URINDOURINDO

Jurnal Bidang Ilmu KesehatanJurnal Bidang Ilmu Kesehatan

Nyeri otot leher merupakan gangguan muskuloskeletal yang sering dijumpai dan dapat menurunkan produktivitas kerja, terutama pada pekerja pengguna komputer. Dalam perspektif Traditional Chinese Medicine (TCM), nyeri otot leher dapat dikaitkan dengan Jing Bi akibat invasi patogen Angin-Dingin yang menyebabkan hambatan aliran Qi dan Darah pada meridian. Penelitian ini menggunakan desain studi kasus ilustratif deskriptif pada seorang pasien laki-laki berusia 35 tahun dengan nyeri otot leher non-traumatik yang sesuai dengan Sindrom Angin-Dingin. Tujuan penelitian ini adalah menggambarkan respons klinis pasien setelah diberikan intervensi akupunktur dengan kombinasi titik lokal dan distal. Data dikumpulkan melalui anamnesis, pemeriksaan berdasarkan Empat Cara Pemeriksaan TCM, pengukuran intensitas nyeri menggunakan Visual Analog Scale (VAS), serta evaluasi lingkup gerak sendi leher atau Range of Motion (ROM) sebelum, selama, dan setelah intervensi. Intervensi dilakukan sebanyak dua belas sesi selama enam minggu di sebuah klinik di Tangerang dengan penggunaan titik GB20, GB21, SI3, TE5, LI4, dan Ashi. Hasil observasi menunjukkan adanya penurunan skor VAS dari 8 menjadi 0 serta pemulihan ROM leher pada akhir terapi. Temuan ini menunjukkan bahwa akupunktur berpotensi memberikan perbaikan klinis pada kasus nyeri otot leher akibat Sindrom Angin-Dingin. Namun, karena penelitian ini merupakan studi kasus pada satu subjek, hasilnya bersifat ilustratif dan belum dapat digeneralisasikan tanpa penelitian lanjutan dengan jumlah subjek yang lebih besar dan desain yang lebih kuat.

Studi kasus ilustratif ini menunjukkan bahwa intervensi akupunktur yang disusun berdasarkan diferensiasi sindrom TCM memberikan hasil klinis yang baik pada kasus nyeri otot leher akibat invasi Angin-Dingin.Penerapan protokol yang mengombinasikan titik lokal (GB20, GB21, dan Ashi) serta titik distal (SI3, TE5, dan LI4) selama dua belas sesi menghasilkan penurunan nyeri yang progresif hingga mencapai resolusi nyeri pada akhir terapi.

1. Dilakukan penelitian lanjutan dengan sampel yang lebih besar untuk memvalidasi efektivitas akupunktur pada nyeri leher akibat Sindrom Angin-Dingin. 2. Dikembangkan studi perbandingan antara akupunktur dengan terapi konvensional seperti obat antiinflamasi atau fisioterapi. 3. Dilakukan penelitian tentang efek jangka panjang akupunktur pada fungsi gerak leher dan kualitas hidup pasien.

Read online
File size277.38 KB
Pages8
DMCAReport

Related /

ads-block-test