UNSURUNSUR

Alinea: Jurnal Bahasa, Sastra, dan PengajaranAlinea: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajaran

Artikel ini mendeskripsikan penggunaan Aplikasi Penyuntingan Ejaan Bahasa Indonesia (Sipebi) dan ChatGPT dalam mengevaluasi karya ilmiah mahasiswa. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik baca dan simak terhadap makalah, mini riset, dan skripsi. Instrumen utama penelitian ini adalah peneliti dengan alat bantu Sipebi dan ChatGPT. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Sipebi efektif dalam mendeteksi kesalahan formal, seperti ejaan, kapitalisasi, penulisan kata serapan, dan tanda baca, tetapi Sipebi terbatas dalam menilai aspek semantik, pragmatik, serta kesesuaian register akademik. Sebaliknya, ChatGPT mampu memberikan analisis yang lebih komprehensif, mencakup diksi, struktur sintaksis, logika wacana, hingga kohesi dan koherensi paragraf. ChatGPT juga memberikan alternatif perbaikan kalimat yang sesuai dengan gaya penulisan akademik. Dengan demikian, kolaborasi antara Sipebi dan ChatGPT dapat memberikan evaluasi yang lebih utuh, akurat, dan kontekstual, terhadap peningkatan kualitas karya ilmiah mahasiswa.

Penelitian menunjukkan bahwa kesalahan berbahasa dalam skripsi dan makalah mahasiswa UIN Walisongo Semarang tidak hanya terbatas pada aspek ejaan, tetapi juga mencakup diksi, morfologi, sintaksis, kohesi, koherensi, serta logika wacana.Temuan ini menggarisbawahi kelemahan mahasiswa dalam menulis karya ilmiah bersifat multidimensional, mulai dari kesalahan teknis sederhana hingga masalah yang lebih kompleks pada tataran wacana.Dengan demikian, upaya peningkatan kualitas penulisan akademik perlu dilakukan secara menyeluruh, tidak hanya menekankan aspek ortografis, tetapi juga aspek pragmatis dan retoris.Kolaborasi Sipebi dan ChatGPT memberikan gambaran yang lebih utuh mengenai kualitas linguistik karya ilmiah mahasiswa.Artinya, keberadaan aplikasi berbasis kecerdasan buatan dapat melengkapi keterbatasan sistem konvensional yang hanya berfokus pada aturan formal bahasa.

1) Pengembangan Sipebi untuk meningkatkan kemampuan analisis konteks dan logika wacana agar lebih sesuai dengan kebutuhan evaluasi akademik. 2) Integrasi ChatGPT dengan sistem pembelajaran berbasis AI lain seperti Gemini atau Bing untuk membandingkan efektivitas berbagai alat dalam meningkatkan kualitas penulisan akademik. 3) Peningkatan pelatihan mahasiswa tentang penggunaan alat bantu penyuntingan berbasis kecerdasan buatan sekaligus pemahaman mendalam tentang norma bahasa Indonesia, terutama dalam konteks akademik. Dengan pendekatan ini, diharapkan kualitas karya ilmiah mahasiswa dapat ditingkatkan secara signifikan melalui kombinasi teknologi dan pendidikan linguistik yang lebih komprehensif.

  1. Analysis of Indonesian Language Error in Writing Reports of Students' Learning Results of The Amanah... journal.unindra.ac.id/index.php/hortatori/article/view/998Analysis of Indonesian Language Error in Writing Reports of Students Learning Results of The Amanah journal unindra ac index php hortatori article view 998
Read online
File size767.95 KB
Pages12
DMCAReport

Related /

ads-block-test