POLIBATAMPOLIBATAM

JOURNAL OF APPLIED MULTIMEDIA AND NETWORKINGJOURNAL OF APPLIED MULTIMEDIA AND NETWORKING

Meningkatnya arus migrasi ke kota-kota besar, didorong oleh perkembangan sektor pendidikan dan industri, telah menyebabkan permintaan yang tinggi akan akomodasi sementara, terutama rumah kos. Namun, calon penyewa masih menghadapi tantangan dalam memperoleh informasi yang komprehensif dan akurat mengenai rumah kos yang tersedia. Informasi yang terfragmentasi, kurangnya representasi visual kondisi hunian, dan terbatasnya media promosi menjadi hambatan utama dalam proses pengambilan keputusan. Penelitian ini bertujuan untuk merancang media promosi digital berbasis Instagram untuk rumah kos menggunakan metode Design Thinking, serta mengevaluasi efektivitas media tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa calon penyewa lebih menyukai media promosi yang informatif, transparan, mudah dipahami, dan mampu menggambarkan kondisi hunian secara realistis. Penelitian ini memberikan kontribusi setidaknya dalam dua hal. Pertama, dari perspektif calon penyewa, media promosi berbasis Instagram memungkinkan penyajian informasi rumah kos secara lebih terstruktur dan menarik, sehingga memudahkan akses informasi untuk pengambilan keputusan yang terinformasi. Kedua, dari perspektif pemilik rumah kos, penelitian ini menunjukkan bahwa penggunaan konten multimedia melalui media sosial merupakan strategi promosi alternatif yang efektif. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi dalam pengembangan strategi promosi digital yang lebih efektif bagi penyedia rumah kos serta memperkaya kajian mengenai pemanfaatan konten multimedia dalam mendukung proses pengambilan keputusan konsumen.

Studi ini berhasil merancang dan menguji konten promosi rumah kos Temuin Kos dengan menggunakan media Instagram, serta menerapkan pendekatan Design Thinking.Studi ini menunjukkan bahwa media promosi yang dibuat berhasil memberikan informasi kos secara menarik, jelas, dan terbuka sesuai dengan kebutuhan calon penyewa.Berdasarkan penilaian kepada 35 orang dengan metode Riduwan [9], media promosi mendapat skor rata-rata 89,2% dan masuk dalam kategori Sangat Baik.Nilai tertinggi ada di aspek kemudahan dipahami sebesar 91,7%, sedangkan nilai terendah ada di minat tindak lanjut dengan 86,7% karena calon penyewa masih mempertimbangkan survei lokasi dan komunikasi langsung sebelum memutuskan.Sebab itu, disarankan untuk menambahkan tautan WhatsApp di bio Instagram dan menyertakan informasi tentang ketersediaan kamar dalam caption agar respons dari calon penyewa semakin meningkat.

Berdasarkan hasil penelitian, berikut adalah saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan: Pertama, perlu dilakukan studi lebih lanjut untuk mengeksplorasi strategi promosi digital lainnya yang dapat digunakan oleh pemilik rumah kos, seperti memanfaatkan platform media sosial lainnya atau bahkan mengembangkan aplikasi khusus untuk pencarian kos. Kedua, penelitian dapat fokus pada aspek desain dan visualisasi konten promosi, dengan tujuan meningkatkan daya tarik dan kesesuaian konten dengan preferensi calon penyewa. Ketiga, penelitian dapat menyelidiki dampak penggunaan konten multimedia dalam proses pengambilan keputusan calon penyewa, termasuk bagaimana konten tersebut mempengaruhi persepsi dan kepercayaan calon penyewa terhadap informasi yang disajikan.

  1. Client Challenge. client challenge javascript disabled browser please enable proceed required part site... doi.org/10.1007/s10648-023-09842-1Client Challenge client challenge javascript disabled browser please enable proceed required part site doi 10 1007 s10648 023 09842 1
Read online
File size622.53 KB
Pages11
DMCAReport

Related /

ads-block-test