CALAMUSCALAMUS

EDUTIKEDUTIK

Perkembangan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (IPTEK) telah memberikan dampak signifikan terhadap dunia pendidikan, salah satunya melalui integrasi kurikulum Koding dan Kecerdasan Artifisial (KKA). Berdasarkan hasil observasi di SMK Negeri 1 Tondano, penerapan kurikulum KKA masih menghadapi tantangan yang meliputi terbatasnya media pembelajaran, metode pengajaran yang konvensional dikarenakan adaptasi guru tehadap penerapan kurikulum, serta kesulitan siswa dalam materi algoritma dasar koding. Melalui permasalahan tersebut, penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan media pembelajaran interaktif untuk mata pelajaran KKA di SMK Negeri 1 Tondano menggunakan perangkat lunak Articulate Storyline 3 yang dikonversi menjadi aplikasi melalui Android Studio agar mudah diakses oleh siswa. Media ini dirancang dengan berbagai fitur, meliputi integrasi video pembelajaran, simulasi logika algoritma flowchart, dan pseudocode interaktif, menggunakan metode drag-and-drop, serta kuis evaluasi. Pengembangan ini mengimplementasikan metode Research and Development (R&D) dengan model 4D yang meliputi tahapan Define, Design, Develop, dan Disseminate. Hasil validasi kelayakan memperoleh persentase sebesar 97,8% oleh ahli materi oleh dosen dan pengajar/guru sebesar 95,6%, oleh ahli media 94%, dan pada uji coba pengguna 95%, yang seluruhnya termasuk dalam kategori “Sangat Layak. Dengan demikian, disimpulkan bahwa media pembelajaran interaktif tersebut sangat layak diimplementasikan sebagai alternatif pembelajaran pada kelas X (Fase E) di SMK Negeri 1 Tondano.

Media Pembelajaran Interaktif Koding dan Kecerdasan Artifisial (KKA) berhasil dikembangkan menggunakan Articulate Storyline 3 dengan model 4D sebagai solusi atas permasalahan pembelajaran di SMK Negeri 1 Tondano.Media ini menyajikan materi algoritma dasar dan etika KKA secara visual dan interaktif.Hasil validasi menunjukkan seluruh aspek berada pada kategori “Sangat Layak dengan persentase 97,8% (ahli materi dosen), 95,6% (ahli materi pengajar), 94% (ahli media), dan 95% (uji usability siswa).Media pembelajaran ini dapat menjadi alternatif dalam membekali siswa dengan keterampilan digital.

Penelitian lanjutan dapat mengembangkan media pembelajaran interaktif berbasis AI untuk personalisasi pembelajaran sesuai kebutuhan siswa. Selain itu, perlu dilakukan evaluasi jangka panjang untuk menilai dampak media terhadap peningkatan kompetensi siswa dalam algoritma dan pemahaman etika KKA. Studi juga dapat dilakukan untuk mengadaptasi media ini ke lingkungan pendidikan lain seperti sekolah swasta atau daerah terpencil, serta mengintegrasikan fitur kolaborasi antar siswa untuk meningkatkan keterampilan kerja tim.

Read online
File size678.3 KB
Pages12
DMCAReport

Related /

ads-block-test