IMWIIMWI

Winter Journal: IMWI Student Research JournalWinter Journal: IMWI Student Research Journal

Industri makanan tradisional memainkan peran penting dalam pertumbuhan ekonomi dan pembangunan nasional. Oleh karena itu, penting untuk mengembangkan industri makanan tradisional secara berkelanjutan. Penelitian ini berfokus pada faktor-faktor pendorong untuk pengembangan yang sukses dan berkelanjutan dari industri makanan tradisional. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi hierarki, hubungan antar faktor, dan kekuatan faktor-faktor yang berperan penting dalam pengembangan industri makanan tradisional. Untuk menjawab pertanyaan penelitian, dilakukan survei terhadap 12 pelaku usaha kecil dan menengah (UKM) yang memproduksi dan menjual wajit dan gurilem di Kabupaten Bandung Barat, Provinsi Jawa Barat. Responden juga termasuk empat pemimpin komunitas, dua pejabat kecamatan, empat akademisi, dan 25 konsumen. Penelitian ini menggunakan desain metode campuran. Data dikumpulkan melalui wawancara, survei, dan sumber data sekunder dari Agustus hingga Oktober 2024. Metode Interpretive Structural Modeling (ISM) digunakan untuk membangun struktur hierarkis faktor-faktor, sedangkan pendekatan Decision-Making Trial and Evaluation Laboratory (DEMATEL) diterapkan untuk menganalisis hubungan sebab-akibat. Analisis MICMAC juga dilakukan untuk mengklasifikasikan faktor-faktor berdasarkan daya dorong dan ketergantungan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 15 faktor yang diteliti, tiga faktor bertindak sebagai faktor penghubung (yaitu pemasaran, pengembangan produk, dan jaringan bisnis); enam faktor dikategorikan sebagai faktor ketergantungan (yaitu digitalisasi, internasionalisasi, dan faktor sosio-budaya); dan enam faktor dikategorikan sebagai faktor independen (yaitu keterampilan manajerial, model bisnis, keterampilan kewirausahaan, sumber daya keuangan, inovasi, dan kapasitas sumber daya manusia). Temuan penelitian mengungkapkan bahwa keterampilan manajerial, model bisnis, keterampilan kewirausahaan, sumber daya keuangan, inovasi, dan kapasitas sumber daya manusia adalah faktor-faktor kritis yang harus menjadi perhatian utama dalam pengembangan berkelanjutan industri makanan tradisional.

Hasil penelitian ini berkontribusi pada literatur tentang UKM di industri makanan tradisional, khususnya dalam mengidentifikasi faktor-faktor pendukung yang diperlukan untuk pengembangan berkelanjutan dan memeriksa hubungan antar faktor-faktor tersebut.Selain itu, penelitian ini mengidentifikasi faktor-faktor kritis yang memerlukan perhatian utama dalam pengembangan industri makanan tradisional.Temuan ini dapat menjadi referensi bagi praktisi industri dan pembuat kebijakan yang terlibat dalam memperkuat sektor UKM makanan tradisional.Pemahaman tentang faktor-faktor kritis dan hubungan antar faktor mendukung pengambil keputusan dalam merumuskan strategi dan kebijakan yang tepat untuk pengembangan UKM.

Berdasarkan hasil penelitian, penting bagi UKM makanan tradisional untuk meningkatkan kinerja berkelanjutan dan mengadopsi metodologi DEMATEL dan ISM sebagai alat analisis untuk mendukung pengembangan bisnis. UKM perlu memahami hubungan antar penentu kesuksesan dan fokus pada penguatan faktor-faktor yang paling berpengaruh. Penelitian ini mengidentifikasi keterampilan manajerial (F1), model bisnis (F2), keterampilan kewirausahaan (F5), sumber daya keuangan (F3), inovasi (F7), dan kapasitas sumber daya manusia (F8) sebagai penentu kesuksesan kritis dalam industri makanan tradisional. Oleh karena itu, faktor-faktor ini harus menjadi prioritas perhatian dibandingkan dengan faktor pendukung lainnya. Pembuat kebijakan dan pemangku kepentingan harus memprioritaskan penentu ini ketika merancang strategi dan intervensi untuk memperkuat dan meningkatkan kinerja UKM makanan tradisional. Selain itu, penelitian lanjutan dapat dilakukan untuk mengeksplorasi strategi spesifik yang dapat diterapkan oleh UKM makanan tradisional dalam mengadopsi dan mengintegrasikan teknologi digital, serta mengidentifikasi tantangan dan peluang yang terkait dengan digitalisasi dalam industri ini. Penelitian ini juga dapat dikembangkan lebih lanjut dengan menganalisis dampak internasionalisasi pada kinerja UKM makanan tradisional, termasuk strategi-strategi yang dapat diterapkan untuk memasuki pasar global dan meningkatkan daya saing di pasar internasional. Selain itu, penelitian lanjutan dapat berfokus pada peran dan pengaruh sumber daya manusia dalam mendukung inovasi dan kinerja operasional UKM makanan tradisional. Penelitian ini dapat mengeksplorasi strategi-strategi yang dapat diterapkan untuk meningkatkan kapasitas sumber daya manusia, seperti pelatihan dan pengembangan karyawan, serta menganalisis dampak positifnya terhadap kinerja UKM. Penelitian lanjutan juga dapat dilakukan untuk menganalisis lebih lanjut hubungan antara faktor-faktor kritis yang diidentifikasi dalam penelitian ini dengan kinerja UKM makanan tradisional secara keseluruhan. Penelitian ini dapat menggunakan metode analisis regresi atau teknik statistik lainnya untuk mengukur pengaruh faktor-faktor tersebut terhadap kinerja UKM, seperti pertumbuhan penjualan, profitabilitas, atau indikator kinerja lainnya.

  1. DOI Name 10.3390 Values. name values index type timestamp data serv crossref desc prefix mdpi email admin... doi.org/10.3390DOI Name 10 3390 Values name values index type timestamp data serv crossref desc prefix mdpi email admin doi 10 3390
Read online
File size277.31 KB
Pages10
DMCAReport

Related /

ads-block-test