POLBANGTAN BOGORPOLBANGTAN BOGOR

Jurnal Agroekoteknologi dan AgribisnisJurnal Agroekoteknologi dan Agribisnis

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pemberian ampas kopi dan konsentrasi pupuk organik cair (POC) terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman arugula (Eruca sativa). Metode penelitian menggunakan rancangan faktorial Randomized Complete Block Design (RCBD) dengan dua faktor: pemberian ampas kopi (0 g, 40 g, 80 g/polybag) dan konsentrasi POC (0 ml/L, 2 ml/L, 4 ml/L, 6 ml/L). Hasil menunjukkan bahwa perlakuan POC pada semua taraf tidak memiliki pengaruh signifikan terhadap parameter pertumbuhan maupun hasil. Sebaliknya, perlakuan tanpa ampas kopi (kontrol) memberikan hasil terbaik pada seluruh variabel, termasuk tinggi tanaman, bobot segar, dan indeks panen. Penelitian ini mengindikasikan bahwa pemberian ampas kopi justru menghambat pertumbuhan akibat efek toksik dan kurangnya dekomposisi yang optimal.

Pemberian ampas kopi tidak memberikan pengaruh signifikan terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman arugula.Hasil terbaik dicapai pada perlakuan tanpa ampas kopi, yang menunjukkan bahwa ampas kopi belum terdekomposisi dengan baik dan justru berpotensi menghambat pertumbuhan.Konsentrasi POC pada semua taraf juga tidak menunjukkan pengaruh signifikan terhadap parameter pertumbuhan dan hasil tanaman.

1) Penelitian lanjutan perlu mengeksplorasi waktu optimal dekomposisi ampas kopi sebelum digunakan sebagai bahan organik, karena efek toksik yang terjadi mungkin disebabkan oleh proses dekomposisi yang tidak sempurna. 2) Mempelajari alternatif bahan organik lain yang lebih efektif dalam meningkatkan pertumbuhan arugula, seperti limbah sayuran atau kulit buah yang lebih mudah terurai. 3) Mengkaji pengaruh kondisi curah hujan yang berbeda terhadap pertumbuhan arugula, karena penelitian ini dilakukan saat musim hujan yang memadatkan media tanam dan mengurangi efektivitas nutrisi dari POC.

Read online
File size369.48 KB
Pages12
DMCAReport

Related /

ads-block-test