UNIFLORUNIFLOR

Sajaratun: Jurnal Sejarah dan Pembelajaran SejarahSajaratun: Jurnal Sejarah dan Pembelajaran Sejarah

Permasalahan yang diangkat dalam penelitian ini adalah apa fungsi moke dalam menjaga nilai-nilai tradisi dan kekeluargaan pada komunitas adat di Desa Lisedetu Kecamatan Wolowaru Kabupaten Ende? Penelitian ini bertujuan untuk untuk mengetahui fungsi moke dalam menjaga nilai-nilai tradisi dan kekeluargaan pada komunitas adat di Desa Lisedetu Kecamatan Wolowaru Kabupaten Ende. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan penelitian kualitatif, pengumpulan data menggunakan teknik abservasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu: 1) pengumpulan data, 2) reduksi data, 3) penyajian data, 4) penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa fungsi minuman moke telah menjadi kebudayaan yang sangat melekat pada ciri khas masyarakat Nusa Tenggara Timur di Kabupaten Ende khususnya di Desa Lisedetu. Kebiasaan mengkonsumsi moke sudah cukup meluas di masyarakat. Kebiasaan ini selain banyak dijumpai di acara adat, pesta sambut baru, acara nikah dan hajat-hajat lainnya sudah dianggap sebagai minuman tradisional dan wajib disajikan pada saat upacara adat di setiap kampung. Moke juga memiliki makna sebagai simbol penghormatan terhadap leluhur, simbol persaudaraan dan warisan budaya dan juga memiliki nilai-nilai keharmonisan dan nilai ekonomis dalam konteks adat masyarakat desa Lisedetu.

Moke telah menjadi budaya yang sangat alami dalam ciri khas masyarakat Nusa Tenggara Timur pada umumnya dan Kabupaten Ende khususnya di Desa Lisedetu.Kebiasaan mengkonsumsi moke cukup meluas di masyarakat dan sering dijumpai pada saat acara adat, pesta penyambutan, pernikahan dan perayaan lainnya.Moke dianggap sebagai minuman tradisional dan harus disajikan pada upacara adat di setiap desa.

Penelitian ini telah menjelaskan fungsi penting moke dalam menjaga tradisi dan kekeluargaan di komunitas Lisedetu. Untuk melengkapi temuan tersebut, penelitian lanjutan dapat fokus pada beberapa aspek krusial. Pertama, akan sangat menarik untuk menggali lebih dalam bagaimana nilai-nilai kekeluargaan dan tradisi yang diyakini terkandung dalam moke ini benar-benar diterapkan dalam kehidupan sehari-hari masyarakat Lisedetu. Misalnya, bagaimana moke memengaruhi resolusi konflik atau interaksi sosial di luar acara adat? Apakah ada tantangan yang membuat nilai-nilai luhur tersebut belum sepenuhnya diamalkan, seperti yang sedikit disinggung dalam pendahuluan, dan bagaimana masyarakat beradaptasi menghadapi perubahan zaman sembari tetap mempertahankan identitas budayanya melalui moke?. . Kedua, mengingat fokus studi ini pada satu komunitas, penting untuk mempertimbangkan penelitian komparatif. Studi di masa depan dapat membandingkan fungsi sosial, budaya, dan bahkan spiritual moke di komunitas adat lain di Kabupaten Ende atau wilayah Nusa Tenggara Timur yang berbeda. Hal ini akan membantu memahami apakah peran moke bersifat universal di seluruh daerah tersebut ataukah terdapat variasi lokal yang menarik, sehingga bisa memperkaya pemahaman kita tentang kebudayaan lokal.. . Ketiga, karena penelitian ini juga menyentuh aspek ekonomi moke sebagai sumber pendapatan bagi masyarakat, sebuah studi yang lebih mendalam mengenai rantai nilai ekonomi moke akan sangat relevan. Penelitian ini bisa menyoroti bagaimana produksi dan penjualan moke berkontribusi pada peningkatan kesejahteraan ekonomi keluarga petani lontar dan enau, serta bagaimana potensi pengembangan moke sebagai produk unggulan lokal dapat dioptimalkan tanpa menghilangkan makna tradisionalnya. Dengan demikian, kita bisa melihat lebih jelas dimensi ekonomi yang berkelanjutan dari minuman tradisional ini dan dampaknya terhadap kehidupan masyarakat.

Read online
File size214.48 KB
Pages7
DMCAReport

Related /

ads-block-test