PNJPNJ

Construction and Material JournalConstruction and Material Journal

Di antara berbagai jenis produk material bangunan alternatif yang digunakan sebagai penutup atau pengeras permukaan tanah, paving block adalah produk yang sangat diminati konsumen. Sebagai bahan penutup dan pengeras permukaan tanah, paving block digunakan secara luas untuk berbagai keperluan, mulai dari pengerasan dan memperindah trotoar jalan di kota-kota, pengerasan jalan kawasan pemukiman, memperindah taman, pengerasan area parkir, hingga area perkantoran. Bahkan, paving block dapat digunakan di area khusus seperti pelabuhan peti kemas, bandara, terminal bis, dan stasiun kereta. Mengingat penggunaan paving block yang cukup luas, diperlukan alternatif bahan pengganti yang dapat mengurangi penggunaan bahan alami akibat peningkatan pembangunan fisik infrastruktur namun tetap ramah lingkungan. Salah satu alternatif paving block ramah lingkungan adalah dengan memanfaatkan limbah botol plastik kemasan air mineral sebagai bahan pengganti agregat halus, serta limbah cangkang kerang hijau dan limbah botol kaca sebagai bahan pengganti semen dalam pembuatan paving block. Dalam penelitian ini, sampel dibuat dengan membandingkan komposisi limbah botol plastik kemasan air mineral, limbah cangkang kerang, dan limbah botol kaca dengan perlakuan substitusi sebesar 0%, 5%, 10%, 15%, dan 20% dari berat kering paving block. Hasil uji menunjukkan bahwa variasi campuran optimum ditemukan pada campuran dengan variasi 10% limbah botol plastik kemasan air mineral 10% limbah cangkang kerang dengan kuat tekan sebesar 12,8 MPa dan persentase penyerapan air sebesar 2,63% pada usia 28 hari. Variasi paving block ini dikategorikan sebagai kualitas C yang dapat digunakan untuk pejalan kaki.

Penggunaan bahan substitusi 10% limbah botol plastik 10% limbah cangkang kerang dapat meningkatkan nilai kuat tekan pada usia 28 hari, yaitu sebesar 12,8 MPa yang termasuk dalam mutu C.Persyaratan ini sesuai dengan SNI 03-0691-1996, di mana nilai kuat tekan pada mutu C digunakan untuk pejalan kaki.Sementara itu, penggunaan bahan substitusi 10% limbah botol plastik 10% limbah botol kaca dengan nilai kuat tekan sebesar 8,8 MPa termasuk dalam mutu D yang dapat digunakan untuk taman dan penggunaan lain.Penambahan limbah botol plastik kemasan air mineral, limbah cangkang kerang, dan limbah botol kaca yang semakin banyak dapat memperkecil nilai penyerapan air.Hal ini ditunjukkan dengan semakin besar persentase bahan substitusi yang digunakan, semakin kecil persentase penyerapan air dari paving block.Berdasarkan hasil penelitian, pemanfaatan limbah botol plastik kemasan air mineral dan limbah cangkang kerang sebagai substitusi pasir dan semen pada campuran paving block memberikan hasil yang baik dibandingkan dengan paving block substusi limbah botol plastik kemasan air mineral dan limbah botol kaca, di mana nilai kuat tekan yang didapatkan memiliki mutu yang lebih tinggi.Kedua variasi paving block tersebut dapat dijadikan sebagai alternatif bahan konstruksi ramah lingkungan.

Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan studi lebih lanjut tentang pengaruh komposisi bahan substitusi terhadap sifat mekanik paving block, seperti ketahanan terhadap abrasi dan beban dinamis. Selain itu, penelitian dapat dilakukan untuk mengeksplorasi penggunaan bahan substitusi lain yang ramah lingkungan, seperti limbah organik atau bahan daur ulang, dan menganalisis dampak lingkungan dari penggunaan bahan-bahan tersebut. Terakhir, penelitian dapat dilakukan untuk mengoptimalkan proses pembuatan paving block ramah lingkungan, termasuk pengurangan emisi karbon dan penggunaan energi, serta menganalisis dampak sosial dan ekonomi dari penerapan paving block ramah lingkungan.

Read online
File size514.74 KB
Pages7
DMCAReport

Related /

ads-block-test