IAIN KERINCIIAIN KERINCI

Al DzahabAl Dzahab

Penelitian ini mengevaluasi implementasi Ekonomi Biru di Indonesia dalam mencapai Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB) 14 (SDG 14: Kehidupan di Bawah Air), dengan fokus pada faktor pendorong, tantangan implementasi, dan arah kebijakan. Penelitian ini menggunakan pendekatan ulasan literatur sistematis kualitatif yang dipandu oleh kerangka PRISMA. Ditemukan bahwa Indonesia memiliki potensi besar untuk memanfaatkan Ekonomi Biru guna mencapai SDG 14, namun implementasi terhambat oleh fragmentasi sistem data maritim, koordinasi interlembaga yang lemah, kapasitas institusional dan finansial daerah yang terbatas, serta penegakan hukum yang tidak optimal. Tantangan utama termasuk pengurangan polusi laut, manajemen perikanan berkelanjutan, dan reformasi subsidi perikanan. Penelitian ini mengusulkan pendekatan tata kelola multi-pihak adaptif yang didukung oleh sistem data maritim terintegrasi, reformasi kebijakan perikanan, pembiayaan berkelanjutan, penguatan kapasitas institusional, inovasi teknologi, dan kerja sama internasional.

Penelitian ulasan literatur sistematis ini menunjukkan bahwa meskipun Indonesia memiliki aset alami dan institusional yang signifikan untuk pengembangan Ekonomi Biru, beberapa target SDG 14 seperti pengurangan polusi laut, manajemen perikanan berkelanjutan, dan reformasi subsidi perikanan belum tercapai.Faktor pendorong utama meliputi keunggulan geografis, komitmen politik melalui RPJMN 2020-2024, dan partisipasi aktif dalam forum internasional.Tantangan utama mencakup fragmentasi data maritim, koordinasi interinstitusional yang lemah, serta keterbatasan kapasitas manusia dan finansial di tingkat daerah.Model implementasi yang efektif memerlukan pendekatan tata kelola multi-pihak adaptif, didukung oleh enam strategi prioritas.penguatan sistem data terintegrasi, reformasi kebijakan perikanan, pengembangan pembiayaan berkelanjutan, penguatan kapasitas institusional, adopsi teknologi, dan kerja sama internasional.

Penelitian lanjutan dapat fokus pada pengembangan teknologi digital untuk integrasi data maritim yang lebih efektif, seperti penggunaan AI dan big data untuk memperbaiki pengambilan keputusan berbasis bukti. Selain itu, studi tentang perbedaan implementasi kebijakan Ekonomi Biru di berbagai wilayah Indonesia, terutama antara pulau-pulau besar dan daerah terpencil, bisa memberikan wawasan tentang kebijakan yang lebih inklusif. Terakhir, penelitian tentang peran kerja sama internasional dalam pembiayaan konservasi laut, seperti penggunaan obligasi biru dan skema pembiayaan inovatif, dapat membuka jalur baru untuk mendukung SDG 14 secara global.

  1. Penurunan Kemiskinan dan Terwujudnya Pembangunan Berkelanjutan di Pesisir Kota Surabaya Sebagai Optimalisasi... ejurnal.umri.ac.id/index.php/jae/article/view/10243Penurunan Kemiskinan dan Terwujudnya Pembangunan Berkelanjutan di Pesisir Kota Surabaya Sebagai Optimalisasi ejurnal umri ac index php jae article view 10243
  2. Exploring the Potential of the Blue Economy: A Systematic Review of Strategies for Enhancing International... doi.org/10.26794/2308-944X-2024-12-2-55-73Exploring the Potential of the Blue Economy A Systematic Review of Strategies for Enhancing International doi 10 26794 2308 944X 2024 12 2 55 73
  3. Client Challenge. client challenge javascript disabled browser please enable proceed required part site... link.springer.com/10.1007/s11356-023-29632-0Client Challenge client challenge javascript disabled browser please enable proceed required part site link springer 10 1007 s11356 023 29632 0
  4. Implementasi Konsep Blue Economy di Indonesia sebagai Upaya Mewujudkan Sutainable Development Goals (SDgs)... ejurnalunsam.id/index.php/jisa/article/view/9116Implementasi Konsep Blue Economy di Indonesia sebagai Upaya Mewujudkan Sutainable Development Goals SDgs ejurnalunsam index php jisa article view 9116
Read online
File size394.96 KB
Pages12
DMCAReport

Related /

ads-block-test