STIPERAMUNTAISTIPERAMUNTAI

Rawa Sains: Jurnal Sains STIPER AmuntaiRawa Sains: Jurnal Sains STIPER Amuntai

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh motivasi terhadap perilaku kerja petani karet, mengetahui motivasi dominan petani karet, mengetahui hubungan positif atau negatif dan persentase . Metode penelitian yang digunakan metode studi kasus dengan metode pengumpulan data yaitu metode wawancara. Pengumpulan data dilakukan dari bulan Mei sampai Agustus. Analisis yang digunakan adalah analisis kualitatif tentang perilaku kerja petani karet, motivasi kekuasaan, motivasi afiliasi dan motivasi prestasi. Analisis kuantitatif menggunakan analisis regresi berganda dengan pengujian secara simultan, pengujian secara parsial, koefisien korelasi dan koefisien determinasi menggunakan sofware SPSS 23 for windows. Hasil penelitian yang diperoleh menunjukkan bahwa motivasi memberikan pengaruh terhadap perilaku kerja petani karet dengan nilai Fhitung 12, 470. Variabel motivasi prestasi merupakan motivasi terbesar yang memberikan pengaruh terhadap perilaku kerja petani karet dengan nilai thitung tertinggi sebesar 3,005. Motivasi kekuasaan, motivasi afiliasi dan motivasi prestasi memiliki hubungan positif terhadap perilaku kerja petani karet dengan nilai kontribusi variabel motivasi sebesar 51%.

Motivasi memberikan pengaruh terhadap perilaku kerja petani karet di Desa Puain Kanan Kecamatan Tanta Kabupaten Tabalong dengan nilai Fhitung senilai 12,470 lebih besar dari Ftabel yaitu 2,87.Variabel motivasi yang ada yaitu motivasi kekuasaan, motivasi afiliasi dan motivasi prestasi yang paling memberikan motivasi terbesar terhadap perilaku kerja petani karet di Desa Puain Kanan Kecamatan Tanta Kabupaten Tabalong adalah motivasi prestasi dengan nilai thitung sebesar 3,005 lebih besar dari motivasi kekuasaan dengan nilai thitung sebesar – 0,535 dan motivasi afiliasi dengan nilai thitung sebesar 2,942.Motivasi kekuasaan, motivasi afiliasi dan motivasi prestasi memiliki hubungan positif terhadap perilaku kerja petani karet di Desa Puain Kanan Kecamatan Tanta Kabupaten Tabalong dengan kontribusi variabel motivasi sebesar 51%.

Untuk memperdalam pemahaman tentang motivasi yang memengaruhi petani karet, penelitian lanjutan bisa fokus pada faktor-faktor eksternal seperti kebijakan pemerintah atau harga pasar karet yang mungkin memengaruhi motivasi petani. Penelitian lain dapat mengkaji peran dukungan komunitas atau kelompok tani dalam meningkatkan motivasi dan perilaku kerja petani karet, terutama dalam konteks kerja sama dan pembagian hasil. Selain itu, studi lebih lanjut tentang dampak pelatihan atau pendidikan pertanian terhadap motivasi dan efisiensi kerja petani karet juga relevan, karena ini bisa menjadi solusi untuk meningkatkan produktivitas sektor perkebunan karet di daerah tersebut.

Read online
File size236.75 KB
Pages7
DMCAReport

Related /

ads-block-test