HUSADA KARYAJAYAHUSADA KARYAJAYA

JURNAL AKADEMI KEPERAWATAN HUSADA KARYA JAYAJURNAL AKADEMI KEPERAWATAN HUSADA KARYA JAYA

Latar Belakang: Nyeri haid (dismenore) merupakan salah satu keluhan yang umum dirasakan remaja putri saat mengalami menstruasi. Pada remaja putri yang mengalami anemia menjadi lebih beresiko mengeluh dismenore jika dibandingkan dengan remaja tanpa anemia. Anemia termasuk salah satu permasalahan kekurangan zat gizi yang mampu menyebabkan gangguan pertumbuhan fisik sehingga dapat berakibat pada meningkatnya angka kesakitan. Upaya penanganan dismenorea terdiri dari dua klasifikasi yaitu terapi medis (farmakologi) dan non medis (non farmakologis). Tujuan dari penelitian adalah menganalisa adanya pengaruh pemberian jus buah terhadap dismenore yang dialami remaja dengan anemia. Penelitian ini dilakukan pada remaja putri dengan anemia yang mengalami dismenore sejumlah 36 orang dalam 3 kelompok intervensi buah. Kelompok intervensi buah yang diberikan adalah jambu, nanas dan lemon. Pemberian bahan herbal seperti buah-buahan yang disukai remaja dapat menjadi alternatif penanganan dismenore remaja yang mengalami anemia. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektifitas pemberian jus buah jambu, lemon dan nanas terhadap penurunan dismenorea pada remaja putri. Metodologi Penelitian: Penelitian menggunakan desain quasi eksperimen dengan menggunakan pendekatan Randomize Control Trial (RCT)) pada remaja putri dengan anemia yang mengalami dismenore sejumlah 36 orang. Intervensi membandingkan 3 kelompok pemberian buah, yaitu jambu, nanas dan lemon terhadap dismenore responden. Hasil: Hasil uji anova diperoleh p = 0,0975 (p > p value) untuk analisa pemberian jus buah jambu, lemon dan nanas terhadap tingkat dismenorea. Hasil uji paired t test pada kelompok jambu, lemon dan nanas didapatkan p = 0,001 (p < p value). Kesimpulan: Ada pengaruh pemberian jus jambu, nanas dan lemon terhadap dismenore remaja putri dengan anemia akan tetapi tidak ada perbedaan yang signifikan diantara ketiga kelompok pemberian jus terhadap skor dismenorea.

Dismenorea pada remaja dengan anemia dapat memengaruhi prestasi akademik dan non-akademik.Pemberian jus buah (jambu, nanas, dan lemon) terbukti signifikan dalam menurunkan skor nyeri dismenorea.Intervensi jus buah yang disukai remaja ini perlu menjadi perhatian pihak sekolah, yang dapat bekerjasama dengan fasilitas kesehatan untuk edukasi dan penyediaan jus dalam menangani dismenore pada remaja anemia.

Meskipun penelitian ini menunjukkan bahwa konsumsi jus buah jambu, nanas, dan lemon secara individual efektif mengurangi dismenorea pada remaja putri dengan anemia, namun tidak ada perbedaan signifikan antar ketiga jenis jus tersebut. Untuk penelitian lanjutan, akan sangat bermanfaat untuk mendalami beberapa aspek krusial. Pertama, sebuah studi dapat dirancang untuk membandingkan secara langsung efektivitas masing-masing jus dengan kelompok kontrol yang tidak mendapatkan intervensi jus, guna mengukur dampak jus secara lebih definitif. Selain itu, penelitian selanjutnya bisa mengeksplorasi dosis optimal dan frekuensi konsumsi yang paling efektif untuk setiap jenis jus, serta mengidentifikasi senyawa bioaktif spesifik dalam buah-buahan tersebut yang berkontribusi pada penurunan nyeri haid, misalnya melalui analisis fitokimia yang lebih mendalam. Ini bisa membuka jalan bagi pengembangan suplemen herbal yang lebih terstandar. Kedua, peneliti dapat memperluas cakupan dengan menguji kombinasi dari ketiga jus ini atau jenis buah-buahan lain yang dikenal memiliki sifat anti-inflamasi atau pereda nyeri, untuk melihat apakah ada efek sinergis atau buah lain yang lebih superior. Ketiga, penting untuk memahami dampak jangka panjang dari konsumsi jus buah secara teratur terhadap kejadian dismenorea dan tingkat anemia, tidak hanya dalam periode singkat, tetapi juga untuk melihat bagaimana hal tersebut memengaruhi kualitas hidup dan prestasi akademik remaja secara berkelanjutan. Penelitian ini juga dapat mencakup evaluasi kelayakan dan penerimaan program intervensi jus buah di lingkungan sekolah atau komunitas, termasuk aspek preferensi rasa, biaya, dan keberlanjutan. Hasil dari penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan rekomendasi yang lebih komprehensif dan berbasis bukti untuk penanganan dismenorea dan anemia pada remaja.

  1. Hubungan Anemia Terhadap Dysmenorrhea (Nyeri Haid) Pada Remaja Putri di Panti Asuhan Sejahtera Aisyiyah... doi.org/10.31314/mjk.9.1.8-16.2020Hubungan Anemia Terhadap Dysmenorrhea Nyeri Haid Pada Remaja Putri di Panti Asuhan Sejahtera Aisyiyah doi 10 31314 mjk 9 1 8 16 2020
  2. Pengaruh Pendidikan Kesehatan terhadap Upaya Remaja untuk Menurunkan Nyeri Saat Menstruasi (Dismenore... doi.org/10.22146/jkr.55433Pengaruh Pendidikan Kesehatan terhadap Upaya Remaja untuk Menurunkan Nyeri Saat Menstruasi Dismenore doi 10 22146 jkr 55433
  3. Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Tingkat Dismenorea di SMP Negeri di Yogyakarta | Gunawati | Jurnal... journal.ugm.ac.id/jkr/article/view/56294Faktor Faktor yang Berhubungan dengan Tingkat Dismenorea di SMP Negeri di Yogyakarta Gunawati Jurnal journal ugm ac jkr article view 56294
Read online
File size231.19 KB
Pages6
DMCAReport

Related /

ads-block-test