POLTEKKES JOGJAPOLTEKKES JOGJA
Sanitasi: Jurnal Kesehatan LingkunganSanitasi: Jurnal Kesehatan LingkunganPerilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) seperti perilaku cuci tangan pakai sabun (CCTPS) dan buang sampah pada tempatnya (BSPT) dapat menjadi salah satu cara untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat. Kegiatan ini harus dilakukan oleh setiap anggota masyarakat termasuk penyandang tunagrahita. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui metoda penyuluhan yang tepat untuk meningkatkan motivasi dan tindakan CCTPS dan BSPT para penyandang tunagrahita tersebut, dengan melakukan penelitian yang bersifat eksperimen semu dan menggunakan rancangan pre-test and post-test with control group. Di kelompok perlakuan 1, bentuk eksperimennya adalah penyuluhan dengan metoda ceramah yang disertai praktik, sementara di kelompok perlakuan 2 penyuluhan dilakukan dengan metoda ceramah yang disertai pemutaran video, sementara di kelompok kontrol hanya dilakukan ceramah saja. Subjek penelitian adalah anak-anak penyandang tunagrahita di SLB Panti Asih Pakem dan SLB Rela Bhakti I Gamping, Sleman sejumlah 45 orang, yang didistribusikan secara random ke dalam tiga kelompok penelitian di atas. Hasil penelitian berupa data differrent score dari motivasi dan tindakan CCTPS dan BSPT, dianalisis dengan uji Kruskal-Wallis pada derajat kepercayaan 95 %, dan menunjukkan bahwa ditemukan ada perbedaan motivasi mencuci tangan memakai sabun (p-value 0,025) dan buang sampah pada tempatnya (p-value 0,004) antara kelompok perlakuan dan kontrol, khususnya pada kluster usia di atas 13 tahun. Ditemukan juga perbedaan yang bermakna pada tindakan cuci tangan (p-value 0,049) antar perlakuan dan kontrol, namun untuk tindakan buang sampah pada tempatnya, perbedaan yang ditemukan tidak menunjukkan kebermaknaan (p-value 0,253). Dari hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa metoda yang paling tepat untuk meningkatkan tindakan adalah ceramah dan praktik, sementara metoda yang paling baik untuk meningkatkan tindakan adalah ceramah dan pemutaran video, dengan memberikan penekanan atau perhatian lebih pada materi mengenai membuang sampah pada tempatnya.
Upaya penyuluhan dengan metoda ceramah disertai praktik dan ceramah disertai pemutaran video mampu meningkatkan motivasi anak-anak tunagrahita yang berusia di atas 13 tahun dalam hal mencuci tangan memakai sabun dan membuang sampah pada tempatnya.Selain itu, upaya tersebut juga mampu meningkatkan tindakan mereka dalam mencuci tangan memakai sabun, walau belum mampu meningkatkan tindakan mereka dalam hal membuang sampah pada tempatnya.
Penelitian lanjutan dapat fokus pada pengembangan metode penyuluhan interaktif yang lebih sesuai dengan kemampuan kognitif anak tunagrahita, seperti penggunaan alat bantu visual sederhana atau permainan edukatif. Selain itu, perlu dikaji lebih lanjut tentang pengaruh faktor lingkungan fisik, seperti ketersediaan fasilitas dan pengaturan ruang, terhadap keberhasilan tindakan buang sampah pada tempatnya. Terakhir, penelitian dapat mengeksplorasi kombinasi metode penyuluhan berbasis teknologi, seperti aplikasi mobile atau media sosial, untuk meningkatkan partisipasi dan retensi informasi pada kelompok ini.
| File size | 122.32 KB |
| Pages | 8 |
| DMCA | Report |
Related /
INSANINSAN Dalam dunia pendidikan, metode pembelajaran merupakan suatu faktor yang penting untuk menunjang keaktifan dalam proses pembelajaran, dan penggunaan metodeDalam dunia pendidikan, metode pembelajaran merupakan suatu faktor yang penting untuk menunjang keaktifan dalam proses pembelajaran, dan penggunaan metode
STAIDUBASTAIDUBA Metode ceramah merupakan salah satu metode yang telah digunakan secara luas dari generasi ke generasi dalam berbagai model pendidikan, memiliki banyakMetode ceramah merupakan salah satu metode yang telah digunakan secara luas dari generasi ke generasi dalam berbagai model pendidikan, memiliki banyak
LPPMDIANHUSADALPPMDIANHUSADA Hasil pelaksanaan program edukasi kesehatan di Desa Gelugur menunjukkan bahwa sebelum penyuluhan sebagian besar peserta (80%) memiliki pengetahuan kurangHasil pelaksanaan program edukasi kesehatan di Desa Gelugur menunjukkan bahwa sebelum penyuluhan sebagian besar peserta (80%) memiliki pengetahuan kurang
POLTEKKES JOGJAPOLTEKKES JOGJA Kayu Apu merupakan tanaman terapung yang memiliki daya adaptasi tinggi terhadap iklim, memiliki tingkat pertumbuhan yang cepat, serta penyerapan unsurKayu Apu merupakan tanaman terapung yang memiliki daya adaptasi tinggi terhadap iklim, memiliki tingkat pertumbuhan yang cepat, serta penyerapan unsur
POLTEKKES JOGJAPOLTEKKES JOGJA 142 x 10-4 mT, Perlakuan B sebesar 0. 277 x 10-4 mT dan Perlakuan C sebesar 0. 351 x 10-4 mT. Hasil uji statistik menggunakan uji One Way Anova pada derajat142 x 10-4 mT, Perlakuan B sebesar 0. 277 x 10-4 mT dan Perlakuan C sebesar 0. 351 x 10-4 mT. Hasil uji statistik menggunakan uji One Way Anova pada derajat
POLTEKKES JOGJAPOLTEKKES JOGJA RSUP Dr. Sardjito telah memiliki sistem pengolahan limbah cair. Limbah yang dihasilkan telah dilakukan pengolahan terlebih dahulu sebelum dibuang ke badanRSUP Dr. Sardjito telah memiliki sistem pengolahan limbah cair. Limbah yang dihasilkan telah dilakukan pengolahan terlebih dahulu sebelum dibuang ke badan
POLTEKKES JOGJAPOLTEKKES JOGJA Peningkatan jumlah timbulan sampah telah menimbulkan banyak persoalan serius dan kompleks di banyak wilayah. Pengelolaan sampah yang dilakukan masyarakatPeningkatan jumlah timbulan sampah telah menimbulkan banyak persoalan serius dan kompleks di banyak wilayah. Pengelolaan sampah yang dilakukan masyarakat
POLTEKKES JOGJAPOLTEKKES JOGJA Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan untuk mengetahui pengaruh bioscreen anti radiasi yang dbuat dari tanaman Sanseviera trifasciata lorentiiBerdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan untuk mengetahui pengaruh bioscreen anti radiasi yang dbuat dari tanaman Sanseviera trifasciata lorentii
Useful /
POLTEKKES JOGJAPOLTEKKES JOGJA Dengan menggunakan SPPS versi 15 untuk windows, uji statistik t-test menunjukkan bahwa kedua jenis briket kulit kopi tidak berbeda secara signifikan dalamDengan menggunakan SPPS versi 15 untuk windows, uji statistik t-test menunjukkan bahwa kedua jenis briket kulit kopi tidak berbeda secara signifikan dalam
POLTEKKES JOGJAPOLTEKKES JOGJA Hasil uji statistik dengan one way anova pada (cid:302)=0,05, diperoleh p-value < 0,001 yang berarti bahwa penambahan atraktan limbah jerami nangka padaHasil uji statistik dengan one way anova pada (cid:302)=0,05, diperoleh p-value < 0,001 yang berarti bahwa penambahan atraktan limbah jerami nangka pada
UINFASBENGKULUUINFASBENGKULU Tetapi terdapat sebuah tantangan bagi Miko yang sampai saat ini belum pernah melakukan kegiatan pewayangan secara virtual. Miko Cacoy Pathoknegoros preachingTetapi terdapat sebuah tantangan bagi Miko yang sampai saat ini belum pernah melakukan kegiatan pewayangan secara virtual. Miko Cacoy Pathoknegoros preaching
POLTEKKES JOGJAPOLTEKKES JOGJA Penelitian ini merupakan eksperimen dengan desain post test only control group. Sampah organik diambil dari Pasar Karangdowo menggunakan metode samplingPenelitian ini merupakan eksperimen dengan desain post test only control group. Sampah organik diambil dari Pasar Karangdowo menggunakan metode sampling