MAN4KOTAPEKANBARUMAN4KOTAPEKANBARU
Takuana: Jurnal Pendidikan, Sains, dan HumanioraTakuana: Jurnal Pendidikan, Sains, dan HumanioraPenelitian ini bertujuan untuk mengkaji dinamika komunikasi antarbudaya antara masyarakat Ternate dan komunitas Bugis yang telah lama tinggal di wilayah tersebut. Sebagai kota pelabuhan dengan sejarah panjang sebagai pusat perdagangan dan kekuasaan kerajaan, Ternate berfungsi sebagai ruang sosial yang memfasilitasi perjumpaan, interaksi, dan negosiasi antarbudaya. Menggunakan pendekatan studi kasus kualitatif, data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi partisipan, dan analisis dokumen. Temuan penelitian mengungkapkan bahwa komunikasi antara masyarakat Ternate dan Bugis berlangsung dalam kerangka historis yang dibentuk oleh nilai-nilai Islam, ikatan ekonomi, dan solidaritas sosial. Pola adaptasi budaya terlihat jelas. Meskipun terdapat perbedaan identitas budaya, kedua komunitas memupuk harmoni melalui praktik komunikatif yang inklusif dan saling menghormati nilai-nilai lokal. Penelitian ini menegaskan bahwa Ternate bukan sekadar lokasi geografis, melainkan arena budaya yang memperkaya identitas kolektif masyarakatnya.
Penelitian ini mengungkapkan bahwa komunikasi antarbudaya antara masyarakat Ternate dan Bugis didukung oleh nilai-nilai Islam, ikatan ekonomi, dan solidaritas sosial, meskipun ada kendala komunikasi seperti perbedaan intonasi dan pemaknaan kata yang berhasil diatasi melalui strategi adaptasi budaya.Interaksi ini menghasilkan dampak positif seperti simpati, toleransi, peningkatan pengetahuan, serta penguatan integrasi sosial, yang juga mendorong proses enkulturasi dan akulturasi.Dengan demikian, Ternate tidak hanya menjadi ruang geografis, tetapi juga arena interaksi budaya yang memperkaya identitas kolektif dan berfungsi sebagai model pengelolaan keberagaman di Indonesia.
Penelitian ini telah memberikan wawasan penting mengenai dinamika komunikasi antarbudaya antara masyarakat Ternate dan Bugis, sekaligus menegaskan peran Ternate sebagai arena interaksi budaya yang kaya dan berpotensi menjadi model pengelolaan keberagaman. Untuk memperdalam pemahaman dan aplikasi praktis, beberapa arah penelitian lanjutan patut dipertimbangkan. Pertama, untuk menguji generalisasi model Ternate, studi komparatif dapat dilakukan dengan kota-kota pelabuhan multietnis lain di Indonesia, seperti Makassar, Ambon, atau Surabaya. Penelitian ini dapat mengidentifikasi faktor-faktor universal dan kontekstual yang mendukung harmoni antarbudaya, serta apakah nilai-nilai keislaman dan ikatan ekonomi memainkan peran serupa dalam menopang relasi antar etnis di konteks yang berbeda. Kedua, meskipun potensi konflik dan polarisasi telah diidentifikasi, mekanisme mitigasi dan penanganannya belum dieksplorasi secara mendalam. Studi di masa depan dapat fokus pada analisis mendalam mengenai faktor pemicu konflik laten dan strategi efektif yang digunakan oleh komunitas lokal, tokoh adat, atau institusi keagamaan untuk mencegah eskalasi ketegangan, terutama terkait perbedaan pemaknaan bahasa dan kebiasaan. Penelitian ini dapat menggali bagaimana mekanisme informal menjaga perdamaian dan memperkuat integrasi sosial. Ketiga, berbekal identifikasi hambatan komunikasi spesifik seperti perbedaan kecepatan bicara, kontak mata, intonasi, dan pemaknaan kata, penelitian selanjutnya dapat mengembangkan dan menguji efektivitas program pelatihan komunikasi antarbudaya yang dirancang khusus. Program ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran linguistik dan non-verbal bagi kedua kelompok, serta mengasah keterampilan empati. Dengan demikian, diharapkan dapat memfasilitasi interaksi yang lebih efektif, mengurangi kesalahpahaman, dan menghasilkan panduan praktis yang memperkuat kohesi sosial antarbudaya, khususnya bagi generasi muda atau pendatang baru.
| File size | 394.38 KB |
| Pages | 12 |
| DMCA | Report |
Related /
ALMAARIFALMAARIF Pembelajaran bermakna yang menekankan pada pemberian pengalaman langsung kepada anak, kegiatan pembelajaran yang menarik, media yang bervariasi, dan kemampuanPembelajaran bermakna yang menekankan pada pemberian pengalaman langsung kepada anak, kegiatan pembelajaran yang menarik, media yang bervariasi, dan kemampuan
UNJAUNJA Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengelompokan berbasis peran mampu meningkatkan partisipasi siswa dengan memberikan tanggung jawab yang jelas kepadaHasil penelitian menunjukkan bahwa pengelompokan berbasis peran mampu meningkatkan partisipasi siswa dengan memberikan tanggung jawab yang jelas kepada
MAN4KOTAPEKANBARUMAN4KOTAPEKANBARU Menggunakan metode penelitian kepustakaan kualitatif, data dikumpulkan dari berbagai sumber termasuk dokumen, jurnal, buku, dan artikel akademik. TemuanMenggunakan metode penelitian kepustakaan kualitatif, data dikumpulkan dari berbagai sumber termasuk dokumen, jurnal, buku, dan artikel akademik. Temuan
MAN4KOTAPEKANBARUMAN4KOTAPEKANBARU Al-Muqaran fokus pada analisis komparatif antar-interpretasi atau antar-ayat dengan tema serupa, sementara al-Mawdhui mengumpulkan dan menyintesiskan ayat-ayatAl-Muqaran fokus pada analisis komparatif antar-interpretasi atau antar-ayat dengan tema serupa, sementara al-Mawdhui mengumpulkan dan menyintesiskan ayat-ayat
MAN4KOTAPEKANBARUMAN4KOTAPEKANBARU Temuan menunjukkan empat poin utama: (1) anak merupakan amanat Tuhan yang memiliki kebersihan alami, dengan ibu sebagai tanggung jawab moral utama; (2)Temuan menunjukkan empat poin utama: (1) anak merupakan amanat Tuhan yang memiliki kebersihan alami, dengan ibu sebagai tanggung jawab moral utama; (2)
MAN4KOTAPEKANBARUMAN4KOTAPEKANBARU Menggunakan pendekatan historiografi kualitatif, penelitian ini mensintesis kronik-kronik primer dan karya akademik terbaru untuk mengungkap tiga perkembanganMenggunakan pendekatan historiografi kualitatif, penelitian ini mensintesis kronik-kronik primer dan karya akademik terbaru untuk mengungkap tiga perkembangan
MAN4KOTAPEKANBARUMAN4KOTAPEKANBARU Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif melalui wawancara dan observasi, fokus pada pelaksanaan, makna, dan dampak sosial dari tradisi Ratib JumatPenelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif melalui wawancara dan observasi, fokus pada pelaksanaan, makna, dan dampak sosial dari tradisi Ratib Jumat
ALMAARIFALMAARIF Penelitian ini menyimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran Contextual Teaching and Learning (CTL) berdampak positif dalam meningkatkan hasil belajarPenelitian ini menyimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran Contextual Teaching and Learning (CTL) berdampak positif dalam meningkatkan hasil belajar
Useful /
NHS JOURNALNHS JOURNAL Alat berbasis gejala tidak boleh digunakan sendirian dan harus diintegrasikan dengan pemeriksaan fisik objektif. Temuan ini mendukung implementasi pemeriksaanAlat berbasis gejala tidak boleh digunakan sendirian dan harus diintegrasikan dengan pemeriksaan fisik objektif. Temuan ini mendukung implementasi pemeriksaan
NHS JOURNALNHS JOURNAL Anemia secara substansial meningkatkan morbiditas, mortalitas, dan beban perawatan kesehatan pada pasien hemodialisis (HD) pemeliharaan, sehingga memerlukanAnemia secara substansial meningkatkan morbiditas, mortalitas, dan beban perawatan kesehatan pada pasien hemodialisis (HD) pemeliharaan, sehingga memerlukan
ALMAARIFALMAARIF Sistem pendidikan nasional, terutama pendidikan Islam, perlu dievaluasi ulang untuk mengatasi kekurangan dan meningkatkan daya saing bangsa Indonesia diSistem pendidikan nasional, terutama pendidikan Islam, perlu dievaluasi ulang untuk mengatasi kekurangan dan meningkatkan daya saing bangsa Indonesia di
UNNESUNNES Indonesia sebagai negara dengan populasi terbesar keempat di dunia mengirimkan banyak tenaga kerja ke luar negeri, namun sering kali menghadapi kasus kekerasan,Indonesia sebagai negara dengan populasi terbesar keempat di dunia mengirimkan banyak tenaga kerja ke luar negeri, namun sering kali menghadapi kasus kekerasan,