USN LAMPUNGUSN LAMPUNG
Journal Of Agrotech And Natural FarmingJournal Of Agrotech And Natural FarmingPemanfaatan limbah kulit pisang dan daun kelor sebagai bahan baku dalam berbagai produk, seperti pakan ternak, pupuk organik, atau bahan pangan, menjadi solusi potensial untuk mengurangi limbah sekaligus meningkatkan nilai ekonomis. Kombinasi pupuk organik cair dari limbah kulit buah pisang dan pupuk organik cair daun kelor dapat memberikan manfaat yang signifikan terhadap pertumbuhan dan produksi jagung manis. Penelitian dilaksanakan dengan rancangan acak kelompok lengkap (RAKL) dengan dua faktor yaitu pupuk organik cair limbah kulit buah pisang dan pupuk organik daun kelor. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian kombinasi pupuk organik cair limbah kulit buah pisang dan daun kelor dengan perlakuan C: POC kulit buah Pisang Kepok 50 ml/l larutan (5%) POC daun kelor 75 ml/l larutan (7,5%) memberikan respon terbaik dan perlakuan B: POC daun kelor 150 ml/l larutan (15%) memberikan respon terbaik pada pengamatan tinggi tanaman dibandingkan dengan perlakuan konsentrasi lainnya.
Berdasarkan hasil penelitian, pemberian kombinasi pupuk organik cair limbah kulit buah pisang dan daun kelor berpengaruh terhadap pertumbuhan dan produksi jagung manis.Perlakuan kombinasi POC kulit pisang Kepok 50 ml/L dan POC daun kelor 75 ml/L (C) menunjukkan hasil terbaik pada parameter jumlah daun, diameter batang, diameter buah berkelobot, panjang buah berkelobot, dan berat buah berkelobot.Sementara perlakuan POC daun kelor 150 ml/L (B) menunjukkan hasil terbaik pada tinggi tanaman.
Penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk menguji efektivitas pupuk organik cair limbah kulit pisang dan daun kelor pada varietas jagung manis lainnya, guna memahami potensi adaptasi dan respons yang lebih luas. Studi mendalam mengenai komposisi mikroorganisme dalam pupuk organik cair, serta interaksinya dengan mikroflora tanah, dapat memberikan pemahaman yang lebih baik mengenai mekanisme peningkatan pertumbuhan tanaman. Eksplorasi rasio kombinasi yang berbeda antara pupuk organik cair kulit pisang dan daun kelor, melalui serangkaian percobaan yang terencana, berpotensi menghasilkan formula pupuk yang lebih optimal dan spesifik untuk memenuhi kebutuhan nutrisi jagung manis pada berbagai fase pertumbuhan, sehingga meningkatkan efisiensi penggunaan pupuk dan mengurangi dampak lingkungan.
| File size | 133.64 KB |
| Pages | 5 |
| DMCA | Report |
Related /
UmriUmri Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus yang melibatkan sosialisasi, demonstrasi, serta evaluasi terhadap pemahamanMetode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus yang melibatkan sosialisasi, demonstrasi, serta evaluasi terhadap pemahaman
USN LAMPUNGUSN LAMPUNG 1) berpengaruh nyata terhadap variabel tinggi tanaman sebesar 36,53 cm, jumlah polong 24,33 polong, berat polong 30,55 gram, berat basah tanaman 33,031) berpengaruh nyata terhadap variabel tinggi tanaman sebesar 36,53 cm, jumlah polong 24,33 polong, berat polong 30,55 gram, berat basah tanaman 33,03
UNPRIUNPRI Penelitian menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) Faktorial dengan 2 faktor perlakuan, yaitu faktor pertama Cocopeat terdiri dari 3 tingkat perlakuan,Penelitian menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) Faktorial dengan 2 faktor perlakuan, yaitu faktor pertama Cocopeat terdiri dari 3 tingkat perlakuan,
UNIKSUNIKS Hasil penelitian menunjukkan bahwa komposisi media tanam serta dosis POC secara signifikan memengaruhi tinggi tanaman, jumlah daun, dan diameter batangHasil penelitian menunjukkan bahwa komposisi media tanam serta dosis POC secara signifikan memengaruhi tinggi tanaman, jumlah daun, dan diameter batang
UMPUMP Tujuan dalam program ipteks bagi masyarakat ini adalah memberikan pengetahuan dan ketrampilan pembuatan pupuk organik cair yang berasal dari bahan bakuTujuan dalam program ipteks bagi masyarakat ini adalah memberikan pengetahuan dan ketrampilan pembuatan pupuk organik cair yang berasal dari bahan baku
UMPUMP Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok Lengkap (RAKL) dengan satu faktor perlakuan yaitu pemberian konsentrasi POC 10; 20; 30; dan 40 ml/L.Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok Lengkap (RAKL) dengan satu faktor perlakuan yaitu pemberian konsentrasi POC 10; 20; 30; dan 40 ml/L.
UNIK KEDIRIUNIK KEDIRI Salah satunya adalah buah jeruk yang memiliki kemungkinan menguntungkan untuk dikembangkan. Ketersediaan, kualitas, kuantitas, kontinyuitas buah lokalSalah satunya adalah buah jeruk yang memiliki kemungkinan menguntungkan untuk dikembangkan. Ketersediaan, kualitas, kuantitas, kontinyuitas buah lokal
UNIMALUNIMAL Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) faktorial. Pupuk organik cair (C) terdiri dari 4 taraf, yaitu: C0 = kontrol (tanpa pupuk), C1Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) faktorial. Pupuk organik cair (C) terdiri dari 4 taraf, yaitu: C0 = kontrol (tanpa pupuk), C1
Useful /
UNPRIUNPRI Universitas Prima Indonesia melaksanakan Program Mahasiswa Berdampak untuk mendorong pemulihan ekonomi pascabencana melalui digitalisasi UMKM berbasisUniversitas Prima Indonesia melaksanakan Program Mahasiswa Berdampak untuk mendorong pemulihan ekonomi pascabencana melalui digitalisasi UMKM berbasis
UNPRIUNPRI Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman mitra dalam mengelola operasional usaha, tersusunnya SOP sederhana, serta perbaikan alur kerjaHasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman mitra dalam mengelola operasional usaha, tersusunnya SOP sederhana, serta perbaikan alur kerja
USN LAMPUNGUSN LAMPUNG Semakin tinggi konsentrasi POC urine kambing, semakin baik pertumbuhan tanaman seledri. Konsentrasi POC urine kambing yang paling optimal untuk pertumbuhanSemakin tinggi konsentrasi POC urine kambing, semakin baik pertumbuhan tanaman seledri. Konsentrasi POC urine kambing yang paling optimal untuk pertumbuhan
UNPRIUNPRI Metode yang digunakan, yaitu Continuous Review Periodic dan Min Max sebagai alat untuk menganalisis dan membandingkan harga pokok yang efisien dan hematMetode yang digunakan, yaitu Continuous Review Periodic dan Min Max sebagai alat untuk menganalisis dan membandingkan harga pokok yang efisien dan hemat