UBUB
Studi Budaya NusantaraStudi Budaya NusantaraIndonesia merupakan negara dengan keberagaman budaya yang melahirkan kesenian tradisional sebagai bagian dari identitas sosial. Namun, Kesenian Jaranan menghadapi tantangan globalisasi yang berdampak pada menurunnya minat generasi muda dan pergeseran nilai sakral. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis prosesi ritual, eksistensi pemuda, serta strategi pelestarian kearifan lokal dalam Kesenian Jaranan Putro Gunung Sari. Studi ini mengisi kesenjangan penelitian sebelumnya yang lebih banyak membahas identitas budaya, makna simbolik, dan pelestarian kesenian jaranan secara umum, tetapi belum mengkaji keterlibatan pemuda sebagai pelaku utama dalam menjaga keberlanjutan ritual. Penelitian ini menggunakan teori fakta sosial Émile Durkheim dan teori eksistensialisme Jean-Paul Sartre. Metode penelitian kualitatif deskriptif dengan pendekatan fenomenologi digunakan untuk mengumpulkan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa eksistensi pemuda Putro Gunung Sari tidak hanya tampak dalam keterlibatan sebagai pemain, tetapi juga sebagai pelestari keberlanjutan ritual dan penggerak regenerasi, mencerminkan peran mereka dalam melestarikan kearifan lokal. Meskipun menghadapi berbagai tantangan, grup ini mampu bertahan melalui musyawarah, gotong royong, dan pemanfaatan media sosial. Temuan ini menegaskan bahwa pelestarian kesenian Jaranan tidak hanya bergantung pada pewarisan budaya secara turun-temurun, tetapi juga pada kemampuan pemuda dalam melestarikannya tanpa menghilangkan makna sakral.
Berdasarkan temuan tersebut, dapat disimpulkan bahwa prosesi ritual dalam Kesenian Jaranan Putro Gunung Sari terdiri atas beberapa tahapan, yaitu pra pertunjukan, saat pertunjukan, pasca pertunjukan, serta ritual khusus pada malam satu Suro dan malam Jumat Legi.Setiap ritual memiliki makna simbolik dan spiritual yang mencerminkan kepercayaan masyarakat terhadap leluhur.Eksistensi pemuda terlihat dari keterlibatan aktif dalam seluruh rangkaian kegiatan, mulai dari musyawarah, persiapan, pelaksanaan, hingga pasca pertunjukan dan latihan rutin.Meskipun menghadapi tantangan internal dan eksternal, kelompok Putro Gunung Sari tetap mampu mempertahankan eksistensinya melalui musyawarah, gotong royong, dan pemanfaatan media sosial sebagai bentuk adaptasi terhadap perkembangan zaman.Penelitian ini menunjukkan bahwa pemuda berperan penting sebagai pelaku utama dalam menjaga dan melestarikan kesenian tradisional, serta memberikan kontribusi dalam pelestarian dan pengembangan budaya lokal di tengah arus perkembangan zaman.
Saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan berdasarkan temuan dalam penelitian ini adalah: 1. Menganalisis lebih dalam peran pemuda dalam menjaga keberlanjutan kesenian tradisional di tengah pengaruh globalisasi, dengan fokus pada strategi adaptif yang mereka gunakan untuk mempertahankan identitas budaya dan relevansi kesenian tradisional di era modern. 2. Meneliti dampak keterlibatan pemuda dalam kesenian tradisional terhadap identitas budaya dan solidaritas sosial di masyarakat, serta bagaimana peran mereka dalam memperkuat ikatan sosial dan memperkaya pengalaman budaya lokal. 3. Mengkaji proses regenerasi dan pewarisan pengetahuan dalam kelompok kesenian tradisional, dengan fokus pada peran pemuda sebagai agen perubahan dan penghubung antar generasi dalam menjaga keberlanjutan tradisi dan kearifan lokal.
- Membangun Identitas Lokal Dalam Era Globalisasi Untuk Melestarikan Budaya dan Tradisi Yang Terancam Punah... doi.org/10.47200/aossagcj.v2i2.1842Membangun Identitas Lokal Dalam Era Globalisasi Untuk Melestarikan Budaya dan Tradisi Yang Terancam Punah doi 10 47200 aossagcj v2i2 1842
- Eksistensi Generasi Muda Pada Kesenian Bantengan Di Kecamatan Trawas Kabupaten Mojokerto | Jurnal Dialektika... ejournal.unesa.ac.id/index.php/PENIPS/article/view/60567Eksistensi Generasi Muda Pada Kesenian Bantengan Di Kecamatan Trawas Kabupaten Mojokerto Jurnal Dialektika ejournal unesa ac index php PENIPS article view 60567
- Simbolisme Dan Makna Dalam Ritual Suguh Sesaji Kesenian Jaranan Pegon Kyai Menggung Di Desa Mangunharjo... doi.org/10.55681/nusra.v6i1.3479Simbolisme Dan Makna Dalam Ritual Suguh Sesaji Kesenian Jaranan Pegon Kyai Menggung Di Desa Mangunharjo doi 10 55681 nusra v6i1 3479
| File size | 412.5 KB |
| Pages | 20 |
| DMCA | Report |
Related /
UIT LIRBOYOUIT LIRBOYO Penelitian ini menyimpulkan bahwa integrasi nilai Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah (ABS-SBK) ke dalam pendidikan Islam berbasis kasih sayangPenelitian ini menyimpulkan bahwa integrasi nilai Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah (ABS-SBK) ke dalam pendidikan Islam berbasis kasih sayang
UBUB Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode etnografi melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam, dokumentasi serta pencatatan lapangan.Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode etnografi melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam, dokumentasi serta pencatatan lapangan.
UIT LIRBOYOUIT LIRBOYO Kegiatan ini menggunakan pendekatan partisipatif, termasuk identifikasi kebutuhan, pengembangan modul pelatihan, pelatihan literasi digital, dukungan implementasi,Kegiatan ini menggunakan pendekatan partisipatif, termasuk identifikasi kebutuhan, pengembangan modul pelatihan, pelatihan literasi digital, dukungan implementasi,
STP IPISTP IPI Dalam masyarakat transisi, Gereja berfungsi sebagai agen mediasi sosial yang menjembatani nilai tradisional dan modern, sekaligus memperkuat pendidikanDalam masyarakat transisi, Gereja berfungsi sebagai agen mediasi sosial yang menjembatani nilai tradisional dan modern, sekaligus memperkuat pendidikan
AFEKSIAFEKSI Jenis penelitian yang digunakan adalah Research and Development (R&D) dengan model pengembangan Sugiyono yang dibatasi hingga tahap ketujuh, meliputi identifikasiJenis penelitian yang digunakan adalah Research and Development (R&D) dengan model pengembangan Sugiyono yang dibatasi hingga tahap ketujuh, meliputi identifikasi
UIT LIRBOYOUIT LIRBOYO Desa Pangtonggal memiliki kondisi geografis dan luas lahan yang mendukung untuk budidaya tembakau. Komoditas ini menjadi tumpuan utama mata pencaharianDesa Pangtonggal memiliki kondisi geografis dan luas lahan yang mendukung untuk budidaya tembakau. Komoditas ini menjadi tumpuan utama mata pencaharian
UIT LIRBOYOUIT LIRBOYO Hasilnya menunjukkan peningkatan pemahaman dan antusiasme guru dalam mengintegrasikan budaya lokal dalam praktik mengajar. Inisiatif ini tidak hanya memperkuatHasilnya menunjukkan peningkatan pemahaman dan antusiasme guru dalam mengintegrasikan budaya lokal dalam praktik mengajar. Inisiatif ini tidak hanya memperkuat
UMNUMN Selain itu, ditemukan pula dampak positif dalam aspek kognitif, motorik halus, emosional, hingga penguatan identitas budaya anak-anak. Media flip-bookSelain itu, ditemukan pula dampak positif dalam aspek kognitif, motorik halus, emosional, hingga penguatan identitas budaya anak-anak. Media flip-book
Useful /
LP3MZHLP3MZH psyche yang berarti jiwa dan “logos artinya pengetahuan. Psikologi secara harfiah berarti pengetahuan tentang jiwa. Psikologi perkembangan mempelajaripsyche yang berarti jiwa dan “logos artinya pengetahuan. Psikologi secara harfiah berarti pengetahuan tentang jiwa. Psikologi perkembangan mempelajari
UMNUMN Warung Kelontong Mbak Lia, sebagai salah satu UMKM di Kulon Progo, mengalami kesulitan karena belum memiliki sistem pencatatan persediaan yang terstruktur.Warung Kelontong Mbak Lia, sebagai salah satu UMKM di Kulon Progo, mengalami kesulitan karena belum memiliki sistem pencatatan persediaan yang terstruktur.
UMNUMN Temuan menunjukkan bahwa sebagian dai telah memiliki kesadaran akan pentingnya pendekatan inklusif dan dakwah yang lebih kontekstual, namun belum didukungTemuan menunjukkan bahwa sebagian dai telah memiliki kesadaran akan pentingnya pendekatan inklusif dan dakwah yang lebih kontekstual, namun belum didukung
STIKESRSHUSADASTIKESRSHUSADA Edukasi pentingnya perawatan diri, komunikasi, dan interaksi sosial untuk pasien dan psikoedukasi keluarga merupakan paket intervensi yang diberikan padaEdukasi pentingnya perawatan diri, komunikasi, dan interaksi sosial untuk pasien dan psikoedukasi keluarga merupakan paket intervensi yang diberikan pada