UMGOUMGO

Jurnal Ilmu Komputer (JUIK)Jurnal Ilmu Komputer (JUIK)

PT Bank Syariah Indonesia Tbk. (BSI) menghadapi tantangan dalam proses rekonsiliasi transaksi tarik tunai antar bank yang masih dilakukan secara manual menggunakan Microsoft Excel, sehingga lambat, rentan kesalahan, dan kurang efisien. Untuk mengatasi masalah ini, peneliti merancang aplikasi rekonsiliasi berbasis web dengan metode pengembangan waterfall, yang menawarkan struktur pengembangan yang terorganisir, dokumentasi lengkap, dan alur kerja linear untuk memastikan efisiensi dan konsistensi dalam setiap tahap. Tujuan penelitian ini adalah meningkatkan efisiensi operasional, akurasi laporan, dan mengurangi biaya operasional, sekaligus menyediakan referensi untuk pengembangan teknologi serupa di masa depan. Data penelitian dikumpulkan melalui observasi di Departemen E-Channel Transaction Processing BSI, wawancara dengan Section Head Cash Reconciliation dan tim terkait, serta studi pustaka dari berbagai sumber literatur. Implementasi sistem ini menunjukkan peningkatan efisiensi proses operasional, pengurangan waktu rekonsiliasi, minimisasi human error, dan penurunan biaya lembur serta operasional, yang memungkinkan pengelolaan lebih banyak produk dengan sumber daya yang sama. Penelitian ini memberikan solusi konkret untuk meningkatkan kualitas layanan transaksi digital di PT Bank Syariah Indonesia Tbk.

Implementasi sistem informasi rekonsiliasi transaksi tarik tunai antara Bank Syariah Indonesia (BSI) dengan Jalin berbasis website telah memberikan dampak positif yang signifikan terhadap efisiensi proses operasional di Departemen E-Channel Transaction Processing, khususnya pada seksi ATM Cash Reconciliation di PT.Sistem ini mampu mempercepat proses rekonsiliasi yang sebelumnya memakan waktu lama saat dilakukan secara manual menggunakan Microsoft Excel.Otomatisasi dalam pengolahan data, perhitungan selisih, dan pelaporan transaksi mengurangi secara drastis kemungkinan terjadinya kesalahan akibat human error.Penerapan sistem ini juga berdampak langsung terhadap peningkatan produktivitas pegawai.Waktu kerja yang lebih efisien memungkinkan pengurangan frekuensi lembur, yang pada akhirnya menurunkan beban biaya operasional terkait upah lembur.Selain itu, efisiensi yang tercipta memungkinkan distribusi beban kerja yang lebih merata, di mana satu pegawai kini dapat menangani lebih dari satu jenis produk rekonsiliasi, yang sebelumnya hanya dapat dilakukan secara terbatas.Secara keseluruhan, sistem informasi ini tidak hanya meningkatkan akurasi dan kecepatan proses rekonsiliasi, tetapi juga mendukung optimalisasi sumber daya manusia dan efisiensi biaya operasional, serta memperkuat tata kelola dan transparansi proses internal di lingkungan Bank Syariah Indonesia.

Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi penerapan metode pengembangan agile untuk meningkatkan fleksibilitas sistem terhadap perubahan kebutuhan pengguna. Selain itu, integrasi teknologi kecerdasan buatan (AI) bisa digunakan untuk memperbaiki deteksi kesalahan otomatis dalam proses rekonsiliasi. Terakhir, penelitian juga bisa fokus pada pengembangan sistem untuk mendukung proses rekonsiliasi real-time dengan menggabungkan teknologi cloud computing untuk meningkatkan skalabilitas dan responsivitas sistem.

  1. SISTEM INVENTARISASI ASET UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH GORONTALO BERBASIS WEB | Masri | Jurnal Ilmu Komputer... doi.org/10.31314/juik.v2i2.1712SISTEM INVENTARISASI ASET UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH GORONTALO BERBASIS WEB Masri Jurnal Ilmu Komputer doi 10 31314 juik v2i2 1712
Read online
File size1.68 MB
Pages14
DMCAReport

Related /

ads-block-test