POLTEKKES JOGJAPOLTEKKES JOGJA
Sanitasi: Jurnal Kesehatan LingkunganSanitasi: Jurnal Kesehatan LingkunganPengelolaan bank sampah di perkotaan Kabupaten Bantul sudah berjalan sepuluh tahun, dan saat ini banyak yang tidak aktif. Penelitian ini meneliti tentang intensi mengelola bank sampah yang berkelanjutan di wilayah perkotaan Bantul. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan intensi pengelolaan bank sampah yang berkelanjutan di wilayah perkotaan Kabupaten Bantul. Sampel penelitian adalah penabung sampah di bank sampah wilayah perkotaan Kabupaten Bantul. Data dianalisis menggunakan análisis jalur. Hasil penelitian menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan antara peran pemerintah dan penggiat sampah yang tergabung dalam Jejaring Pengelolaan Sampah Mandiri (JPSM) dengan partisipasi masyarakat di bank sampah. Pengetahuan, partisipasi, peran pemerintah dan JPSM memiliki hubungan signifikan dengan intensi masyarakat di bank sampah. Studi ini membantu memahami kekuatan hubungan relatif dari faktor determinan intensi mengelola bank sampah berkelanjutan. Kekuatan hubungan paling besar adalah antara peran pemerintah dan JPSM dengan intensi, diikuti hubungan peran dengan partisipasi, kemudian antara partisipasi dengan intensi, dan yang paling lemah adalah hubungan antara pengetahuan dengan intensi.
Kesimpulan yang dapat disampaikan dari hasil penelitian ini adalah adanya hubungan yang signifikan antara pengetahuan dan partisipasi masyarakat dalam bank sampah di wilayah perkotaan Kabupaten Bantul.Selain itu, terdapat hubungan yang signifikan antara pengetahuan dan intensi perilaku masyarakat dalam bank sampah di wilayah perkotaan Kabupaten Bantul.Dalam mengembangkan bank sampah berkelanjutan di wilayah perkotaan Bantul, peran pemerintah dan JPSM memiliki pengaruh terbesar dalam meningkatkan partisipasi masyarakat.Model pengembangan bank sampah berkelanjutan di wilayah perkotaan Kabupaten Bantul dilakukan dengan terus meningkatkan pengetahuan, partisipasi, dan intensi masyarakat untuk melakukan pengelolaan sampah.Selain itu, diperlukan peningkatan peran JPSM dan pemerintah dalam hal ini.
Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan studi komparatif antara wilayah perkotaan dan pedesaan dalam hal pengelolaan bank sampah berkelanjutan. Selain itu, dapat juga dilakukan penelitian tentang strategi-strategi konkret yang dapat diterapkan oleh pemerintah dan JPSM untuk meningkatkan partisipasi masyarakat dalam bank sampah. Terakhir, penelitian tentang dampak ekonomi dan sosial dari pengelolaan bank sampah berkelanjutan dapat menjadi fokus penelitian selanjutnya.
| File size | 252.5 KB |
| Pages | 8 |
| DMCA | Report |
Related /
POLTEKKES JOGJAPOLTEKKES JOGJA Pengelolaan sampah di sekolah menjadi salah satu upaya untuk menjadikan sekolah menjadi tempat yang nyaman, sehat dan bersih, termasuk di sekolah luarPengelolaan sampah di sekolah menjadi salah satu upaya untuk menjadikan sekolah menjadi tempat yang nyaman, sehat dan bersih, termasuk di sekolah luar
POLTEKKES JOGJAPOLTEKKES JOGJA Desa Caturharjo di Kabupaten Sleman telah menerapkan STBM sejak tahun 2012 dan semua dusun yang ada telah dilakukan kegiatan pemicuan, walaupun belum semuaDesa Caturharjo di Kabupaten Sleman telah menerapkan STBM sejak tahun 2012 dan semua dusun yang ada telah dilakukan kegiatan pemicuan, walaupun belum semua
POLTEKKES JOGJAPOLTEKKES JOGJA Perbedaan waktu signifikan secara statistik (p < 0,001) dan variasi bokashi 500 gr/kg paling efektif. Penambahan dosis bokashi enceng gondok sebesar 400Perbedaan waktu signifikan secara statistik (p < 0,001) dan variasi bokashi 500 gr/kg paling efektif. Penambahan dosis bokashi enceng gondok sebesar 400
POLTEKKES JOGJAPOLTEKKES JOGJA Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui daya repelensi jenis tanaman anti nyamuk Zodia, Rosemary dan Sereh Wangi dengan bentuk pemaparan tanaman utuhPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui daya repelensi jenis tanaman anti nyamuk Zodia, Rosemary dan Sereh Wangi dengan bentuk pemaparan tanaman utuh
POLTEKKES JOGJAPOLTEKKES JOGJA SDN Panggang ditetapkan menjadi kelompok perlakuan dan SDN Puluhan sebagai kontrol. Data sampah yang dibuang secara tepat pada tempatnya, diamati setiapSDN Panggang ditetapkan menjadi kelompok perlakuan dan SDN Puluhan sebagai kontrol. Data sampah yang dibuang secara tepat pada tempatnya, diamati setiap
POLTEKKES JOGJAPOLTEKKES JOGJA Terhadap 127 orang responden yang terpilih, hasil analisis statistik dengan uji korelasi Spearman pada (cid:302) 0,05; diperoleh nilai p < 0,001 dan koefisienTerhadap 127 orang responden yang terpilih, hasil analisis statistik dengan uji korelasi Spearman pada (cid:302) 0,05; diperoleh nilai p < 0,001 dan koefisien
POLTEKKES JOGJAPOLTEKKES JOGJA Sardjito telah memiliki sistem pengolahan limbah cair. Limbah yang dihasilkan telah dilakukan pengolahan terlebih dahulu sebelum dibuang ke badan air agarSardjito telah memiliki sistem pengolahan limbah cair. Limbah yang dihasilkan telah dilakukan pengolahan terlebih dahulu sebelum dibuang ke badan air agar
POLTEKKES JOGJAPOLTEKKES JOGJA Data diperoleh melalui kuesioner, wawancara langsung, serta pengamatan dan pengukuran langsung. Selain analisis univariat, data juga dianalisis secaraData diperoleh melalui kuesioner, wawancara langsung, serta pengamatan dan pengukuran langsung. Selain analisis univariat, data juga dianalisis secara
Useful /
POLTEKKES JOGJAPOLTEKKES JOGJA Lama membara kedua jenis briket tidak berbeda dan lebih lama jika dibandingkan dengan lama membara arang kayu biasa. Briket kulit kopi yang dibuat denganLama membara kedua jenis briket tidak berbeda dan lebih lama jika dibandingkan dengan lama membara arang kayu biasa. Briket kulit kopi yang dibuat dengan
POLTEKKES JOGJAPOLTEKKES JOGJA Tujuan penelitian true experiment ini adalah untuk menganalisis perbedaan kadar Hg antara limbah cair tanpa Kayu Apu dan limbah cair dengan penambahanTujuan penelitian true experiment ini adalah untuk menganalisis perbedaan kadar Hg antara limbah cair tanpa Kayu Apu dan limbah cair dengan penambahan
POLTEKKES JOGJAPOLTEKKES JOGJA Selain itu diketahui bahwa lama waktu simpan bubur beras merah variasi 1 lebih dari 12 jam; variasi 2, 12 jam (nilai p: 1,00); variasi 3, 12 jam (nilaiSelain itu diketahui bahwa lama waktu simpan bubur beras merah variasi 1 lebih dari 12 jam; variasi 2, 12 jam (nilai p: 1,00); variasi 3, 12 jam (nilai
POLTEKKES JOGJAPOLTEKKES JOGJA Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan tempat penampungan air buatan dan keberadaan jentik nyamuk Aedes aegypti di Dusun Kebonagung yangTujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan tempat penampungan air buatan dan keberadaan jentik nyamuk Aedes aegypti di Dusun Kebonagung yang