STAISAMSTAISAM

IMTIYAZ: Jurnal Komunikasi dan Penyiaran IslamIMTIYAZ: Jurnal Komunikasi dan Penyiaran Islam

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi strategi dakwah partisipatif dalam meningkatkan keterlibatan jamaah di Majelis Taklim Jamus Kalimosodo Dusun Sukorejo, Desa Kemiri, Kecamatan Pacet, Kabupaten Mojokerto. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan teknik reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Keabsahan data dilakukan melalui triangulasi sumber dan metode. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi dakwah partisipatif diimplementasikan melalui pelibatan aktif jamaah dalam kegiatan pengajian, diskusi, sesi tanya jawab, praktik keagamaan, kegiatan sosial, serta pemberian kesempatan kepada jamaah untuk berbagi pengetahuan dan pengalaman keagamaan. Strategi tersebut didukung oleh penggunaan metode mauidzah hasanah, penyampaian materi yang kontekstual sesuai kebutuhan jamaah, dan pendekatan budaya lokal melalui tembang-tembang Jawa. Keterlibatan jamaah terlihat dari partisipasi aktif dalam kegiatan majelis, meningkatnya pemahaman keagamaan, kepedulian sosial, serta tumbuhnya rasa memiliki terhadap majelis. Faktor pendukung meliputi dukungan tokoh masyarakat dan dedikasi pengurus, sedangkan faktor penghambat berupa kecemburuan sosial, keterbatasan pemanfaatan media digital, dan kesibukan jamaah. Penelitian ini menyimpulkan bahwa strategi dakwah partisipatif efektif dalam meningkatkan keterlibatan jamaah melalui komunikasi yang dialogis dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.

Strategi dakwah partisipatif yang diterapkan oleh Majelis Taklim Jamus Kalimosodo terbukti mampu meningkatkan keterlibatan jamaah melalui pelibatan aktif dalam kegiatan keagamaan dan sosial.Keterlibatan tersebut mendorong terbentuknya komunikasi yang dialogis, rasa memiliki terhadap majelis, serta peningkatan kepedulian sosial dan keagamaan jamaah.Keberhasilan strategi ini didukung oleh kuatnya dukungan sosial masyarakat dan dedikasi pengurus, meskipun masih menghadapi hambatan berupa kecemburuan sosial, keterbatasan dakwah digital, dan kesibukan sebagian jamaah.

Penelitian lanjutan dapat fokus pada pengembangan model dakwah partisipatif berbasis media digital untuk meningkatkan jangkauan dan keterlibatan generasi muda. Selain itu, penting untuk mengeksplorasi dampak pendekatan budaya lokal seperti tembang Jawa dalam memperkuat pesan dakwah. Terakhir, penelitian juga dapat mengevaluasi peran tokoh masyarakat dalam mengatasi kecemburuan sosial dan membangun kepercayaan terhadap lembaga dakwah. Ketiga arah penelitian ini bertujuan untuk memperluas strategi dakwah modern, mempertahankan nilai budaya, serta menciptakan lingkungan yang lebih inklusif dalam komunitas keagamaan.

Read online
File size361.46 KB
Pages10
DMCAReport

Related /

ads-block-test