URINDOURINDO

Jurnal Bidang Ilmu KesehatanJurnal Bidang Ilmu Kesehatan

Luka merupakan suatu bentuk kerusakan jaringan kulit akibat kontak dengan sumber panas (seperti bahan kimia, api, air panas, listrik, dan radiasi), prosedur medis, atau perubahan kondisi fisiologis. Perawatan luka tergantung pada luasnya luka. Semakin dalam lapisan kulit yang terkena, semakin lama waktu yang dibutuhkan. Untuk mengurangi efek samping yang tidak diinginkan, banyak masyarakat beralih kepada pengobatan herbal, salah satunya yaitu pemanfaatan dari teripang. Tujuan penelitian untuk mengetahui Aktivitas emulgel ekstrak Teripang (Stichopus horrens) terhadap penyembuhan luka dibandingkan dengan salep betadine. Metode penelitian menggunakan desain true experimental. Penelitian ini menggunakan mencit putih Jantan (Mus musculus) sebanyak 30 mencit. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak Teripang (Stichopus horrens) dapat mempercepat proses penyembuhan luka pada sayatan dikulit mencit. Penyembuhan luka disebebkab karena kandungan bioaktif seperti saponin, flavonoid, lektin, dan asam amino yang berperan dalam proses mempercepat penyembuhan luka.

Hasil pengamatan menunjukan organoleptis teripang bentuk cairan sedikit kental dengan warna kuning kecoklatan dan berbau amis.Hasil pengamatan menunjukkan ektrak teripang mengandung flavonoid, saponin, kuinolon dan steroid.Hasil penelitian setelah pembuatan emulgel teripang (Stichopus horrens) dilakukan pengujian terhadap emulgel dan hasil menunjukkan warna kuning muda, bau sedikit amis, tektur lengket, sediaan homogen, sedian stabil dengan pH 6.Pemberian emulgel teripang dan salep betadin dapat mempengaruhi percepatan kesembuhan luka secara patologi anatomi berdasarkan ukuran luka (panjang), waktu kering luka, warna luka, terbentuknya keropeng serta bertambah panjangnya rambut disekitar perlukaan sejak hari enam pasca perlukaan.Penggunaan emulgel teripang secara kuantitatif dapat mempercepat kesembuhan luka incisi pada kulit mencit (Mus musculus) dengan terbentuknya jaringan granulasi meliputi infiltrasi sel radang, sel fibroblas, serta mempercepat proses angiogensis.

Penelitian lanjutan dapat mengkaji efektivitas emulgel teripang dengan variasi konsentrasi ekstrak untuk menentukan dosis optimal dalam mempercepat penyembuhan luka. Selain itu, dapat dilakukan studi komparatif antara emulgel teripang dan formulasi obat luka lainnya, seperti salep berbasis nanoteknologi, untuk membandingkan efisiensi dan keamanannya. Penelitian juga dapat mengeksplorasi potensi senyawa bioaktif lain dalam teripang, seperti kolagen atau mukopolisakarida, dalam meningkatkan regenerasi jaringan. Dengan pendekatan ini, peneliti dapat mengembangkan formulasi obat luka yang lebih efektif, aman, dan sesuai dengan kebutuhan klinis.

  1. Effect of Carica papaya Extract toward Incised Wound Healing Process in Mice (Mus musculus) Clinically... hindawi.com/journals/ecam/2019/8306519Effect of Carica papaya Extract toward Incised Wound Healing Process in Mice Mus musculus Clinically hindawi journals ecam 2019 8306519
Read online
File size634.76 KB
Pages10
DMCAReport

Related /

ads-block-test