UNRIYOUNRIYO

medika respati: Jurnal Ilmiah Kesehatanmedika respati: Jurnal Ilmiah Kesehatan

Latar belakang: Penyakit jantung merupakan penyebab utama morbiditas dan mortalitas di Indonesia. Tindakan Percutaneous Coronary Intervention (PCI) menjadi salah satu terapi yang banyak dilakukan. Berdasarkan data RSUD Undata Provinsi Sulawesi Tengah, jumlah pasien yang menjalani PCI meningkat dari 324 pasien pada tahun 2023 menjadi 624 pasien pada tahun 2024. Hasil wawancara terhadap empat pasien jelang tindakan PCI menunjukkan gejala psikologis seperti sulit tidur, rasa takut mati, gelisah, dan jantung berdebar, yang mengindikasikan adanya depresi yang mungkin dipengaruhi oleh lama rawat sebelum tindakan. Tujuan: Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan antara lama rawat dengan tingkat depresi pasien jelang tindakan PCI di RSUD Undata Provinsi Sulawesi Tengah. Metode: Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Populasi penelitian berjumlah 117 pasien yang menjalani PCI di RSUD Undata Provinsi Sulawesi Tengah, dengan sampel sebanyak 54 orang yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Hasil: Dari 47 pasien dengan lama rawat cepat (≤3 hari), 45 orang (95,7%) tidak mengalami depresi dan 2 orang (4,3%) mengalami depresi ringan. Sedangkan dari 7 pasien dengan lama rawat sedang dan lama (>3 hari), 4 orang (57,1%) tidak mengalami depresi dan 3 orang (42,9%) mengalami depresi ringan. Hasil uji Fishers Exact Test menunjukkan p = 0,012 (p < 0,05). Kesimpulan: Terdapat hubungan antara lama rawat dan tingkat depresi pasien jelang tindakan PCI di RSUD Undata Provinsi Sulawesi Tengah.

Terdapat hubungan antara lama rawat dan tingkat depresi pasien jelang tindakan PCI di RSUD Undata Provinsi Sulawesi Tengah.

Pihak rumah sakit diharapkan mengoptimalkan manajemen pelayanan untuk meminimalkan lama rawat pra-tindakan PCI guna mengurangi risiko gangguan psikologis pasien. Tenaga kesehatan disarankan melakukan skrining depresi dini menggunakan instrumen valid seperti BDI-II serta memberikan intervensi psikososial seperti edukasi, dukungan emosional, dan teknik relaksasi selama masa perawatan. Penelitian lanjutan disarankan menggunakan desain longitudinal dan analisis multivariat untuk mengkaji pengaruh faktor seperti dukungan keluarga, status ekonomi, dan komorbid terhadap tingkat depresi pasien, serta mengevaluasi efektivitas program pendampingan psikologis dalam menurunkan depresi pada pasien pra-PCI.

Read online
File size278.83 KB
Pages10
DMCAReport

Related /

ads-block-test