POLTEKKES JOGJAPOLTEKKES JOGJA
Sanitasi: Jurnal Kesehatan LingkunganSanitasi: Jurnal Kesehatan LingkunganSonneratia alba adalah jenis mangrove yang banyak ditemui di Indonesia. Berbagai kajian fitokimia tentang Sonneratia alba menunjukkan bahwa tanaman ini sangat potensial sebagai anti jamur dan larvasida, terutama di bagian kulit batang. Namun demikian, masih sedikit kajian tentang pemanfaatan buah dari spesies mangrove ini. Oleh karena itu, diperlukan sebuah studi tentang fitokimia dari kelopak buah Sonneratia alba yang bermanfaat sebagai larvasida. Proses dari penelitian adalah ekstraksi kelopak buah dengan menggunakan etanol, di mana hasil ekstraksi kemudian diuji secara fitokimia untuk mengetahui senyawa aktif yang terkandung di dalam kelopak buah tersebut. Selanjutnya, ekstrak diuji efektifitasnya sebagai larvasida hewan uji berupa larva Aedes aegypti pada instar III/IV, pada lima variasi konsentrasi, yaitu 500 ppm, 1000 ppm, 2000 ppm, 3000 ppm, dan 4000 ppm. Berdasarkan hasil penyaringan fitokimia diketahui bahwa ekstrak etanol kelopak buah Sonneratia alba mengandung flavonoid dan karbohidrat. Hasil pengujian sebagai larvasida menunjukkan bahwa ekstrak etanol dari kelopak buah Sonneratia alba tersebut efektif untuk membunuh larva Aedes aegypti dalam konsentrasi 3000 ppm dan 4000 ppm, karena berhasil mematikan ≥ 50 % larva.
Dari hasil penelitian ekstrak etanol kelopak buah Sonneratia alba terhadap kematian larva Aedes aegypti dapat diambil kesimpulan sebagai berikut.1) dari hasil uji fitokimia diketahui bahwa ekstrak etanol kelopak buah Sonneratia alba positif mengandung senyawa aktif flavonoid dan karbohidrat, 2) ekstrak etanol kelopak buah Sonneratia alba efektif untuk membunuh larva nyamuk Aedes aegypti, di mana pada konsentrasi 3000 ppm, kematian larva rata-rata adalah 50% dan pada konsentrasi 4000 ppm, kematian larva mencapai rata-rata 63,3%.
Penelitian lanjutan dapat mengkaji pengaruh faktor lingkungan seperti suhu, kelembaban, dan pH air terhadap efektivitas ekstrak etanol kelopak buah Sonneratia alba sebagai larvasida. Selain itu, perlu ditentukan dosis letal (LD50) yang paling efektif untuk membunuh larva Aedes aegypti. Penelitian juga dapat menggali potensi bagian lain dari tanaman Sonneratia alba, seperti daun atau biji, sebagai sumber larvasida alami. Hal ini akan memberikan wawasan lebih luas tentang pemanfaatan sumber daya alam Indonesia untuk pengendalian nyamuk secara ramah lingkungan. Peneliti dapat membandingkan efektivitas ekstrak etanol dengan pelarut organik lain, seperti air atau etil asetat, untuk menemukan metode ekstraksi yang optimal. Selain itu, uji jangka panjang terhadap dampak ekologis ekstrak ini di lingkungan alam dapat dilakukan untuk memastikan keamanannya. Penelitian juga dapat fokus pada mekanisme kerja flavonoid dan karbohidrat dalam mematikan larva nyamuk, sehingga memperkuat dasar ilmiah penggunaannya. Dengan demikian, penelitian lanjutan ini diharapkan mampu mengembangkan solusi pengendalian nyamuk yang lebih efektif dan berkelanjutan.
| File size | 269.99 KB |
| Pages | 6 |
| DMCA | Report |
Related /
POLTEKKES JOGJAPOLTEKKES JOGJA Karena data yang diperoleh tidak memenuhi asumsi distribusi normal, maka uji non-parametrik Man Whitney digunakan dalam analisis, dan hasilnya menunjukkanKarena data yang diperoleh tidak memenuhi asumsi distribusi normal, maka uji non-parametrik Man Whitney digunakan dalam analisis, dan hasilnya menunjukkan
IJHPIJHP Studi ini bertujuan untuk menggambarkan profil pasien PPCM di Waled Regional Hospital, Cirebon Regency, dari Januari 2022 hingga Juni 2025. Desain studiStudi ini bertujuan untuk menggambarkan profil pasien PPCM di Waled Regional Hospital, Cirebon Regency, dari Januari 2022 hingga Juni 2025. Desain studi
UKIMUKIM Salah satu spesies bakau, Sonneratia alba, mengandung flavonoid, alkaloid, dan steroid yang berpotensi sebagai agen antibakteri alami. Penelitian ini bertujuanSalah satu spesies bakau, Sonneratia alba, mengandung flavonoid, alkaloid, dan steroid yang berpotensi sebagai agen antibakteri alami. Penelitian ini bertujuan
NUSANTARAGLOBALNUSANTARAGLOBAL Sebagian besar masyarakat sudah mampu menangani nyeri atau pegal linu pada lansia dengan obat-obatan konvensional, namun pengetahuan mengenai penangananSebagian besar masyarakat sudah mampu menangani nyeri atau pegal linu pada lansia dengan obat-obatan konvensional, namun pengetahuan mengenai penanganan
POLTEKKES JOGJAPOLTEKKES JOGJA Data dikumpulkan dengan menggunakan check-list serta beberapa alat bantu untuk pemeriksaan jentik. Hasil penelitian menemukan bahwa tempat penampunganData dikumpulkan dengan menggunakan check-list serta beberapa alat bantu untuk pemeriksaan jentik. Hasil penelitian menemukan bahwa tempat penampungan
POLTEKKES JOGJAPOLTEKKES JOGJA Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh shift kerja terhadap kelelahan dan menentukan shift yang paling berpengaruh melalui survei potong lintas.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh shift kerja terhadap kelelahan dan menentukan shift yang paling berpengaruh melalui survei potong lintas.
POLTEKKES JOGJAPOLTEKKES JOGJA Partisipasi masyarakat masih rendah (54,44%), meski pengetahuan meningkat (78,88%). Diperlukan penelitian lanjut untuk menentukan dosis aman biji jarakPartisipasi masyarakat masih rendah (54,44%), meski pengetahuan meningkat (78,88%). Diperlukan penelitian lanjut untuk menentukan dosis aman biji jarak
POLTEKKES JOGJAPOLTEKKES JOGJA Padahal CTPS adalah salah satu cara paling efektif untuk mencegah penyakit diare dan ISPA, dimana keduanya menjadi penyebab utama kematian anak. EmotionalPadahal CTPS adalah salah satu cara paling efektif untuk mencegah penyakit diare dan ISPA, dimana keduanya menjadi penyebab utama kematian anak. Emotional
Useful /
RENACIPTAMANDIRIRENACIPTAMANDIRI Penelitian ini menyimpulkan bahwa terdapat hubungan antara komunikasi efektif guru dengan perilaku bullying siswa kelas X dan XI di SMK Mutiara 17 Agustus,Penelitian ini menyimpulkan bahwa terdapat hubungan antara komunikasi efektif guru dengan perilaku bullying siswa kelas X dan XI di SMK Mutiara 17 Agustus,
POLTEKKES JOGJAPOLTEKKES JOGJA Masing-masing campuran pakan diberikan kepada 15 ekor itik yang ditaruh dalam kandang yang berbeda, sebanyak 150 gr/minggu/ekor dengan frekuensi dua kaliMasing-masing campuran pakan diberikan kepada 15 ekor itik yang ditaruh dalam kandang yang berbeda, sebanyak 150 gr/minggu/ekor dengan frekuensi dua kali
POLTEKKES JOGJAPOLTEKKES JOGJA Penelitian ini secara umum bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan baki telur daun salam (Eugenia polyantha) terhadap lama waktu simpan telur ayamPenelitian ini secara umum bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan baki telur daun salam (Eugenia polyantha) terhadap lama waktu simpan telur ayam
POLTEKKES JOGJAPOLTEKKES JOGJA Pada kelompok kontrol, nyamuk sudah menggigit pada menit pertama pengamatan, sedangkan pada kelompok DEET 15 %, nyamuk tidak menggigit sampai dengan akhir,Pada kelompok kontrol, nyamuk sudah menggigit pada menit pertama pengamatan, sedangkan pada kelompok DEET 15 %, nyamuk tidak menggigit sampai dengan akhir,