E GREENATIONE GREENATION

Greenation International Journal of Law and Social SciencesGreenation International Journal of Law and Social Sciences

Penelitian ini memberikan perspektif baru dengan menempatkan niat pembelian sebagai variabel perantara dalam perilaku konsumen halal, berkontribusi pada literatur tentang pemasaran Islam dan pengambilan keputusan perilaku. Pertumbuhan pesat industri halal telah mengubah produk halal dari kebutuhan religius murni menjadi fenomena gaya hidup global. Generasi Z, yang memiliki literasi digital tinggi dan paparan media sosial kuat, mewakili segmen strategis di pasar halal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pengetahuan halal, ketaatan Islam, dan sikap terhadap keputusan pembelian halal di kalangan konsumen Generasi Z, sambil mengeksaminasi peran perantara niat pembelian dalam memperkuat hubungan antara variabel-variabel tersebut. Metode kuantitatif berbasis survei digunakan, melibatkan 300 responden Muslim usia 17–27 tahun di Indonesia. Analisis data dilakukan menggunakan SEM-PLS. Hasil menunjukkan bahwa ketiga variabel awal—pengetahuan, ketaatan, dan sikap—secara signifikan memengaruhi keputusan pembelian. Selain itu, niat pembelian memperkuat dampak variabel-variabel tersebut, bertindak sebagai tautan kritis antara motivasi internal dan perilaku aktual. Diantara prediktor, ketaatan Islam memberikan pengaruh terbesar. Hasil ini menunjukkan bahwa meskipun pemahaman kognitif dan niat positif berperan penting dalam membentuk persepsi, tindakan pembelian aktual tetap memerlukan dorongan tambahan. Studi ini memperkaya literatur perilaku konsumen dengan mengintegrasikan efek perantara ke dalam kerangka TPB dan memberikan wawasan strategis untuk pemangku kepentingan pasar halal yang menargetkan konsumen muda.

Studi ini menyimpulkan bahwa keputusan pembelian halal di kalangan Generasi Z dipengaruhi oleh kombinasi integratif faktor kognitif (pengetahuan), spiritual (ketaatan), dan afektif (sikap), dengan niat pembelian bertindak sebagai mekanisme penguat.Temuan ini memperluas Teori Perilaku Terencana (TPB) dengan mengintegrasikan perspektif perantara, memberikan penjelasan yang lebih komprehensif tentang perilaku konsumen.Penelitian masa depan disarankan untuk menggunakan desain penelitian longitudinal untuk menangkap perubahan perilaku pembelian halal seiring waktu dan memperkuat hubungan kausal.Populasi juga harus diperluas di luar Jakarta untuk memungkinkan generalisasi yang lebih luas dan perbandingan regional.Selain itu, penelitian masa depan dapat mengintegrasikan konstruk inti lain dari TPB, seperti norma subjektif dan kontrol perilaku yang dirasakan, serta variabel seperti pengaruh media sosial, word-of-mouth elektronik, kesadaran halal, dan kepercayaan terhadap sertifikasi halal untuk memahami lebih baik perilaku konsumen halal.

Penelitian lanjutan dapat fokus pada penggunaan desain longitudinal untuk mempelajari dinamika perubahan keputusan pembelian halal seiring waktu, terutama dengan mempertimbangkan faktor digital seperti pengaruh media sosial dan kepercayaan terhadap sertifikasi halal. Selain itu, perlu mengembangkan studi yang memperluas sampel di luar Jakarta untuk memahami perbedaan regional dalam perilaku konsumen halal. Terakhir, penelitian bisa mengeksplorasi peran norma subjektif dan kontrol perilaku yang dirasakan dalam kerangka TPB, serta mengintegrasikan variabel seperti kepercayaan terhadap merek halal dan kepuasan konsumen untuk memberikan wawasan yang lebih holistik tentang pengambilan keputusan pembelian halal.

  1. Vol. 4 No. 3 (2026): (GIJLSS) Greenation International Journal of Law and Social Sciences (July - August... doi.org/10.38035/gijlss.v4i3Vol 4 No 3 2026 GIJLSS Greenation International Journal of Law and Social Sciences July August doi 10 38035 gijlss v4i3
Read online
File size499.4 KB
Pages13
DMCAReport

Related /

ads-block-test