GUNUNGSARIGUNUNGSARI

Jurnal Berita KesehatanJurnal Berita Kesehatan

Persalinan dan kelahiran merupakan kejadian fisiologis yang normal dalam kehidupan. Salah satu sarana pelayanan kesehatan yang dapat menjadi pilihan bagi masyarakat adalah Praktik Mandiri Bidan (PMB). PMB merupakan tempat pelaksanaan rangkaian kegiatan pelayanan kebidanan yang dilakukan oleh Bidan secara perorangan. Untuk mewujudkan animo atau minat masyarakat dalam menggunakan sarana pelayanan persalinan adalah dengan senantiasa melakukan strategi menjaga dan meningkatkan mutu pelayanan kebidanan khususnya Antenatal Care (ANC) dan persalinan, oleh karena itu sudah seharusnyalah Bidan Praktik Mandiri (BPM) tidak lagi hanya sekedar memberikan pelayanan yang ada tetapi mengadakan peningkatan mutu pelayanan kebidanan yang dapat menjawab tuntutan kesehatan masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Faktor-faktor yang Mempengaruhi Animo Masyarakat untuk Bersalin di Sarana Praktik Mandiri Bidan (PMB) Wilayah Kerja Puskesmas Banggae I Kabupaten Majene Tahun 2023. Metode penelitian yang digunakan adalah analisis deskriptif dengan pendekatan cross sectional. Berdasarkan hasil analisis uji statistik (chi square test) didapatkan p-value (Kompetensi Bidan P=0,005, Jarak tempuh P=0.008, Pengaruh dukungan suami P=0,001 P < 0,05) terhadap Animo masyarakat bersalin di Praktik Mandiri Bidan, yang berarti Ha diterima dan H0 ditolak sehingga dapat disimpulkan bahwa ada faktor-faktor yang mempengaruhi animo masyarakat untuk bersalin di sarana praktik mandiri bidan (pmb) wilayah kerja puskesmas banggae 1 kabupaten majene.

Ada hubungan antara faktor Kompetensi Bidan, Jarak tempuh, dan dukungan suami yang mempengaruhi animo masyarakat bersalin di Praktik Mandiri Bidan di wilayah kerja UPTD Puskesmas Banggae 1.Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi pengetahuan terkait faktor penyebab minat masyarakat dalam melakukan persalian di Praktik Mandiri Bidan sehingga permasalahan faktor-faktor penyebab masyarakat melakukan persalinan di Praktik Mandiri Bidan puskesmas Banggae I kabupaten Majene dapat teratasi.

Berdasarkan temuan penelitian ini, beberapa arah penelitian lanjutan dapat dieksplorasi. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk mengidentifikasi secara mendalam aspek-aspek spesifik dari kompetensi bidan yang paling berpengaruh terhadap kepercayaan dan minat masyarakat. Kedua, studi kualitatif dapat digunakan untuk memahami pengalaman dan persepsi masyarakat terkait aksesibilitas geografis dan transportasi ke PMB, serta bagaimana hal ini memengaruhi keputusan mereka. Ketiga, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan intervensi yang bertujuan untuk meningkatkan dukungan suami dan keluarga terhadap ibu hamil dalam memilih tempat persalinan yang aman dan berkualitas. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan informasi yang lebih komprehensif dan mendalam untuk meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan maternal di wilayah kerja Puskesmas Banggae I dan daerah sekitarnya, serta pada akhirnya berkontribusi pada penurunan angka kematian ibu dan bayi.

  1. Analisis faktor keputusan ibu bersalin dalam pemilihan tempat pelayanan persalinan di wilayah kerja Puskesmas... doi.org/10.30867/gikes.v2i2.663Analisis faktor keputusan ibu bersalin dalam pemilihan tempat pelayanan persalinan di wilayah kerja Puskesmas doi 10 30867 gikes v2i2 663
Read online
File size633.41 KB
Pages9
DMCAReport

Related /

ads-block-test