UNIBAUNIBA

Zona Kedokteran: Program Studi Pendidikan Dokter Universitas BatamZona Kedokteran: Program Studi Pendidikan Dokter Universitas Batam

Latar belakang: Aborsi adalah ancaman atau keluarnya hasil konsepsi pada usia kehamilan ≤ 20 minggu. Di dunia terdapat 20 juta kasus aborsi setiap tahun dan 70.000 wanita meninggal akibat aborsi setiap tahun. Salah satu penyebab aborsi antara lain paritas, usia ibu, dan penyakit infeksi. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan hubungan antara paritas dan aborsi. Metode: Metode penelitian yang digunakan adalah survei analitik dengan pendekatan cross sectional. Penelitian dilakukan di Rumah Sakit St Elisabeth, Kota Batam, selama 6 bulan, pada seluruh wanita hamil yang tercatat dalam catatan medis Rumah Sakit Santa Elisabeth, Kota Batam, yaitu 242 wanita hamil untuk periode 2020. Pengambilan sampel menggunakan teknik total sampling dengan instrumen penelitian berupa daftar periksa. Analisis data menggunakan uji chi square. Hasil: Hasil menunjukkan bahwa sebagian besar wanita hamil dengan paritas primipara adalah 126 orang (52,1%). Dari 242 wanita hamil, 124 (51,2%) tidak mengalami aborsi dan 118 (48,8%) mengalami aborsi. Berdasarkan hasil analisis uji statistik chi square, nilai ρ adalah 0,002 yang lebih kecil dari α (0,05).

Artinya terdapat hubungan signifikan antara paritas dengan kejadian aborsi di Rumah Sakit Santa Elisabeth.Saran untuk peneliti selanjutnya adalah dapat memperluas penelitian dengan mengambil sampel lebih banyak dari beberapa rumah sakit lainnya, untuk memperkuat akurasi hasil penelitian.

Saran penelitian lanjutan yang baru adalah: (1) Meneliti pengaruh usia ibu terhadap tingkat aborsi dengan mempertimbangkan berbagai tingkat paritas untuk memahami interaksi faktor demografi. (2) Menginvestigasi peran penyakit infeksi dalam kombinasi dengan paritas sebagai faktor risiko aborsi, dengan fokus pada mekanisme biologis yang terlibat. (3) Mengeksplorasi efektivitas program perawatan prenatal dalam mengurangi tingkat aborsi, terutama pada kelompok ibu dengan paritas tinggi. Penelitian ini dapat mengembangkan pendekatan multidisiplin untuk mengatasi masalah aborsi secara lebih holistik.

Read online
File size166.81 KB
Pages5
DMCAReport

Related /

ads-block-test