UGMUGM

Media InformasiMedia Informasi

Peningkatan publikasi tentang literasi petani dalam empat dekade terakhir menunjukkan perhatian akademik yang signifikan terhadap kapasitas informasi dan adaptasi teknologi di sektor pertanian. Namun, pertumbuhan tersebut belum diiringi dengan pemetaan komprehensif yang mampu mengidentifikasi arsitektur intelektual, pola kolaborasi global, serta implikasi strategisnya bagi pengembangan layanan perpustakaan pertanian. Secara ideal, institusi informasi memerlukan sintesis berbasis data untuk merancang koleksi, jejaring kemitraan, dan program literasi yang responsif terhadap dinamika keilmuan. Penelitian ini bertujuan mengisi kesenjangan tersebut melalui analisis bibliometrik terhadap 978 publikasi terindeks Scopus periode 1984–2024 menggunakan Biblioshiny. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kajian literasi petani mengalami tingkat pertumbuhan tahunan sebesar 13,8%, dominasi artikel jurnal (77,4%), serta konsentrasi kontribusi di Tiongkok, Amerika Serikat, dan Australia. Evolusi tematik memperlihatkan pergeseran dari literasi pertanian umum menuju literasi digital, finansial, dan lingkungan yang terintegrasi dengan transformasi teknologi. Analisis jaringan mengungkap pola kolaborasi terklaster dengan aktor penghubung strategis dalam sirkulasi pengetahuan global. Temuan penelitian ini memberikan landasan empiris bagi penguatan perpustakaan pertanian sebagai simpul pengetahuan adaptif dan terjejaring.

(1) dominasi artikel jurnal (77,4%) dengan pertumbuhan 13,8% (28 artikel di 2016 menjadi 176 di 2024).produktivitas tertinggi oleh Yuansheng Jiang, Sustainability (Switzerland), dan Sichuan Agricultural University.(2) 8 klaster kolaborasi dengan Jiang sebagai penghubung utama.Mengenai pola kolaborasi (RQ2), penelitian ini membentuk 8 klaster dengan Jiang Yuansheng sebagai penghubung utama.Australia menjadi hub Asia-Pasifik, Jerman hub Eropa–Afrika, sementara Amerika Serikat menunjukkan kesenjangan kolaborasi regional yang justru membuka peluang kemitraan baru.Dari struktur konseptual dominan adalah lima kata kunci.smallholder farmers, financial literacy, digital literacy, health literacy, dan climate change, dengan dokumen paling berdampak adalah Rajak tentang IoT di pertanian (231 sitasi).Evolusi tematik (RQ4) bergeser melalui tiga fase.dari literasi pertanian umum (1984–2015), menuju diversifikasi literasi digital dan finansial (2016–2020), hingga spesialisasi multidisiplin berorientasi solusi (2021–2024).Berdasarkan temuan tersebut, implikasi bagi perpustakaan pertanian (RQ5) meliputi tiga hal.pengembangan koleksi pada literasi digital, finansial, dan lingkungan yang kontekstual.pembentukan jejaring kemitraan dengan institusi produktif dan negara hub.serta transformasi layanan menjadi simpul pengetahuan aktif melalui komunitas praktik yang mempertemukan petani, akademisi, dan pemangku kebijakan.Dengan demikian, perpustakaan pertanian dapat berperan sebagai katalis inovasi yang menjembatani kesenjangan digital dan pengetahuan di era transformasi pertanian modern.

Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk fokus pada pengembangan koleksi sumber daya informasi di perpustakaan pertanian yang relevan dengan kebutuhan petani. Hal ini dapat dilakukan dengan mengidentifikasi topik-topik penelitian yang menonjol, seperti literasi digital, finansial, dan lingkungan, serta mengintegrasikan materi yang mendukung pemahaman petani terhadap teknologi digital, akses pembiayaan, dan teknik budidaya ramah lingkungan. Selain itu, perpustakaan dapat membangun jejaring kemitraan dengan institusi produktif dan negara-negara hub, seperti Sichuan Agricultural University dan Michigan State University, serta negara-negara seperti China, Australia, dan Jerman. Dengan demikian, perpustakaan pertanian dapat berperan sebagai simpul pengetahuan aktif yang memfasilitasi pertukaran ilmu antara akademisi, praktisi, dan petani, serta mendorong peningkatan literasi petani secara holistik.

  1. Vol 35 No 1 (2026): Media Informasi | Media Informasi. vol doi https mi v35i1 published articles perilaku... jurnal.ugm.ac.id/v3/MI/issue/view/901Vol 35 No 1 2026 Media Informasi Media Informasi vol doi https mi v35i1 published articles perilaku jurnal ugm ac v3 MI issue view 901
  2. Willingness to vaccinate against COVID-19 among Bangladeshi adults: Understanding the strategies to optimize... doi.org/10.1371/journal.pone.0250495Willingness to vaccinate against COVID 19 among Bangladeshi adults Understanding the strategies to optimize doi 10 1371 journal pone 0250495
  3. Media Tradisional Sebagai Media Komunikasi Pembangunan Masyarakat Titidu Gorontalo | Kalijaga Journal... doi.org/10.14421/kjc.21.01.2020Media Tradisional Sebagai Media Komunikasi Pembangunan Masyarakat Titidu Gorontalo Kalijaga Journal doi 10 14421 kjc 21 01 2020
Read online
File size458.99 KB
Pages15
DMCAReport

Related /

ads-block-test