UBUB

Studi Budaya NusantaraStudi Budaya Nusantara

Penelitian ini mengkaji kerja panggilan dan kerentanan buruh kopi dalam usaha kopi skala rumah tangga yaitu Kopi Kutjur di Dusun Kucur, Desa Sumberrejo. Berada di kawasan lereng Gunung Arjuno, Kopi Kutjur berkembang sebagai simpul produksi kopi yang melibatkan buruh laki-laki dan perempuan dalam sistem kerja fleksibel yang mengikuti musim panen dan permintaan pasar. Melalui pendekatan kualitatif dengan observasi partisipan dan wawancara mendalam, penelitian ini menelusuri bagaimana kerja panggilan dijalani dalam praktik sehari-hari serta bagaimana kerentanan dimaknai oleh buruh dan pemilik usaha. Temuan menunjukkan bahwa fleksibilitas kerja memungkinkan buruh menyesuaikan ritme kerja dengan kehidupan domestik dan pekerjaan lain, namun juga menghadirkan ketergantungan pada pemilik usaha. Kerentanan tersebut tidak selalu dipahami sebagai masalah struktural, melainkan sering diterima sebagai bagian dari kehidupan melalui nilai nrimo, meskipun buruh masih melakukan negosiasi kecil dalam keseharian mereka.

Kerja buruh kopi di Kopi Kutjur berlangsung melalui sistem kerja panggilan yang mengikuti musim panen dan fluktuasi produksi, sehingga membentuk kondisi kerja yang tidak tetap.Ketidakpastian tersebut dialami secara berbeda oleh buruh laki-laki dan perempuan, dengan buruh laki-laki menghadapi kerja ladang yang berat secara fisik dan bersifat musiman, sementara buruh perempuan menjalani kerja sortir dan pengemasan yang fleksibel tetapi berlangsung di ruang domestik.Nilai nrimo ing pandum menjadi kerangka budaya yang memungkinkan buruh menerima ketidakpastian kerja sebagai bagian dari kehidupan yang sudah seharusnya dijalani.

Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi dampak jangka panjang sistem kerja panggilan terhadap kesehatan mental buruh kopi, terutama perempuan yang menghadapi beban kerja repetitif. Selain itu, perlu dilakukan studi lebih dalam tentang peran norma budaya seperti nrimo ing pandum dalam memperkuat atau memperlemah posisi tawar buruh di sektor pertanian. Penelitian juga bisa fokus pada dinamika ekonomi informal dalam sistem kerja fleksibel, seperti bagaimana buruh mengelola ketergantungan pada pemilik usaha melalui strategi lokal. Hal ini akan memberikan wawasan lebih luas tentang bagaimana struktur sosial dan ekonomi pedesaan memodifikasi pengalaman kerja dan kerentanan buruh.

  1. Precarity, Precariousness, and Vulnerability | Annual Reviews. precarity annual reviews review anthropology... annualreviews.org/doi/10.1146/annurev-anthro-102116-041644Precarity Precariousness and Vulnerability Annual Reviews precarity annual reviews review anthropology annualreviews doi 10 1146 annurev anthro 102116 041644
  2.  . 0 doi.org/10.3390/su15075633A 0 doi 10 3390 su15075633
  3. An introduction to neglected disasters | Wisner | Jàmbá: Journal of Disaster Risk Studies.... jamba.org.za/index.php/jamba/article/view/23An introduction to neglected disasters Wisner Jymby Journal of Disaster Risk Studies jamba za index php jamba article view 23
Read online
File size931.88 KB
Pages14
DMCAReport

Related /

ads-block-test