UnsilUnsil

Banku: Jurnal Perbankan dan KeuanganBanku: Jurnal Perbankan dan Keuangan

Usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) memiliki peran penting dalam mendukung pertumbuhan ekonomi Indonesia. Namun demikian, kinerja keuangan UMKM sering kali masih terbatas akibat rendahnya tingkat literasi keuangan dan kurang optimalnya adopsi teknologi digital. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penerapan payment gateway dan literasi keuangan terhadap kinerja keuangan UMKM. Pendekatan kuantitatif digunakan dengan metode Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM). Data diperoleh dari 100 pemilik UMKM aktif melalui kuesioner daring dan dianalisis menggunakan SmartPLS 3.2.7. Hasil penelitian menunjukkan bahwa baik penggunaan payment gateway maupun literasi keuangan berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja keuangan UMKM. Nilai R² sebesar 0,317 mengindikasikan bahwa kedua variabel tersebut secara simultan mampu menjelaskan 31,7% variabilitas kinerja keuangan, dengan literasi keuangan memberikan pengaruh sedang, sementara payment gateway memberikan pengaruh kecil namun signifikan. Temuan ini menegaskan bahwa adopsi sistem pembayaran digital meningkatkan efisiensi dan keamanan transaksi, sedangkan literasi keuangan memperkuat kemampuan perencanaan, penganggaran, serta pengelolaan risiko keuangan. Secara teoretis, penelitian ini memperluas penerapan Technology Acceptance Model (TAM) dan Theory of Reasoned Action (TRA) dengan menunjukkan hubungan komplementer antara adopsi teknologi dan kompetensi keuangan kognitif. Secara praktis, hasil penelitian merekomendasikan agar pengelola UMKM dan pembuat kebijakan memprioritaskan implementasi keuangan digital serta program peningkatan literasi keuangan guna memperkuat ketahanan dan keberlanjutan keuangan UMKM. Secara keseluruhan, penelitian ini memberikan bukti empiris bahwa sinergi antara inovasi digital dan pendidikan keuangan dapat meningkatkan kinerja UMKM serta mendorong pembangunan ekonomi yang inklusif di wilayah berkembang.

Penelitian ini memberikan bukti empiris bahwa integrasi payment gateway dan literasi keuangan memainkan peran penting dalam meningkatkan kinerja keuangan UMKM.Hasil analisis menunjukkan bahwa kedua faktor ini memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja keuangan.Payment gateway memberikan kontribusi dalam meningkatkan efisiensi dan keamanan transaksi, sementara literasi keuangan memperkuat kemampuan perencanaan keuangan dan pengelolaan risiko.Temuan ini memperluas pemahaman tentang bagaimana teknologi dan literasi keuangan secara sinergis meningkatkan kinerja UMKM.Secara teoretis, penelitian ini memperkuat model Technology Acceptance Model (TAM) dan Theory of Reasoned Action (TRA) dengan menunjukkan hubungan komplementer antara adopsi teknologi dan kompetensi keuangan.Secara praktis, hasil penelitian ini menekankan pentingnya implementasi keuangan digital dan program peningkatan literasi keuangan untuk memperkuat ketahanan dan keberlanjutan keuangan UMKM.Penelitian ini memberikan kontribusi penting dalam memahami peran teknologi dan literasi keuangan dalam mendorong pembangunan ekonomi yang inklusif, khususnya di wilayah berkembang.

Berdasarkan temuan penelitian, berikut adalah beberapa saran penelitian lanjutan:. . 1. Mengkaji lebih lanjut pengaruh payment gateway terhadap kinerja keuangan UMKM dalam konteks spesifik, seperti sektor industri tertentu atau wilayah geografis tertentu. Hal ini dapat membantu memahami bagaimana payment gateway dapat meningkatkan kinerja keuangan UMKM secara lebih terperinci.. . 2. Melakukan penelitian komparatif antara UMKM yang telah mengadopsi payment gateway dengan UMKM yang belum mengadopsi, untuk menganalisis perbedaan kinerja keuangan dan manfaat yang diperoleh dari adopsi payment gateway.. . 3. Meneliti dampak literasi keuangan pada perilaku keuangan UMKM, seperti pengambilan keputusan investasi, pengelolaan arus kas, dan perencanaan keuangan jangka panjang. Hal ini dapat memberikan wawasan tentang bagaimana literasi keuangan dapat meningkatkan kinerja keuangan UMKM secara lebih efektif.. . 4. Menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi adopsi payment gateway oleh UMKM, seperti kesiapan teknologi, dukungan pemerintah, dan faktor-faktor sosial-budaya. Penelitian ini dapat membantu memahami tantangan dan peluang dalam mengadopsi payment gateway di kalangan UMKM.. . 5. Meneliti dampak sinergi antara payment gateway dan literasi keuangan pada kinerja keuangan UMKM dalam jangka panjang. Hal ini dapat memberikan pemahaman tentang bagaimana kombinasi kedua faktor ini dapat meningkatkan kinerja keuangan UMKM secara berkelanjutan.. . 6. Mengkaji peran pemerintah dan lembaga keuangan dalam mendukung adopsi payment gateway dan peningkatan literasi keuangan di kalangan UMKM. Penelitian ini dapat memberikan rekomendasi kebijakan untuk menciptakan lingkungan yang mendukung bagi UMKM dalam mengadopsi teknologi dan meningkatkan literasi keuangan.. . 7. Melakukan penelitian kualitatif untuk memahami persepsi dan pengalaman UMKM dalam mengadopsi payment gateway dan meningkatkan literasi keuangan. Hal ini dapat memberikan wawasan tentang tantangan dan peluang yang dihadapi UMKM dalam proses adopsi dan peningkatan literasi keuangan.. . 8. Meneliti dampak payment gateway dan literasi keuangan pada inklusi keuangan di kalangan UMKM, khususnya dalam hal akses terhadap layanan keuangan dan produk-produk keuangan yang relevan.. . 9. Mengkaji pengaruh payment gateway dan literasi keuangan pada pertumbuhan dan pengembangan UMKM, termasuk dalam hal inovasi produk, ekspansi pasar, dan penciptaan lapangan kerja.. . 10. Melakukan penelitian kolaboratif antara akademisi, pemerintah, dan pelaku industri untuk mengembangkan strategi dan kebijakan yang efektif dalam mendukung adopsi payment gateway dan peningkatan literasi keuangan di kalangan UMKM.

Read online
File size376.05 KB
Pages18
DMCAReport

Related /

ads-block-test