STPKAKSTPKAK

PastoraliaPastoralia

Tulisan ini dimaksudkan untuk membahas secara kritis dampak perselingkuhan bagi keluarga Katolik, yang mencakup ancaman, peluang pastoral, dan strategi yang diperlukan dalam menangani kasus-kasus tersebut. Metode yang yang digunakan adalah metode studi pustaka. Metode ini memungkinkan penulis menggunakan beberapa literatur berupa buku, jurnal ilmiah, majalah, dan media online yang memiliki keterkaitan dengan kasus yang diangkat dalam tulisan ini. Kasus perselingkuhan yang diangkat dalam studi ini merupakan bagian dari keprihatinan penulis atas peristiwa yang telah merendahkan dan merusak kekudusan dari sebuah perkawinan dalam Gereja Katolik. Selain itu, perselingkuhan juga telah menjadi ancaman yang sangat serius bagi keberlangsungan keluarga-keluarga Katolik dan tentunya juga telah mengancam dan merusak manusia sebagai ciptaan Tuhan yang bermoral. Dalam tulisan ini, penulisan berusaha untuk mengurai secara kritis mengenai kasus tersebut dengan memperhatikan pedoman-pedoman moralitas perkawinan Gereja Katolik, khususnya berdasarkan Kitab Hukum Kanonik (KHK) dan seruan apostolik tentang hidup berkeluarga. Berdasarkan hasil analisis, ditemukan bahwa perselingkuhan telah merusak kehidupan keluarga-keluarga Katolik dan berdampak secara signifikan terhadap kemerosotan moralitas di kalangan keluarga-keluarga yang telah diikat dalam perkawinan kudus Gereja Katolik. Selain itu, perselingkuhan juga telah meruntuhkan keharmonisan yang telah dibangun di atas cinta dan kasih Tuhan. Ada pun strategi pastoral yang kami ajukan dalam tulisan ini, di antaranya: perlu pembinaan lanjutan bagi keluarga-keluarga katolik mengenai konsekuensi dari perkawinan yang kudus dan monogami. Selain itu, perlu juga mengadakan pertemuan-pertemuan yang melibatkan seluruh keluarga-keluarga Katolik guna menciptakan Suasana keakraban di antara sesama keluarga yang pada akhirnya menghadirkan kesadaran untuk peduli terhadap keberlangsungan perkawinan yang suci dan sekali seumur hidup.

Perselingkuhan menimbulkan dampak signifikan pada keluarga Katolik, termasuk kerusakan emosional, sosial, dan moral.Gereja perlu meningkatkan pendidikan dan pembinaan untuk memperkuat komitmen perkawinan.Strategi pastoral yang efektif harus melibatkan pendampingan, konseling, dan penguatan komunitas.

1. Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi dampak jangka panjang perselingkuhan terhadap dinamika keluarga Katolik. 2. Pengembangan model pendampingan pastoral yang berbasis komunitas untuk meningkatkan kepercayaan dan harmoni keluarga. 3. Studi tentang peran pendidikan pranikah dalam mencegah perselingkuhan melalui penguatan nilai-nilai kesetiaan dan komunikasi sehat.

  1. Description about forgiveness process among Catholic wives who are injured partners | Jurnal Psikologi... doi.org/10.24854/jpu673Description about forgiveness process among Catholic wives who are injured partners Jurnal Psikologi doi 10 24854 jpu673
Read online
File size587.15 KB
Pages15
DMCAReport

Related /

ads-block-test