UINMYBATUSANGKARUINMYBATUSANGKAR
Jurnal Ilmu Perpustakaan dan Informasi IslamJurnal Ilmu Perpustakaan dan Informasi IslamPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis perilaku pencarian informasi mahasiswa dalam mengakses koleksi digital di Perpustakaan Universitas Islam Negeri Mahmud Yunus Batusangkar. Fokus penelitian ini adalah untuk mengetahui pola perilaku pencarian informasi mahasiswa serta kendala yang dihadapi dalam memanfaatkan koleksi digital perpustakaan. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan menggunakan model Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perilaku pencarian informasi mahasiswa mengikuti tahapan model Ellis yang meliputi starting, chaining, browsing, monitoring, accessing, differentiating, extracting, verifying, networking, dan information managing. Pada tahap starting mahasiswa memulai pencarian melalui website perpustakaan, aplikasi e-library, mesin pencari, dan informasi dari pustakawan. Pada tahap chaining dan browsing mahasiswa memanfaatkan referensi, kata kunci, dan kategori untuk mempersempit hasil pencarian. Tahap accessing menunjukkan bahwa mahasiswa sudah menggunakan koleksi digital, namun masih mengalami kendala seperti keterbatasan akses, jaringan internet, dan koleksi yang tidak tersedia secara penuh. Pada tahap differentiating, extracting, dan verifying mahasiswa mulai memilih, mengolah, dan memastikan keakuratan informasi, sedangkan pada tahap networking dan information managing mahasiswa berdiskusi dengan teman serta menyimpan informasi untuk kebutuhan akademik. Secara umum, perilaku pencarian informasi mahasiswa sudah berjalan dengan baik, tetapi masih diperlukan peningkatan literasi informasi, pengembangan sistem layanan digital, serta optimalisasi peran pustakawan agar pemanfaatan koleksi digital lebih efektif dan maksimal.
Mahasiswa memiliki pola perilaku pencarian informasi yang relatif mandiri dan bersifat situasional dalam mengakses koleksi digital Perpustakaan UIN Mahmud Yunus Batusangkar.Mahasiswa cenderung memulai pencarian secara langsung melalui website perpustakaan, e-library, media sosial, maupun mesin pencari internet tanpa terlebih dahulu meminta bantuan pustakawan.Dalam prosesnya, mahasiswa mengutamakan kemudahan dan kecepatan serta menggunakan teknik penelusuran berantai untuk memperluas referensi.Pemilihan sumber didasarkan pada relevansi dengan kebutuhan akademik, seperti kesesuaian subjek, judul, dan tahun terbit.Namun, pemanfaatan koleksi digital masih bersifat insidental, yaitu meningkat saat ada tugas atau kebutuhan akademik tertentu, dan belum menjadi berkelanjutan.Mahasiswa juga menghadapi berbagai kendala, seperti gangguan teknis sistem, keterbatasan akses full text, dan pembatasan hak cipta, yang sering mendorong mereka mencari sumber alternatif di luar perpustakaan.Dalam hal evaluasi sumber, mahasiswa telah menunjukkan kesadaran terhadap pentingnya kredibilitas informasi, meskipun konsistensinya belum merata.Selain itu, keterampilan dalam pengelolaan dan manajemen referensi masih perlu ditingkatkan.
Penelitian lanjutan dapat fokus pada dampak pelatihan literasi informasi terhadap efektivitas penggunaan koleksi digital oleh mahasiswa. Selain itu, studi tentang pengembangan sistem layanan digital yang lebih intuitif dan ramah pengguna bisa menjadi arah penelitian baru. Terakhir, penelitian mengenai peran komunitas akademik dalam membantu mahasiswa mengatasi kendala teknis saat mengakses sumber digital juga layak dikembangkan.
- ANALISIS PEMENUHAN KEBUTUHAN INFORMASI KEAGAMAAN PADA KOMUNITAS ONE DAY ONE JUZ (ODOJ) | Fihris: Jurnal... doi.org/10.14421/fhrs.2023.181.1-38ANALISIS PEMENUHAN KEBUTUHAN INFORMASI KEAGAMAAN PADA KOMUNITAS ONE DAY ONE JUZ ODOJ Fihris Jurnal doi 10 14421 fhrs 2023 181 1 38
- Manajemen Perpustakaan Digital Di Era Global Pada Perpustakaan Kampus Institut Pemerintahan Dalam Negeri... journal.uii.ac.id/unilib/article/view/23954Manajemen Perpustakaan Digital Di Era Global Pada Perpustakaan Kampus Institut Pemerintahan Dalam Negeri journal uii ac unilib article view 23954
| File size | 232.43 KB |
| Pages | 7 |
| DMCA | Report |
Related /
UINMYBATUSANGKARUINMYBATUSANGKAR Teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara, dan dokumentasi, sedangkan analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data,Teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara, dan dokumentasi, sedangkan analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data,
UINMYBATUSANGKARUINMYBATUSANGKAR Perpustakaan perlu terus beradaptasi terhadap kebutuhan pemustaka melalui dukungan fasilitas, kesiapan pustakawan, pemanfaatan teknologi, dan evaluasiPerpustakaan perlu terus beradaptasi terhadap kebutuhan pemustaka melalui dukungan fasilitas, kesiapan pustakawan, pemanfaatan teknologi, dan evaluasi
UINMYBATUSANGKARUINMYBATUSANGKAR Oleh karena itu, penguatan pada aspek variasi kegiatan, monitoring, dan penyediaan koleksi bacaan yang relevan diperlukan agar peran perpustakaan dalamOleh karena itu, penguatan pada aspek variasi kegiatan, monitoring, dan penyediaan koleksi bacaan yang relevan diperlukan agar peran perpustakaan dalam
UINMYBATUSANGKARUINMYBATUSANGKAR Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi konten Instagram.Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi konten Instagram.
UINMYBATUSANGKARUINMYBATUSANGKAR Arsitektur sistem informasi habit tracker Read Habit menggunakan pendekatan berorientasi objek (OOAD) dan notasi UML berhasil dirancang untuk mengatasiArsitektur sistem informasi habit tracker Read Habit menggunakan pendekatan berorientasi objek (OOAD) dan notasi UML berhasil dirancang untuk mengatasi
UINMYBATUSANGKARUINMYBATUSANGKAR Sejalan dengan hal tersebut, analisis Skala Likert menunjukkan indeks kesejahteraan psikologis (psychological well-being) kader masuk dalam klasifikasiSejalan dengan hal tersebut, analisis Skala Likert menunjukkan indeks kesejahteraan psikologis (psychological well-being) kader masuk dalam klasifikasi
IDID Secara ilmiah, penelitian ini memberikan kontribusi dengan memperluas penerapan Technology Readiness Index (TRI) 2. 0 ke ranah pendidikan menengah kejuruan,Secara ilmiah, penelitian ini memberikan kontribusi dengan memperluas penerapan Technology Readiness Index (TRI) 2. 0 ke ranah pendidikan menengah kejuruan,
UIT LIRBOYOUIT LIRBOYO Sekolah perlu mengembangkan GLS untuk meningkatkan tahap menjadi tahap pengembangan dan tahap pembelajaran. Untuk menyelesaikan semua tahap, yaitu tahapSekolah perlu mengembangkan GLS untuk meningkatkan tahap menjadi tahap pengembangan dan tahap pembelajaran. Untuk menyelesaikan semua tahap, yaitu tahap
Useful /
STIKESYARSIMATARAMSTIKESYARSIMATARAM Analisis yang digunakan dalam penelitian ini yaitu analisa univariat dan analisa bivariat. Hasil penelitian menggunakan uji Wilcoxon terdapat perbedaanAnalisis yang digunakan dalam penelitian ini yaitu analisa univariat dan analisa bivariat. Hasil penelitian menggunakan uji Wilcoxon terdapat perbedaan
STIEGICISTIEGICI Hasil kegiatan menunjukkan perubahan perilaku masyarakat yang signifikan dalam memilah sampah menjadi empat kategori, yaitu organik, anorganik, residu,Hasil kegiatan menunjukkan perubahan perilaku masyarakat yang signifikan dalam memilah sampah menjadi empat kategori, yaitu organik, anorganik, residu,
UINMYBATUSANGKARUINMYBATUSANGKAR Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi fungsi hubungan masyarakat (humas) dalam meningkatkan citra lembaga pendidikan di era digitalPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi fungsi hubungan masyarakat (humas) dalam meningkatkan citra lembaga pendidikan di era digital
UINMYBATUSANGKARUINMYBATUSANGKAR Sepanjang drama, konsep kejantanan ditantang dan dibentuk ulang selama aksi drama; namun, dalam bagian awal, konsep tersebut utamanya dikurangi menjadiSepanjang drama, konsep kejantanan ditantang dan dibentuk ulang selama aksi drama; namun, dalam bagian awal, konsep tersebut utamanya dikurangi menjadi