POLINELAPOLINELA

J-PlantasimbiosaJ-Plantasimbiosa

Benih kakao termasuk benih rekalsitran, yaitu benih yang tidak tahan dikeringkan, peka terhadap suhu dan kelembaban rendah. Secara alami benih kakao tidak mempunyai dormansi, berdaya simpan rendah dan peka terhadap perubahan lingkungan simpan. Oleh sebab itu, dibutuhkan penanganan yang tepat setelah benih sampai pada tujuan pengiriman (setelah benih disimpan selama pengiriman). Diantaranya adalah dengan memberi perlakuan zat pengatur tumbuh (ZPT), agar vigoritas benih dapat dipertahankan. Pembibitan tanaman kakao dapat tumbuh dengan baik apabila ditanam pada media dengan komposisi bahan organik dan unsur hara yang diperlukan bagi tanaman. Penelitian ini bertujuan untuk melihat interaksi hormon tumbuh alami dan media tanam pada benih kakao yang mengalami penurunan kualitas terhadap pertumbuhan bibit kakao. Penelitian ini menggunakan rancangan petak terbagi (split plot design) dengan pola RAL terdiri dari petak utama (kombinasi media tanam) dan anak petak (hormon tumbuh alami), masing-masing perlakuan diulang sebanyak 3 kali. Setiap unit percobaan terdiri dari 3 sampel bibit, sehingga diperoleh 90 bibit. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak terjadi interaksi dari penggunaan hormon tumbuh alami dan komposisi media tanam terhadap parameter tinggi bibit, jumlah daun, luas daun, dan volume akar, serta berat kering bibit. Perlakuan hormon terbaik untuk parameter luas daun, volume akar, dan bobot kering bibit adalah hormon dari ekstrak tomat. Komposisi media tanam terbaik yaitu pada topsoil aluvial pupuk kandang ayam arang sekam (1 : 1 : 1).

Tidak terjadi interaksi dari penggunaan hormon tumbuh alami dan komposisi media tanam terhadap tinggi bibit, jumlah daun, luas daun, dan volume akar, serta bobot kering bibit.Perlakuan hormon terbaik untuk parameter luas daun, volume akar, dan bobot kering bibit adalah hormon dari ekstrak tomat.Komposisi media tanam terbaik yaitu pada topsoil aluvial pupuk kandang ayam arang sekam (1.

Penelitian lanjutan dapat mengkaji pengaruh kombinasi hormon alami lainnya seperti ekstrak kacang hijau atau bawang merah terhadap pertumbuhan bibit kakao dalam kondisi lingkungan yang lebih ekstrem. Selain itu, studi tentang optimasi rasio komposisi media tanam dengan bahan organik alternatif seperti arang kayu atau limbah pertanian dapat dikembangkan untuk meningkatkan efisiensi penggunaan bahan. Terakhir, penelitian perlu dilakukan untuk mengevaluasi dampak jangka panjang penggunaan hormon alami pada kualitas tanaman dewasa dan produktivitas hasil panen kakao.

Read online
File size2.05 MB
Pages12
DMCAReport

Related /

ads-block-test