UMKLAUMKLA

TRIAGE Jurnal Ilmu KeperawatanTRIAGE Jurnal Ilmu Keperawatan

Latar Belakang: Orang yang menderita penyakit ginjal kronis (PGK) dan menerima hemodialisis sering mengalami kecemasan akibat kondisi kronis, terapi seumur hidup, serta dampak psikososial. Salah satu intervensi terapi murottal Al-Quran adalah salah satu metode non-farmakologis yang dapat digunakan. Tujuan: Mengetahui bagaimana murottal Al-Quran berdampak pada tingkat kecemasan pasien yang menjalani CKD hemodialisa. Metode: Penelitian kuasi-eksperimen pretest–posttest with control group dilakukan pada April–Mei 2025 di Unit Hemodialisa RS PKU Muhammadiyah Surakarta. Sebanyak 24 partisipan dipilih dengan kriteria inklusi: usia ≥18 tahun, menjalani hemodialisa ≥6 bulan, sadar, dan bersedia mengikuti penelitian. Kelompok intervensi (n=12) menerima murottal Surah Ar-Rahman selama 30 menit sebanyak tiga kali, sedangkan kelompok kontrol menjalani prosedur rutin. Kecemasan diukur menggunakan Hamilton Anxiety Rating Scale (HARS). Analisis data dengan Paired Sample t-test, Independent Sample t-test, dan uji normalitas Shapiro-Wilk. Hasil: Rerata kecemasan kelompok intervensi menurun dari 29,5 ± 5,63 menjadi 19,33 ± 2,39, sedangkan kelompok kontrol menurun dari 27,7 ± 5,12 menjadi 23,17 ± 3,08. Penurunan signifikan terjadi pada kedua kelompok (intervensi p=0,000; kontrol p=0,004). Perbaikan pada kontrol kemungkinan dipengaruhi adaptasi terhadap prosedur, kondisi ruang HD yang stabil, atau mekanisme coping pasien. Perbedaan pasca-intervensi menunjukkan efek tambahan murottal (p=0,003), namun perlu ditafsirkan secara hati-hati. Kesimpulan: Terapi murottal Al-Quran efektif menurunkan kecemasan pada pasien yang menjalani hemodialisis melalui CKD dan dapat direkomendasikan sebagai terapi non-farmakologis berbasis spiritual dalam keperawatan.

Penelitian ini menunjukkan penurunan kecemasan pada kedua kelompok, dengan penurunan lebih besar pada kelompok yang menerima murottal Surah Ar-Rahman.Temuan tersebut mengindikasikan potensi manfaat murottal sebagai intervensi pendukung berbasis spiritual bagi pasien hemodialisa.Namun, hasil ini perlu ditafsirkan dengan hati-hati mengingat keterbatasan penelitian, seperti ukuran sampel kecil dan variabel luar yang belum sepenuhnya terkontrol.Karena itu, murottal dapat dipertimbangkan sebagai intervensi tambahan, tetapi diperlukan penelitian lebih lanjut dengan metodologi yang lebih kuat untuk memastikan efektivitasnya.

Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi efektivitas murottal dengan surah lain, seperti Al-Fatiha atau Ikhlas, untuk melihat variasi dampak terapi spiritual. Selain itu, kombinasi murottal dengan teknik relaksasi fisik atau meditasi bisa diuji untuk meningkatkan efek terapeutik. Terakhir, studi longitudinal diperlukan untuk mengevaluasi efek jangka panjang murottal pada kualitas hidup pasien hemodialisa, termasuk perubahan psikologis dan fisiologis yang terjadi secara bertahap.

  1. Efektivitas Terapi Murotal dan Relaksasi Benson terhadap Tingkat Kecemasan Pasien Pre Operasi Katarak... doi.org/10.33761/jsm.v18i1.977Efektivitas Terapi Murotal dan Relaksasi Benson terhadap Tingkat Kecemasan Pasien Pre Operasi Katarak doi 10 33761 jsm v18i1 977
  2. Pengaruh Pemberian Murottal Al-Qur’an dengan Kecemasan pada Pasien Penyakit Gagal Ginjal Kronis... ejournal.umkla.ac.id/index.php/triage/article/view/1947Pengaruh Pemberian Murottal Al QurAoan dengan Kecemasan pada Pasien Penyakit Gagal Ginjal Kronis ejournal umkla ac index php triage article view 1947
  3. HARGA DIRI DENGAN KUALITAS HIDUP PASIEN GAGAL GINJAL KRONIK (GGK) YANG MENJALANI HEMODIALISA PADA MASA... jurnal.unitri.ac.id/index.php/care/article/view/3627HARGA DIRI DENGAN KUALITAS HIDUP PASIEN GAGAL GINJAL KRONIK GGK YANG MENJALANI HEMODIALISA PADA MASA jurnal unitri ac index php care article view 3627
Read online
File size252.07 KB
Pages6
DMCAReport

Related /

ads-block-test