UNTANUNTAN

JMARS: Jurnal Mosaik ArsitekturJMARS: Jurnal Mosaik Arsitektur

Retret merupakan kegiatan menjauhkan diri dari rutinitas sehari-hari di tempat yang tenang dan aman untuk memperdalam kerohanian pribadi agar lebih mengenali diri sendiri, sesama, dan Tuhan. Dalam tradisi Katolik, retret berperan penting dalam pembinaan iman melalui doa, refleksi, dan diskusi. Namun, fasilitas retret di wilayah Keuskupan Agung Pontianak tidak sebanding dengan jumlah umat Katolik yang terus meningkat. Dari total sekitar 738.000 umat, hanya tersedia 14 rumah retret. Akibatnya, sebagian besar kegiatan retret dilaksanakan di tempat yang tidak dirancang secara khusus, sehingga mengurangi kualitas pengalaman spiritual. Tujuan dari perancangan kawasan ini adalah menghasilkan rancangan kawasan retret dengan fasilitas yang dapat mendukung dan mewadahi kegiatan rohani umat Katolik di Keuskupan Agung Pontianak. Metode perancangan mengacu pada proses delapan langkah R. Whitaker, mencakup identifikasi masalah, analisis kebutuhan, sintesis konsep, hingga evaluasi rancangan. Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan fungsional, dengan melakukan analisis ruang, pelaku, aktivitas, dan hubungan antar ruang. Perancangan menghasilkan delapan massa bangunan dengan bangunan kapel sebagai pusat, dikelilingi fasilitas penginapan peserta, rumah biara, rumah karyawan, ruang makan, area edukasi, dan ruang komunal terbuka. Penggunaan vegetasi diterapkan pada perancangan ini sebagai buffer alami sekaligus elemen penyejuk dan estetika kawasan.

Kawasan ini dirancang untuk mendukung proses pembinaan rohani secara menyeluruh, dengan mempertimbangkan aspek fungsionalitas, kenyamanan, spiritualitas, dan kesesuaian dengan karakteristik lingkungan setempat.Penyediaan delapan massa bangunan dengan fungsi berbeda, desain ruang fleksibel untuk variasi kapasitas dan usia peserta retret, serta peran vegetasi alami menjadi solusi dari permasalahan kawasan retret.Perancangan ini diharapkan mampu menjadi fasilitas yang dapat mewadahi kegiatan pembinaan rohani umat Katolik dan meningkatkan kualitas pelayanan pastoral Keuskupan Agung Pontianak.

Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi dampak iklim tropis terhadap keberlanjutan desain rumah retret, seperti penggunaan material ramah lingkungan dan teknik peneduh alami. Selain itu, penelitian bisa fokus pada partisipasi masyarakat lokal dalam pengelolaan kawasan retret untuk memastikan keberlanjutan jangka panjang. Terakhir, studi tentang integrasi teknologi digital dalam kegiatan retret, misalnya melalui platform virtual untuk memperluas akses umat Katolik di wilayah terpencil.

Read online
File size1.61 MB
Pages15
DMCAReport

Related /

ads-block-test