UMNUUMNU

Jurnal Moderasi OlahragaJurnal Moderasi Olahraga

Shooting free throw adalah salah satu keterampilan paling penting dalam basket, yang membutuhkan teknik penembakan yang tepat dan kenyamanan gerak yang optimal untuk mencapai performa konsisten. Pengamatan awal di SMA PGRI 1 Pati menunjukkan bahwa akurasi free throw siswa yang mengikuti program ekstrakurikuler basket relatif rendah, yang menunjukkan kebutuhan akan metode pelatihan yang efektif. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh metode pelatihan BEEF dan Drill terhadap kenyamanan gerak dan akurasi free throw. Desain penelitian kuantitatif eksperimental dengan pendekatan pretest-posttest digunakan. Sepuluh peserta ekstrakurikuler basket dipilih menggunakan sampling purposif dan dibagi ke dalam kelompok BEEF atau Drill. Alat penelitian meliputi tes akurasi free throw, kuesioner Physical Activity Enjoyment Scale (PACES) untuk menilai kenyamanan gerak, lembar observasi, dan lembar pemantauan pelatihan. Data dianalisis menggunakan IBM SPSS Statistics melalui uji normalitas Shapiro-Wilk, uji homogenitas varians Levene, dan uji t sampel berpasangan. Hasil menunjukkan bahwa metode pelatihan BEEF meningkatkan signifikan kenyamanan gerak (p = 0,020) dan akurasi free throw (p = 0,049). Sama halnya, metode Drill meningkatkan signifikan kenyamanan gerak (p = 0,024) dan akurasi free throw (p = 0,011). Temuan ini menunjukkan bahwa kedua metode pelatihan BEEF dan Drill efektif dalam meningkatkan kenyamanan gerak dan akurasi free throw pada peserta ekstrakurikuler basket sekolah menengah. Penelitian ini memberikan bukti praktis bagi pelatih dan guru pendidikan jasmani dalam memilih metode pelatihan yang efektif untuk meningkatkan performa tembakan basket.

Penelitian ini menunjukkan bahwa metode pelatihan BEEF dan Drill secara signifikan meningkatkan kenyamanan gerak dan akurasi free throw pada peserta ekstrakurikuler basket SMA PGRI 1 Pati.Hasil menunjukkan bahwa pelatihan basket yang terstruktur meningkatkan performa teknis dan kualitas gerak, baik melalui penerapan mekanik tembakan yang tepat dengan prinsip BEEF maupun latihan repetitif dengan metode Drill.Temuan ini menegaskan bahwa kenyamanan gerak merupakan indikator penting dalam mengevaluasi efektivitas metode pelatihan basket.Selain itu, hasil penelitian mendukung penggunaan pendekatan berbasis bukti untuk meningkatkan keterampilan teknis atlet.

1. Penelitian lanjutan dapat mengkaji dampak jangka panjang metode BEEF dan Drill terhadap kinerja basket di kalangan atlet sekolah menengah. 2. Perlu dilakukan perbandingan antara metode BEEF dan Drill dengan pendekatan pelatihan lainnya, seperti latihan berbasis teknologi atau simulasi bermain. 3. Studi lebih lanjut dapat mengeksplorasi kombinasi metode BEEF dan Drill untuk meningkatkan efektivitas pelatihan, serta mengevaluasi pengaruhnya terhadap faktor psikologis seperti kepercayaan diri dan konsentrasi selama pertandingan.

Read online
File size154.02 KB
Pages10
DMCAReport

Related /

ads-block-test