di lapangan, pemberian akses permodalan, serta keterlibatan mahasiswa dalam seminar dan ekspo kewirausahaan untuk mendukung kompetensi enterpreneurship mahasiswa yang lebih optimal.

Kompetensi enterpreneurship mahasiswa Jurusan Manajemen Pendidikan di Universitas Negeri Gorontalo secara keseluruhan tergolong baik hingga sangat baik, dengan aspek pendidikan kewirausahaan pada kategori baik (80%), sementara niat, motivasi, dan sikap berada pada kategori sangat baik.Namun, masih ada kesenjangan antara niat, motivasi, dan sikap yang sangat baik dengan tindakan nyata berwirausaha di lapangan.Mahasiswa masih terhambat oleh keterbatasan modal, ketakutan akan risiko kegagalan, serta padatnya aktivitas perkuliahan.Diperlukan strategi integrasi antara kurikulum perkuliahan dengan inkubasi bisnis mahasiswa, serta penyediaan akses modal usaha yang terjangkau dan berisiko rendah.

Untuk meningkatkan kompetensi enterpreneurship mahasiswa, diperlukan pengintegrasian pendidikan kewirausahaan dengan praktik langsung melalui program inkubasi bisnis di kampus. Selain itu, penyediaan akses permodalan yang mudah dan aman bagi mahasiswa dapat mendorong mereka untuk memulai usaha. Terakhir, pengembangan program mentorship dari dosen atau pengusaha lokal dapat membantu mahasiswa mengatasi ketakutan akan risiko dan meningkatkan kepercayaan diri dalam berwirausaha.

  1. Pengaruh norma subjektif dan need for achievement terhadap intensi berwirausaha mahasiswa | Jurnal Pendidikan... doi.org/10.26740/jupe.v13n3.p325-334Pengaruh norma subjektif dan need for achievement terhadap intensi berwirausaha mahasiswa Jurnal Pendidikan doi 10 26740 jupe v13n3 p325 334
  2. PENGARUH MOTIVASI DAN MINAT TERHADAP KEBERHASILAN USAHA MELALUI KEMAMPUAN BERWIRAUSAHA PADA MAHASISWA... doi.org/10.34127/jrlab.v13i1.1014PENGARUH MOTIVASI DAN MINAT TERHADAP KEBERHASILAN USAHA MELALUI KEMAMPUAN BERWIRAUSAHA PADA MAHASISWA doi 10 34127 jrlab v13i1 1014
  3. The Entrepreneurial Intention of Undergraduate Students in South Africa: The Influences of Entrepreneurship... doi.org/10.5901/mjss.2014.v5n7p294The Entrepreneurial Intention of Undergraduate Students in South Africa The Influences of Entrepreneurship doi 10 5901 mjss 2014 v5n7p294
Read online
File size298.63 KB
Pages15
DMCAReport

Related /

ads-block-test