STIEGICISTIEGICI

Where Theory, Practice, Experience & Talent Meet, TPeTWhere Theory, Practice, Experience & Talent Meet, TPeT

Permasalahan sampah perkotaan merupakan tantangan serius dalam pembangunan berkelanjutan yang diperburuk oleh peningkatan volume sampah rumah tangga. Menanggapi kebijakan pemerintah mengenai pengurangan sampah dari sumber, kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan memberdayakan masyarakat di Pondok Baru Timur, Kelurahan Cijantung, melalui pendekatan fungsi manajemen POAC (Planning, Organizing, Actuating, Controlling). Metode pelaksanaan meliputi survei, sosialisasi, demonstrasi penggunaan tong komposter, pendampingan Bank Sampah, serta diskusi kelompok partisipatif. Hasil kegiatan menunjukkan perubahan perilaku masyarakat yang signifikan dalam memilah sampah menjadi empat kategori, yaitu organik, anorganik, residu, dan limbah B3. Evaluasi program mencatatkan tingkat partisipasi warga RW mencapai ≥ 75% serta keberhasilan penurunan volume sampah residu yang dikirim ke TPST Bantargebang sebesar 30% hingga 40%. Keberhasilan ini didukung oleh peningkatan kesadaran, kedisiplinan warga, serta ketersediaan fasilitas pendukung yang memadai. Program ini membuktikan bahwa pendekatan manajemen yang terstruktur mampu membentuk sistem pengelolaan sampah berbasis komunitas yang efektif, mendukung ketahanan ekonomi lokal melalui Bank Sampah, dan menekan emisi gas metana.

Program pemberdayaan masyarakat dalam pengelolaan pemilahan sampah di wilayah Pondok Baru Timur menunjukkan bahwa pendekatan manajemen yang terstruktur mampu meningkatkan partisipasi masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan.Penerapan fungsi perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, dan pengawasan berhasil membentuk sistem pengelolaan sampah berbasis masyarakat yang lebih efektif.Pemilahan sampah sejak dari rumah, pengolahan sampah organik menggunakan tong komposter, pengelolaan sampah anorganik melalui Bank Sampah, serta pengelolaan sampah residu sesuai ketentuan pemerintah menjadi langkah nyata dalam mendukung pengurangan sampah menuju TPST Bantargebang sekaligus menekan emisi gas metana.

Untuk memperkuat keberlanjutan program, diperlukan penelitian lanjutan yang mempelajari integrasi teknologi digital dalam sistem pengelolaan sampah, seperti penggunaan aplikasi pelacakan sampah untuk meningkatkan transparansi. Selain itu, perlu dilakukan studi tentang kolaborasi antara Bank Sampah dengan usaha lokal untuk meningkatkan nilai ekonomi sampah anorganik. Penelitian juga dapat fokus pada evaluasi dampak jangka panjang program terhadap perubahan perilaku masyarakat dan kontribusinya terhadap pengurangan emisi gas metana di wilayah perkotaan.

  1. Community Empowerment in Waste Management | Atlantis Press. community empowerment waste management atlantis... doi.org/10.2991/assehr.k.210508.015Community Empowerment in Waste Management Atlantis Press community empowerment waste management atlantis doi 10 2991 assehr k 210508 015
Read online
File size375.02 KB
Pages11
DMCAReport

Related /

ads-block-test