UBUB

Islamic Economics and finance in FocusIslamic Economics and finance in Focus

Studi ini bertujuan untuk menganalisis implementasi prinsip halal thoyib dalam konsumsi daging sapi di kalangan masyarakat Muslim Desa Tembung. Prinsip halal thoyib merupakan konsep fundamental dalam Islam yang menekankan tidak hanya kehalalan makanan sesuai hukum Islam, tetapi juga kelayakan, kebersihan, keselamatan, dan aspek kesehatannya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan enam informan yang terdiri dari konsumen dan penjual daging sapi, didukung oleh observasi lapangan. Temuan menunjukkan bahwa masyarakat lebih memprioritaskan aspek halal dalam konsumsi daging sapi, khususnya terkait praktik penyembelihan Islam dan kepercayaan pada penjual Muslim. Namun, aspek thoyib belum sepenuhnya dipahami atau diimplementasikan secara komprehensif. Masyarakat cenderung mempersepsikan thoyib hanya sebagai segar fisik daging, dengan perhatian terbatas pada sanitasi, kebersihan, dan pengolahan pasca-penyembelihan. Kepercayaan sosial dan ketaatan agama memainkan peran signifikan dalam membentuk perilaku konsumsi, sementara keterbatasan pengetahuan dan fasilitas menghambat implementasi optimal prinsip halal thoyib. Studi ini menyimpulkan bahwa implementasi prinsip halal thoyib dalam konsumsi daging sapi di Desa Tembung masih parsial, menunjukkan kebutuhan pendidikan dan bantuan terus-menerus untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang konsumsi makanan halal dan thoyib secara holistik.

Studi ini menyimpulkan bahwa implementasi prinsip halal thoyib dalam konsumsi daging sapi di Desa Tembung masih parsial, menunjukkan kebutuhan pendidikan dan bantuan terus-menerus untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang konsumsi makanan halal dan thoyib secara holistik.Masyarakat memprioritaskan aspek halal, terutama praktik penyembelihan Islam dan kepercayaan pada penjual Muslim, sementara aspek thoyib belum sepenuhnya dipahami atau diimplementasikan.Kepercayaan sosial dan ketaatan agama memainkan peran signifikan dalam membentuk perilaku konsumsi, tetapi keterbatasan pengetahuan dan fasilitas menghambat implementasi optimal prinsip halal thoyib.

Penelitian lanjutan dapat fokus pada tiga arah utama. Pertama, melalui penelitian kuantitatif untuk mengukur tingkat kesadaran halal thoyib di berbagai wilayah dengan sampel yang lebih besar, sehingga memperoleh data statistik yang representatif. Kedua, membandingkan praktik konsumsi daging di pasar tradisional perkotaan dan pedesaan untuk menganalisis dampak perbedaan infrastruktur dan kondisi ekonomi terhadap implementasi thoyib. Ketiga, mengeksplorasi dampak kebijakan pemerintah terhadap peningkatan infrastruktur sanitasi dan pelatihan teknis bagi pedagang kecil di pasar tradisional. Dengan menggabungkan pendekatan ini, penelitian dapat memberikan rekomendasi yang lebih konkret untuk meningkatkan keselamatan pangan dan kepatuhan terhadap prinsip halal thoyib secara menyeluruh.

  1. Implementation of the Halal Thoyib Principle in Beef Consumption (A Case Study of the Muslim Community... ieff.ub.ac.id/index.php/ieff/article/view/411Implementation of the Halal Thoyib Principle in Beef Consumption A Case Study of the Muslim Community ieff ub ac index php ieff article view 411
Read online
File size301.84 KB
Pages10
DMCAReport

Related /

ads-block-test