YMPNYMPN
Journal of Language, Literature, Social and Cultural StudiesJournal of Language, Literature, Social and Cultural StudiesPenelitian ini menyelidiki perbedaan pragmatis antara implikatur dalam percakapan yang dihasilkan oleh sistem kecerdasan buatan dan yang dihasilkan oleh manusia dalam percakapan sehari-hari. Berdasarkan Prinsip Kerjasama Grice dan empat maksim percakapan—kuantitas, kualitas, hubungan, dan cara—studi ini menganalisis bagaimana implikatur muncul, berfungsi, dan diinterpretasikan dalam interaksi manusia-manusia dan manusia-kecerdasan buatan chat GPT. Dengan pendekatan kualitatif deskriptif-analitis, studi ini mengeksaminasi sepuluh percakapan: lima percakapan manusia dan lima percakapan berbasis AI. Analisis menunjukkan bahwa meskipun kecerdasan buatan dapat mensimulasikan makna yang mirip implikatur, implikatur ini sering kali kehilangan niat, kesensitifan kontekstual, dan dasar sosial-budaya bersama. Sebaliknya, implikatur manusia terdalam akar pada niat komunikasi, kesadaran kontekstual, dan komunikasi melalui norma sosial. Temuan ini berkontribusi pada studi pragmatis dan interaksi manusia-kecerdasan buatan chat GPT, menyoroti celah pragmatis dasar antara perilaku percakapan buatan dan manusia.
Penelitian ini menunjukkan bahwa implikatur manusia bersifat sengaja, berakar dalam konteks, dan bermotivasi sosial, sedangkan implikatur kecerdasan buatan bersifat berbasis pola, dihasilkan secara mekanis, dan terbatas secara pragmatis.Meskipun kecerdasan buatan mampu mensimulasikan aspek percakapan manusia, ia masih kalah dalam kedalaman pragmatis.Kemampuan untuk secara sengaja menghasilkan dan menginterpretasikan implikatur percakapan tetap menjadi ciri khas komunikasi manusia, yang menekankan bahwa kompetensi pragmatis saat ini merupakan kemampuan unik manusia.
Penelitian lanjutan dapat mengkaji bagaimana teori perbuatan tutur dapat digabungkan dengan kerangka Grice untuk memahami makna dalam komunikasi manusia dan AI secara lebih komprehensif. Selain itu, perlu dilakukan analisis komparatif antara berbagai sistem kecerdasan buatan untuk mengevaluasi variasi kinerja pragmatis berdasarkan platform dan teknologi. Terakhir, pengembangan desain AI yang memprioritaskan kemampuan pemahaman kontekstual dan generasi implikatur yang sesuai dengan norma sosial dapat meningkatkan efektivitas interaksi manusia-kecerdasan buatan, dengan fokus pada aspek pragmatis selain akurasi gramatikal dan kelancaran.
| File size | 826.76 KB |
| Pages | 16 |
| DMCA | Report |
Related /
UPBUPB Sistem manual yang bergantung pada pencatatan fisik atau penggunaan spreadsheet rentan kesalahan input data, yang dapat berdampak pada kualitas laporanSistem manual yang bergantung pada pencatatan fisik atau penggunaan spreadsheet rentan kesalahan input data, yang dapat berdampak pada kualitas laporan
YMPNYMPN Hasilnya menunjukkan pola leksikal yang berulang yang menekankan kerahasiaan, maskulinitas, peran seksual, kesehatan, dan kecepatan. Meskipun akronim danHasilnya menunjukkan pola leksikal yang berulang yang menekankan kerahasiaan, maskulinitas, peran seksual, kesehatan, dan kecepatan. Meskipun akronim dan
YMPNYMPN Penelitian ini berfokus pada simbol-simbol mistis dan psikologi mistis dalam novel Hilang Dalam Dekapan Semeru karya Fajar Aditya. Simbol-simbol mistisPenelitian ini berfokus pada simbol-simbol mistis dan psikologi mistis dalam novel Hilang Dalam Dekapan Semeru karya Fajar Aditya. Simbol-simbol mistis
UNIPASBYUNIPASBY Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan media e-modul yang berbasis android sehingga dapat digunakan pada smartphone serta memanfaatkan teknologi AIPenelitian ini bertujuan untuk menghasilkan media e-modul yang berbasis android sehingga dapat digunakan pada smartphone serta memanfaatkan teknologi AI
IMWIIMWI Ekspansi cepat layanan PayLater telah meningkatkan fleksibilitas keuangan bagi konsumen muda sekaligus menimbulkan kekhawatiran terhadap perilaku kreditEkspansi cepat layanan PayLater telah meningkatkan fleksibilitas keuangan bagi konsumen muda sekaligus menimbulkan kekhawatiran terhadap perilaku kredit
UINSAIZUUINSAIZU GenAI dapat menggeser pola lama terutama dalam proses penyelesaian tugas perkuliahan, disisi lain terdapat ketegangan yang meningkat terkait batasan penggunaanGenAI dapat menggeser pola lama terutama dalam proses penyelesaian tugas perkuliahan, disisi lain terdapat ketegangan yang meningkat terkait batasan penggunaan
AMORFATIAMORFATI Model ini berhasil menciptakan lingkungan belajar yang menarik dan meningkatkan semangat kewirausahaan siswa. Evaluasi menunjukkan kebutuhan untuk menyesuaikanModel ini berhasil menciptakan lingkungan belajar yang menarik dan meningkatkan semangat kewirausahaan siswa. Evaluasi menunjukkan kebutuhan untuk menyesuaikan
UBUB Partial Least Square digunakan untuk menguji hubungan antara variabel. Hasil studi menunjukkan bahwa atribut teknologi pariwisata cerdas seperti sistemPartial Least Square digunakan untuk menguji hubungan antara variabel. Hasil studi menunjukkan bahwa atribut teknologi pariwisata cerdas seperti sistem
Useful /
YLIIYLII Fokus penelitian ini adalah untuk mengkaji efektivitas kebijakan yang diterapkan dalam melindungi nasabah, khususnya dalam aspek keamanan data pribadi,Fokus penelitian ini adalah untuk mengkaji efektivitas kebijakan yang diterapkan dalam melindungi nasabah, khususnya dalam aspek keamanan data pribadi,
IMWIIMWI Temuan ini memberikan kerangka strategis bagi pemangku kepentingan dan pengambil kebijakan dalam merumuskan strategi pengembangan. Terutama, penekananTemuan ini memberikan kerangka strategis bagi pemangku kepentingan dan pengambil kebijakan dalam merumuskan strategi pengembangan. Terutama, penekanan
AMORFATIAMORFATI Metode penelitian kualitatif dengan analisis deskriptif digunakan, dengan fokus pada kepala madrasah, bagian kurikulum, urusan siswa laki-laki dan perempuan,Metode penelitian kualitatif dengan analisis deskriptif digunakan, dengan fokus pada kepala madrasah, bagian kurikulum, urusan siswa laki-laki dan perempuan,
INTEKOMINTEKOM Pada pertimbangan hakim tingkat pertama, Ketua Majelis Hakim tidak mempertimbangkan bahwasanya sita eksekusi yang dilaksanakan itu masuk kedalam bidangPada pertimbangan hakim tingkat pertama, Ketua Majelis Hakim tidak mempertimbangkan bahwasanya sita eksekusi yang dilaksanakan itu masuk kedalam bidang