ATMALUHURATMALUHUR

Jurnal Sisfokom (Sistem Informasi dan Komputer)Jurnal Sisfokom (Sistem Informasi dan Komputer)

Ketidakseimbangan data dalam dataset kesehatan sering kali menyebabkan penurunan kinerja model klasifikasi, terutama dalam mendeteksi kelas minoritas seperti penderita diabetes. Studi ini mengevaluasi pengaruh metode SMOTE-ENN dalam meningkatkan kinerja algoritma C4.5 dalam klasifikasi indikator kesehatan diabetes. Dataset yang digunakan adalah Diabetes Binary Health Indicators BRFSS 2021 dari Kaggle, yang terdiri dari 236.378 data responden dengan distribusi kelas yang tidak seimbang: 85,80% non-diabetes dan 14,20% diabetes. Metode SMOTE digunakan untuk menambah data sintetis pada kelas minoritas, sedangkan ENN diterapkan untuk menghapus data yang dianggap bising. Setelah seimbang, algoritma C4.5 digunakan untuk klasifikasi. Evaluasi dilakukan menggunakan metrik akurasi, presisi, recall, dan F1-score. Hasil menunjukkan bahwa penerapan SMOTE-ENN meningkatkan akurasi dari 79,49% menjadi 80,33% dan presisi dari 29% menjadi 30%. Meskipun nilai recall tidak meningkat, metode ini terbukti meningkatkan stabilitas prediksi secara keseluruhan, terutama dalam hal akurasi klasifikasi kelas positif. Novelty penelitian ini terletak pada penerapan khusus metode SMOTE-ENN pada dataset kesehatan skala besar dengan algoritma C4.5 yang belum banyak dieksplorasi sebelumnya. Oleh karena itu, diperlukan eksplorasi lebih lanjut terhadap teknik penyeimbang lainnya dan algoritma untuk mendapatkan hasil klasifikasi yang lebih optimal pada data yang tidak seimbang.

Penerapan metode SMOTE-ENN pada dataset kesehatan diabetes berhasil meningkatkan akurasi dan presisi model klasifikasi dengan algoritma C4.Meskipun recall kelas minoritas tidak meningkat signifikan, metode ini membantu meningkatkan stabilitas prediksi secara keseluruhan.Penelitian ini menunjukkan bahwa teknik penyeimbang data seperti SMOTE-ENN sangat berpotensi untuk diterapkan pada dataset kesehatan yang tidak seimbang.Namun, diperlukan pengembangan lebih lanjut untuk meningkatkan kemampuan deteksi kelas minoritas dan memperbaiki kinerja model.

Penelitian lanjutan dapat mengkaji penerapan teknik penyeimbang data lain seperti ADASYN atau DBSCAN untuk meningkatkan kinerja model klasifikasi pada dataset kesehatan. Selain itu, penggunaan algoritma ensemble seperti Random Forest atau XGBoost bersama metode SMOTE-ENN dapat dikembangkan untuk memperbaiki akurasi dan stabilitas prediksi. Terakhir, analisis pengaruh pemilihan fitur terhadap hasil klasifikasi juga menjadi arah penelitian yang relevan, terutama untuk meningkatkan kemampuan model dalam mendeteksi kasus diabetes yang jarang terjadi.

Read online
File size483.24 KB
Pages6
DMCAReport

Related /

ads-block-test