UMKLAUMKLA

TRIAGE Jurnal Ilmu KeperawatanTRIAGE Jurnal Ilmu Keperawatan

Salah satu komplikasi yang sering terjadi pada pasien pasca bedah adalah kejadian hipotermi dan reaksi menggigil (shivering) sebagai mekanisme kompensasi tubuh terhadap hipotermi tersebut. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh penggunaan selimut hangat terhadap kejadian shivering dengan spinal anestesi di Ruang Operasi RSU Islam Klaten. Metode penelitian, jenis penelitian kuantitatif dengan desain quasi experiment. Penelitian yang melibatkan 22 sampel yang terdiri 11 orang kelompok intervensi dan 11 orang kelompok kontrol. Kelompok perlakuan diberikan selimut hangat sejak dengan suhu 40OC sebelum pembedahan sampai selesai pembedahan. Kelompok kontrol diberikan selimut kain yang biasa digunakan di RSI Klaten. Kejadian shivering diamati selama pembedahan sampai pasien dipindahkan ke ruang pulih sadar. Analisis bivariate menggunakan uji chi square. Hasil penelitian menunjukan sebagian besar responeden perempuan (59,1%), usia 26-55 tahun, dan indeks masa tubuh normal (50%). Dari 22 responden 14 (64%) mengalami shivering, 10 diantaranya terjadi pada kelompok kontrol, didapatkan hasil p value = 0,000 (α = 0,05) dapat dikatakan terjadi terdapat pengaruh penggunaan selimut hangat terhadap kejadian shivering dengan spinal anestesi. Kesimpulan, pemberian selimut hangat terbukti efektif terhadap waktu pemulihan shivering. Penggynaan selimut hangat dapat digunakan untuk pencegahan shivering selama pembedahan, terutama pada pasien berisiko sepri usia lanjut, kurus, dan operasi yang lama.

Penggunaan selimut hangat dapat mengurangi kejadian shivering selama operasi dengan anastesi spinal.Penggunaan selimut hangat disarankan untuk dapat digunakan pada pasien yang memiliki risiko hipotermi selama pembedahan, seperti pasien lansia, kurus, dan pembedahan yang lama.

Penelitian lanjutan dapat mengkaji efektivitas penggunaan selimut hangat pada populasi pasien dengan kondisi medis khusus seperti diabetes atau penyakit jantung. Selain itu, penelitian perlu mengamati dampak kombinasi penggunaan selimut hangat dengan metode lain seperti pemanasan cairan intravena selama operasi. Terakhir, studi lebih lanjut diperlukan untuk memahami peran faktor psikologis pasien, seperti kecemasan atau rasa sakit, dalam memengaruhi kejadian shivering pasca anestesi spinal.

  1. Pengaruh Penggunaan Selimut Hangat terhadap Kejadian Shivering pada Pasien dengan Spinal Anestesi | TRIAGE... doi.org/10.61902/triage.v13i1.2075Pengaruh Penggunaan Selimut Hangat terhadap Kejadian Shivering pada Pasien dengan Spinal Anestesi TRIAGE doi 10 61902 triage v13i1 2075
  2. Client Challenge. client challenge javascript disabled browser please enable proceed required part site... doi.org/10.1186/s40981-024-00755-8Client Challenge client challenge javascript disabled browser please enable proceed required part site doi 10 1186 s40981 024 00755 8
Read online
File size264.88 KB
Pages7
DMCAReport

Related /

ads-block-test