UNJAUNJA

BiospeciesBiospecies

Habitat dengan kondisi ekologis yang baik berkaitan erat dengan distribusi makrofauna, yang memiliki peran penting dalam menjaga stabilitas ekosistem. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji distribusi kekayaan, keanekaragaman, dan kemerataan jenis makrofauna di Taman Kupu-Kupu Gita Persada, Teluk Betung Utara, Bandar Lampung. Metode line transect dengan teknik sweep net dan pitfall trap digunakan dalam penelitian ini. Hasil penelitian menunjukkan adanya perbedaan pada tiap titik pengamatan. Pada titik nektar dengan teknik sweep net diperoleh kategori tinggi pada indeks kekayaan (7,847), indeks keanekaragaman (3,176), dan indeks kemerataan (0,908). Selanjutnya, indeks kemerataan di titik tepian juga memperoleh kategori tertinggi (0,964). Indeks kekayaan di titik nektar dengan teknik pitfall trap memperoleh kategori rendah (3,284), sedangkan pada titik tegakan, nilai tertinggi diperoleh pada indeks keanekaragaman (1,864) dan indeks kemerataan (0,809). Hasil ini menunjukkan bahwa distribusi makrofauna dapat mencerminkan kondisi lingkungan dan kualitas habitat.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebaran makrofauna di Taman Kupu-Kupu Gita Persada dipengaruhi oleh kondisi habitat pada tiap titik pengamatan.Titik nektar cenderung memiliki kekayaan, keanekaragaman, dan kemerataan jenis lebih tinggi terutama pada teknik sweep net.Hal ini menunjukkan bahwa area dengan banyak tanaman berbunga mampu menyediakan sumber makanan dan habitat yang lebih beragam.Titik tegakan menunjukkan keanekaragaman dan kemerataan tinggi pada teknik pitfall trap yang disebabkan oleh banyaknya bahan organik.Sedangkan titik tepian cenderung memiliki kekayaan dan keanekaragaman rendah pada teknik pitfall trap, yang disebabkan oleh kondisi lingkungan yang lebih terbuka serta sering mengalami gangguan.Makrofauna di permukaan tanah dan di bawah permukaan vegetasi menunjukkan pola komunitas yang berbeda, berdasarkan variasi nilai indeks yang ditemukan pada kedua metode sampling.Secara keseluruhan, temuan penelitian ini menunjukkan bahwa perbedaan habitat adalah faktor utama yang memengaruhi komposisi, kelimpahan, dan kestabilan komunitas makrofauna di wilayah konservasi tersebut.

Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan studi lebih mendalam mengenai hubungan antara struktur vegetasi dan parameter kekayaan, keanekaragaman, dan kemerataan makrofauna secara langsung di taman konservasi kupu-kupu. Selain itu, penelitian dapat difokuskan pada peran makrofauna dalam menjaga struktur dan fungsi ekosistem, termasuk pada lingkungan perairan maupun sedimen. Dengan demikian, kajian mengenai keberadaan dan keanekaragaman makrofauna di berbagai lokasi strategis dapat memberikan dasar analisis dalam menafsirkan kualitas suatu kawasan dan mendukung konservasi biodiversitas perkotaan.

  1. Keanekaragaman, Kemerataan, dan Kekayaan Spesies Tumbuhan dari Geosite Potensial Benteng Otanaha Sebagai... journal.uinjkt.ac.id/index.php/kauniyah/article/view/16746Keanekaragaman Kemerataan dan Kekayaan Spesies Tumbuhan dari Geosite Potensial Benteng Otanaha Sebagai journal uinjkt ac index php kauniyah article view 16746
  2.  . 0 doi.org/10.3390/d16010042A 0 doi 10 3390 d16010042
  3. ANTS (Hymenoptera: Formicidae) WHICH WERE FOUND AT BENDOSARI PARK, SALATIGA | Agric. ants hymenoptera... ejournal.uksw.edu/agric/article/view/4680ANTS Hymenoptera Formicidae WHICH WERE FOUND AT BENDOSARI PARK SALATIGA Agric ants hymenoptera ejournal uksw edu agric article view 4680
  4. Diversity of Order Lepidoptera at Different Levels of Canopy Covers Around Panten Camping Ground, Mount... jurnal.ugm.ac.id/v3/jik/article/view/16212Diversity of Order Lepidoptera at Different Levels of Canopy Covers Around Panten Camping Ground Mount jurnal ugm ac v3 jik article view 16212
Read online
File size984.18 KB
Pages17
DMCAReport

Related /

ads-block-test