UTUT
IKOMIK: Jurnal Ilmu Komunikasi dan InformasiIKOMIK: Jurnal Ilmu Komunikasi dan InformasiPenelitian ini dilatarbelakangi oleh meningkatnya ketergantungan remaja pada internet, khususnya media sosial YouTube, yang kini banyak diakses oleh generasi milenial. Setiap kanal YouTube sering menampilkan *beauty vlogger* yang menyajikan tutorial *make-up* untuk penggunaan sehari-hari atau acara tertentu, serta panduan perawatan kulit wajah. YouTube menjadi sumber informasi karena format audio-visualnya memudahkan individu untuk meniru. Tujuan penelitian ini adalah untuk menemukan (1) motif, (2) pengalaman, dan (3) makna perempuan generasi milenial dalam menjadikan YouTube sebagai media informasi kecantikan. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam dan observasi partisipan. Peneliti menetapkan enam objek penelitian sebagai sumber data dari wawancara yang dilakukan dengan *purposive sampling*. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (a) motif perempuan generasi milenial menggunakan YouTube adalah untuk mencari tutorial *make-up* guna menunjang pengembangan diri, (b) motif karena informasi yang diperoleh di YouTube lebih akurat. Hasil temuan lainnya (c) pengalaman, yaitu wanita muda dapat membuka lapangan pekerjaan sendiri dengan menjadi MUA. Selain itu, peneliti juga menemukan (d) makna bahwa YouTube sangat membantu perempuan dalam menemukan *make-up* dan perawatan kulit yang tepat bagi mereka.
Penelitian menyimpulkan bahwa YouTube efektif sebagai media informasi kecantikan bagi generasi milenial, menawarkan durasi video yang lebih panjang dan ulasan produk yang jujur dari *beauty influencer*.Pengalaman pengguna menunjukkan kemudahan belajar *make-up* dan potensi menciptakan peluang kerja sebagai *Make-Up Artist*, meskipun terdapat risiko peningkatan gaya hidup konsumtif.Secara keseluruhan, YouTube dimaknai sebagai alat yang sangat membantu perempuan dalam menemukan referensi produk kecantikan yang tepat secara praktis.
Berdasarkan temuan penelitian ini, ada beberapa arah menarik untuk penelitian lanjutan yang dapat memberikan pemahaman lebih mendalam. Pertama, akan sangat bermanfaat untuk melakukan studi kuantitatif yang mengukur secara spesifik tingkat hedonisme dan konsumerisme yang timbul dari penggunaan YouTube sebagai sumber informasi kecantikan di kalangan generasi milenial. Penelitian ini bisa menelusuri korelasi antara frekuensi menonton *beauty vlogger* dengan keputusan pembelian produk kecantikan yang tidak dibutuhkan, serta faktor demografi dan psikologis yang mungkin memengaruhi kecenderungan tersebut. Hasilnya dapat membantu mengidentifikasi pola perilaku belanja yang impulsif. Kedua, mengingat disebutkan adanya perbedaan dalam akurasi informasi antara YouTube dan platform lain, penelitian komparatif mengenai persepsi kepercayaan dan dampak informasi kecantikan antara YouTube dan media sosial lain seperti Instagram atau TikTok dapat dilakukan. Pertanyaan penelitiannya bisa meliputi bagaimana pengguna membedakan ulasan yang jujur dari konten berbayar di berbagai platform, dan bagaimana hal ini memengaruhi keputusan mereka dalam memilih produk atau *brand*. Ketiga, eksplorasi dampak psikologis yang lebih luas, di luar peningkatan kepercayaan diri dan potensi konsumerisme, juga sangat relevan. Misalnya, bagaimana konsumsi konten kecantikan di YouTube memengaruhi citra tubuh (*body image*) dan tingkat harga diri (*self-esteem*) para pengguna, serta apakah ada hubungan antara paparan ideal kecantikan di YouTube dengan munculnya perasaan tidak puas terhadap diri sendiri. Penelitian ini akan membutuhkan pendekatan multidisiplin untuk mengungkap nuansa kompleks dari interaksi digital ini.
| File size | 605.97 KB |
| Pages | 21 |
| DMCA | Report |
Related /
UIGMUIGM Namun, efektivitas ini belum menjangkau dimensi mitigasi struktural. Penelitian merekomendasikan agar Pemerintah Kabupaten Karawang mengoptimalkan pelimpahanNamun, efektivitas ini belum menjangkau dimensi mitigasi struktural. Penelitian merekomendasikan agar Pemerintah Kabupaten Karawang mengoptimalkan pelimpahan
UIGMUIGM Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan menelaah studi kasus di lapangan melalui observasi, wawancara mendalam, dan studi dokumentasi.Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan menelaah studi kasus di lapangan melalui observasi, wawancara mendalam, dan studi dokumentasi.
SINERGISSINERGIS Status gizi lebih masih menjadi permasalahan di Indonesia maupun seluruh dunia. Pada dasarnya, status gizi lebih disebabkan oleh asupan energi yang tidakStatus gizi lebih masih menjadi permasalahan di Indonesia maupun seluruh dunia. Pada dasarnya, status gizi lebih disebabkan oleh asupan energi yang tidak
SINERGISSINERGIS Pengumpulan data menggunakan observasi rekam medis. Populasi penelitian terdiri dari 254 populasi kasus dan 1108 populasi kontrol. Sampel penelitian terdiriPengumpulan data menggunakan observasi rekam medis. Populasi penelitian terdiri dari 254 populasi kasus dan 1108 populasi kontrol. Sampel penelitian terdiri
SINERGISSINERGIS Data dikumpulkan menggunakan kuesioner dan lembar observasi, kemudian dianalisis menggunakan uji chi-square dengan bantuan SPSS. Hasil penelitian menunjukkanData dikumpulkan menggunakan kuesioner dan lembar observasi, kemudian dianalisis menggunakan uji chi-square dengan bantuan SPSS. Hasil penelitian menunjukkan
UNIBIUNIBI Artikel ini membahas perkembangan desain dari modernisme ke posmodernisme, menyoroti pengaruh perubahan sosial dan politik setelah perang dunia. ModernismeArtikel ini membahas perkembangan desain dari modernisme ke posmodernisme, menyoroti pengaruh perubahan sosial dan politik setelah perang dunia. Modernisme
UNIBIUNIBI Coca‑Cola juga menyampaikan bahwa era globalisasi dan penggunaan teknologi berlebihan mengikis nilai‑nilai sosial seperti integrasi, persatuan, nasionalisme,Coca‑Cola juga menyampaikan bahwa era globalisasi dan penggunaan teknologi berlebihan mengikis nilai‑nilai sosial seperti integrasi, persatuan, nasionalisme,
LAAROIBALAAROIBA Hasilnya yaitu Persepsi mempengaruhi sebagian dan signifikan pada Profesi, Motivasi mempengaruhi sebagian dan signifikan pada Profesi, Persepsi dan MotivasiHasilnya yaitu Persepsi mempengaruhi sebagian dan signifikan pada Profesi, Motivasi mempengaruhi sebagian dan signifikan pada Profesi, Persepsi dan Motivasi
Useful /
STIKES BETHESDASTIKES BETHESDA Hasil: analisis deskriptif menunjukkan sebagian besar responden perempuan (72,4%), pendidikan paling banyak adalah tamat pendidikan tinggi (diploma danHasil: analisis deskriptif menunjukkan sebagian besar responden perempuan (72,4%), pendidikan paling banyak adalah tamat pendidikan tinggi (diploma dan
UYPUYP Selain itu, strategi yang digunakan juga cenderung monoton, sehingga menyebabkan perusahaan kalah bersaing dengan perusahaan lainnya. Dalam mengatasi permasalahanSelain itu, strategi yang digunakan juga cenderung monoton, sehingga menyebabkan perusahaan kalah bersaing dengan perusahaan lainnya. Dalam mengatasi permasalahan
ITBMITBM Parameter yang diamati adalah tingkat kelangsungan hidup, pertumbuhan berat mutlak, dan osmoregulasi pada tingkat kerja osmotik (TKO) larva udang vaname.Parameter yang diamati adalah tingkat kelangsungan hidup, pertumbuhan berat mutlak, dan osmoregulasi pada tingkat kerja osmotik (TKO) larva udang vaname.
LAAROIBALAAROIBA 05. Selain itu, variabel Work-Life Balance mampu memoderasi pengaruh Knowledge Management terhadap kinerja karyawan dengan nilai P-Values sebesar 0. 00005. Selain itu, variabel Work-Life Balance mampu memoderasi pengaruh Knowledge Management terhadap kinerja karyawan dengan nilai P-Values sebesar 0. 000