AHMADDAHLANAHMADDAHLAN

Jurnal Media Komunikasi Ilmu EkonomiJurnal Media Komunikasi Ilmu Ekonomi

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Terms of Trade (ToT) dan kebijakan fiskal terhadap pertumbuhan ekonomi Provinsi Kalimantan Barat pada periode 2013–2024. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian asosiatif dan metode studi kasus. Data yang digunakan merupakan data sekunder berbentuk time series tahunan yang diperoleh dari Badan Pusat Statistik Provinsi Kalimantan Barat, meliputi data indeks harga ekspor-impor, pendapatan dan belanja daerah, serta Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) atas dasar harga konstan. Analisis data dilakukan menggunakan regresi linier berganda dengan bantuan SPSS melalui uji asumsi klasik, uji t, uji F, dan koefisien determinasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Terms of Trade berpengaruh positif tetapi tidak signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi, sedangkan kebijakan fiskal berpengaruh positif dan signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi. Temuan ini mengindikasikan bahwa perbaikan posisi perdagangan internasional belum mampu meningkatkan pertumbuhan ekonomi secara langsung karena manfaat perdagangan belum sepenuhnya diikuti oleh peningkatan nilai tambah ekonomi daerah. Sebaliknya, pengelolaan pendapatan dan belanja daerah terbukti menjadi instrumen fiskal yang efektif dalam mendorong aktivitas ekonomi dan meningkatkan PDRB. Penelitian ini memberikan kontribusi empiris bahwa efektivitas kebijakan fiskal memiliki peran yang lebih dominan dibandingkan dengan Terms of Trade dalam menjelaskan pertumbuhan ekonomi Provinsi Kalimantan Barat serta menjadi dasar bagi pemerintah daerah dalam merumuskan kebijakan pembangunan ekonomi yang lebih berorientasi pada peningkatan kualitas belanja publik dan penguatan nilai tambah komoditas ekspor.

Kebijakan fiskal memiliki pengaruh signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi Kalimantan Barat, sementara Terms of Trade tidak berpengaruh signifikan.Perbaikan posisi perdagangan internasional belum mampu meningkatkan pertumbuhan ekonomi secara langsung tanpa peningkatan nilai tambah ekonomi.Pengelolaan pendapatan dan belanja daerah yang efektif menjadi kunci utama dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

Penelitian lanjutan dapat mengkaji dampak kebijakan fiskal yang lebih spesifik, seperti alokasi anggaran sektor produktif, terhadap pertumbuhan ekonomi daerah. Selain itu, studi tentang pengaruh diversifikasi komoditas ekspor dan hilirisasi sumber daya alam terhadap stabilitas ekonomi regional dapat memberikan wawasan baru. Terakhir, penelitian dengan data jangka panjang dan variabel makroekonomi tambahan, seperti inflasi atau investasi asing, dapat memperkuat pemahaman tentang dinamika pertumbuhan ekonomi daerah.

Read online
File size312.84 KB
Pages14
DMCAReport

Related /

ads-block-test