NURSCIENCEINSTITUTENURSCIENCEINSTITUTE

Elementary Education JournalElementary Education Journal

Perkembangan pesat teknologi informasi dan komunikasi telah mengubah proses belajar menjadi lebih fleksibel, interaktif, dan berbasis teknologi, sehingga diperlukan pengembangan kapasitas di kalangan individu dan organisasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran kepemimpinan transformasional dan budaya organisasi dalam mengembangkan kapasitas untuk pembelajaran digital. Pendekatan tinjauan literatur sistematis (SLR) digunakan dengan menggunakan protokol PRISMA untuk mengidentifikasi, menyaring, dan memilih studi yang relevan. Sebanyak 30 artikel dari jurnal internasional terpercaya (Q1-Q2) dan jurnal nasional terindeks SINTA 1-2 dianalisis. Hasil menunjukkan bahwa kepemimpinan transformasional memainkan peran signifikan dalam meningkatkan kompetensi, kemandirian, adaptabilitas, dan partisipasi dengan menciptakan lingkungan belajar yang mendukung dan memberdayakan. Budaya organisasi juga berkontribusi dengan membentuk nilai, norma, dan praktik yang mendorong kolaborasi, inovasi, dan pembelajaran berkelanjutan. Temuan juga mengungkapkan sinergi kuat antara kepemimpinan transformasional dan budaya organisasi, yang bersama-sama mendukung pengembangan kapasitas berkelanjutan dalam pembelajaran digital. Meskipun demikian, studi sebelumnya cenderung memeriksa variabel ini secara terpisah, yang menunjukkan kebutuhan akan penelitian yang lebih terintegrasi. Penelitian ini memberikan kontribusi teoritis dengan menekankan pentingnya menghubungkan kepemimpinan dan budaya dalam kerangka pengembangan kapasitas dan menawarkan implikasi praktis bagi pemimpin pendidikan dalam merancang strategi efektif untuk mendukung transformasi digital.

Penelitian ini menyimpulkan bahwa kepemimpinan transformasional dan budaya organisasi memainkan peran penting dan saling terkait dalam mengembangkan kapasitas untuk pembelajaran digital.Kepemimpinan transformasional berkontribusi dalam meningkatkan kompetensi individu, kemandirian, adaptabilitas, dan partisipasi dengan menciptakan lingkungan belajar yang mendukung dan memberdayakan.Sementara itu, budaya organisasi memperkuat proses ini dengan menetapkan nilai, norma, dan praktik yang mendorong pembelajaran berkelanjutan, kolaborasi, dan inovasi.Integrasi antara kepemimpinan dan budaya menciptakan fondasi kuat yang memungkinkan individu dan organisasi merespons tantangan transformasi digital secara efektif.Temuan juga menekankan bahwa pengembangan kapasitas dalam pembelajaran digital tidak hanya ditentukan oleh kemampuan individu, tetapi juga dipengaruhi oleh faktor-faktor organisasi.Sinergi antara kepemimpinan transformasional dan budaya organisasi mendukung pengembangan kapasitas berkelanjutan dengan memupuk motivasi, partisipasi, dan adaptabilitas.Namun, studi sebelumnya cenderung memeriksa variabel ini secara terpisah, sehingga diperlukan penelitian yang lebih terintegrasi di bidang ini.Penelitian ini memberikan kontribusi teoritis dengan memberikan pemahaman komprehensif tentang interaksi antara kepemimpinan dan budaya dalam mendukung pengembangan kapasitas untuk pembelajaran digital.Secara praktis, temuan penelitian ini menyarankan agar pemimpin pendidikan mengadopsi pendekatan terintegrasi yang menekankan pemberdayaan dan dukungan budaya untuk meningkatkan efektivitas implementasi pembelajaran digital.

Berdasarkan latar belakang, metode, hasil, dan keterbatasan penelitian ini, berikut adalah tiga saran penelitian lanjutan: Pertama, perlu dilakukan penelitian yang lebih terintegrasi untuk mengeksplorasi hubungan antara kepemimpinan transformasional dan budaya organisasi dalam konteks pengembangan kapasitas untuk pembelajaran digital. Penelitian ini dapat fokus pada bagaimana kedua faktor ini saling memperkuat dan mendukung satu sama lain dalam menciptakan lingkungan belajar yang efektif. Kedua, penelitian dapat dilakukan untuk menganalisis dampak kepemimpinan transformasional dan budaya organisasi pada motivasi dan partisipasi individu dalam pembelajaran digital. Penelitian ini dapat menyelidiki bagaimana kedua faktor ini mempengaruhi komitmen dan keterlibatan individu dalam proses pembelajaran digital, serta bagaimana hal tersebut dapat ditingkatkan. Terakhir, penelitian dapat dilakukan untuk mengeksplorasi peran kepemimpinan transformasional dan budaya organisasi dalam mendukung adaptasi terhadap perubahan teknologi dalam pembelajaran digital. Penelitian ini dapat menyelidiki bagaimana kedua faktor ini membantu individu dan organisasi dalam menyesuaikan diri dengan perkembangan teknologi yang cepat dan bagaimana hal tersebut dapat ditingkatkan untuk memastikan keberlanjutan dalam pembelajaran digital.

  1. BRIDGING TRADITION AND INNOVATION; NAVIGATING DIGITAL-BASED CHARACTER EDUCATION IN ISLAMIC JUNIOR HIGH... ejournal.unuja.ac.id/index.php/pedagogik/article/view/10808BRIDGING TRADITION AND INNOVATION NAVIGATING DIGITAL BASED CHARACTER EDUCATION IN ISLAMIC JUNIOR HIGH ejournal unuja ac index php pedagogik article view 10808
  2. KEPEMIMPINAN KEPALA SEKOLAH DASAR NEGERI 1 TALIWAN KABUPATEN SUMBAWA BARAT | Jurnal Akuntabilitas Manajemen... journal.uny.ac.id/index.php/jamp/article/view/2395KEPEMIMPINAN KEPALA SEKOLAH DASAR NEGERI 1 TALIWAN KABUPATEN SUMBAWA BARAT Jurnal Akuntabilitas Manajemen journal uny ac index php jamp article view 2395
  3. The Culture of Islamic Education in Dayah: A Holistic-Integrative Perspective | Jurnal Pendidikan Islam.... journal.uinsgd.ac.id/index.php/jpi/article/view/49267The Culture of Islamic Education in Dayah A Holistic Integrative Perspective Jurnal Pendidikan Islam journal uinsgd ac index php jpi article view 49267
  4. Efektivitas Kepemimpinan Transformasional Kepala Sekolah melalui Komitmen Kerja terhadap Kinerja Guru... journal.uny.ac.id/index.php/jamp/article/view/60605Efektivitas Kepemimpinan Transformasional Kepala Sekolah melalui Komitmen Kerja terhadap Kinerja Guru journal uny ac index php jamp article view 60605
Read online
File size456.31 KB
Pages12
DMCAReport

Related /

ads-block-test