UnmulUnmul

JURNAL TEKNIK GEOLOGI : Jurnal Ilmu Pengetahuan dan TeknologiJURNAL TEKNIK GEOLOGI : Jurnal Ilmu Pengetahuan dan Teknologi

Formasi Balikpapan di Cekungan Kutai terdiri dari batupasir, batulempung, dan batubara, dengan singkapan yang luas di Lok Bahu. Namun, penelitian tentang petrogenesis dan diagenesis belum banyak dilakukan. Penelitian ini menyelidiki asal sedimen, mekanisme transportasi, tempat pengendapan, dan proses diagenetik batupasir melalui analisis petrografi dan granulometri. Untuk STA 1 hingga STA 4, nilai ukuran butir rata-rata berkisar antara 3,1257 dan 3,7245. Menurut skala Wentworth yang mencakup batupasir halus hingga sangat halus. Seluruh sampel berada di bidang Orogenic Recycled, menurut plot diagram Q–F–L Dickinson. Ini menunjukkan bahwa sumber sedimen berasal dari batuan sedimen atau metasedimen yang tererosi ulang, dan ada variasi kematangan dari orogen tua yang stabil hingga orogen aktif yang kompleks.

Analisis sayatan tipis menggunakan klasifikasi Pettijohn untuk menentukan nama batuan silisiklastik.keempat sampel termasuk dalam kategori lithic wacke berdasarkan massa dasar lebih dari 13% hingga 75%.Dengan persentase rata-rata 36,37%, proses traksi adalah mekanisme transportasi sedimen utama, mengingat sifat batupasir halus yang mudah terbawa oleh traksi.Sejalan dengan gagasan Dickinson (1985) tentang hubungan antara mode batupasir dan provenance tektonik, plot diagram Q–F–L Dickinson menunjukkan variasi kematangan sedimen di seluruh sampel, dari orogen tua yang stabil hingga orogen aktif.Setelah pengendapan, batupasir mengalami kompaksi dalam proses diagenesis.Pelarutan batupasir terutama terjadi pada feldspar, menghasilkan material pengisi pori.Selanjutnya, sementasi terjadi, yang mengikat fragmen litik dan menurunkan porositas, dan pemadatan berlanjut seiring penguburan yang lebih dalam.

Penelitian lanjutan dapat fokus pada pengaruh diagenesis terhadap kualitas batuan reservoir potensial di Formasi Balikpapan dengan membandingkan data diagenetik dari daerah lain yang memiliki kondisi geologi serupa. Selain itu, integrasi data geofisika seperti seismik 3D dengan analisis petrografis bisa membantu memahami struktur porositas dan permeabilitas secara lebih detail. Terakhir, studi tentang hubungan antara variasi energi pasang surut dan proses sedimentasi di delta plain dapat dilanjutkan dengan menggabungkan data mikrofossil dan isotop untuk memperkuat interpretasi lingkungan pengendapan.

Read online
File size1.08 MB
Pages11
DMCAReport

Related /

ads-block-test