BMKGBMKG

Jurnal Meteorologi dan GeofisikaJurnal Meteorologi dan Geofisika

Validasi data TRMM telah dilakukan dengan data curah hujan di tiga DAS di wilayah Indonesia. Ketiga DAS tersebut adalah : DAS Citarum – Jawa Barat, DAS Sutami-Brantas Jawa Timur dan DAS Larona Sulawesi Selatan. Dari analisis dua jenis tipe data TRMM NASA (3B42RT) dan TRMM Jaxa (GSMap_NRT) menunjukkan bahwa TRMM Jaxa lebih mendekati data pengamatan dibandingkan dengan TRMM NASA. Secara umum dari hasil analisis untuk ketiga DAS memperlihatkan bahwa nilai curah hujan TRMM Jaxa (GSMap_NRT) mempunyai pola yang mengikuti curah hujan pengamatan (aktual) meskipun nilainya cenderung di bawah perkiraan. Perbedaan ini salah satunya bisa diakibatkan karena pemasangan penakar hujan yang kurang representatif terhadap DAS sehingga rerata curah hujan wilayahnya kurang merepresentasikan DAS tersebut. Untuk plot scatter bulanan nilai korelasinya lebih baik dibandingkan dengan plot scatter harian (dari 0.13~0.14 meningkat menjadi 0.58~0.75) dan nilai rmse menurun (dari rerata 11.6 mm/hari menjadi 7.6 mm/hari), sehingga analisis TRMM bulanan lebih merepresentasikan kondisi aktual.

TRMM Jaxa (GSMap_NRT) lebih mendekati data pengamatan dibandingkan TRMM NASA (3B42RT).Analisis bulanan TRMM lebih merepresentasikan kondisi aktual karena korelasi yang lebih baik dan RMSE yang lebih rendah.Validasi data TRMM perlu diperpanjang untuk wilayah DAS dan ZOM di Indonesia.

Penelitian lanjutan dapat mengembangkan metode validasi TRMM dengan data pengamatan yang lebih panjang untuk memperkuat akurasi prediksi curah hujan. Selain itu, analisis perbandingan antara TRMM dan data curah hujan lokal di wilayah DAS lain dapat dilakukan untuk memperluas penerapan teknologi satelit. Terakhir, pengembangan algoritma koreksi data TRMM berdasarkan kondisi geografis spesifik daerah dapat meningkatkan keandalan hasil analisis.

Read online
File size461.61 KB
Pages10
DMCAReport

Related /

ads-block-test